Rajut Sinergitas dan Kebersamaan, Pemkab Samosir dan Polres Perkuat Kolaborasi
Rajut Sinergitas dan Kebersamaan, Pemkab Samosir dan Polres memperkuat kolaborasi.
Sumut 2 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan -- Suasana menegangkan mewarnai proses penertiban lahan milik Pemerintah Kota (Pemko) Medan di kawasan Jalan Flamboyan, Senin (24/11/2025). Sejumlah warga yang selama ini menggarap lahan tersebut melakukan aksi penolakan, bahkan seorang ibu nekat membuka bajunya di hadapan petugas sebagai bentuk protes dan kekecewaan.
Aksi itu sontak menarik perhatian, namun petugas tetap berusaha bersikap persuasif agar situasi tetap kondusif.
Lahan seluas 26 hektare yang merupakan aset resmi Pemko Medan ini telah bertahun-tahun digarap masyarakat untuk berbagai kebutuhan, mulai dari tempat tinggal hingga kegiatan bercocok tanam. Pada penertiban tahap pertama hari ini, sedikitnya 6 hektare ditertibkan oleh tim gabungan yang terdiri dari petugas Satpol PP Kota Medan, aparat kepolisian, TNI, serta perwakilan kecamatan setempat.
Penertiban dilakukan sebagai tindak lanjut dari rencana pemerintah pusat dan daerah untuk memanfaatkan kawasan tersebut sebagai lokasi pembangunan fasilitas umum.
Menurut informasi yang disampaikan pihak Pemko Medan, lahan itu akan dikelola oleh Kementerian PUPR dan dipersiapkan untuk pembangunan Sekolah Rakyat serta gedung SPPBG (Sistem Penyediaan dan Pengelolaan Bahan Baku Gas). Pembangunan tersebut masuk dalam program strategis guna meningkatkan layanan pendidikan dan infrastruktur energi di Kota Medan.
Pemerintah juga menegaskan bahwa penertiban ini tidak dilakukan tanpa mempertimbangkan nasib warga. Pemko Medan telah menyiapkan skema relokasi bagi masyarakat yang terdampak. Warga yang selama ini menempati lahan tersebut akan dipindahkan ke rumah susun milik Pemko Medan yang berada di kawasan Medan Labuhan. Relokasi ini diharapkan dapat memberikan hunian yang lebih layak dan legal bagi warga.
Petugas di lapangan menyampaikan bahwa proses penertiban dilakukan secara bertahap, mengutamakan pendekatan humanis, serta memberikan kesempatan kepada warga untuk mengamankan barang-barang mereka. Meski sebagian warga menerima keputusan tersebut, tidak sedikit pula yang masih berharap dapat bertahan atau meminta waktu tambahan sebelum relokasi dilakukan.
Penertiban lahan ini dijadwalkan berlanjut hingga seluruh kawasan bersertifikat milik Pemko Medan dapat diamankan dan digunakan sesuai rencana pembangunan pemerintah. Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi berangsur kondusif setelah sempat diwarnai ketegangan.
(Rez)
Rajut Sinergitas dan Kebersamaan, Pemkab Samosir dan Polres memperkuat kolaborasi.
Sumut 2 menit lalu
Saksi di Menara Pandang Tarutung Lahirnya KaWaN, Pemersatu Insan Pers Tapanuli Utara
Sumut 16 menit lalu
Kejagung resmi menetapkan Brigjen Lalu Muhammad Iwan menjadi tersangka bbaru dalam perkara dugaan korupsi MBG.
Inter-Nasional 30 menit lalu
Melihat dari dekat sosok Kombes Pol Dr. Hilman Wijaya, S.I.K., M.H ternyata pernah bertugas di wilayah Padangsidimpuan.
Profil satu jam lalu
Uang tersebut diduga berkaitan dengan fee proyek yang ada di Dinas Pendidikan dan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten
Peristiwa satu jam lalu
Tujuh orang itu diamankan di tiga wilayah. Sebagian masih diperiksa di Polrestabes Medan, sedangkan Syah Afandin atau Ondim akan dibawa ke J
Peristiwa satu jam lalu
2 Pengedar Sabu di Tapanuli Tengah ditangkap Polisi, seorang diciduk di Simpang BKKBN.
Kriminal satu jam lalu
Wali Kota Wesly Silalahi Hadiri Pembukaan Rakernas XVIII APEKSI, ini memperkuat sinergi Pemerintah menghadapi tantangan Pembangunan.
Sumut 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Mandailing Natal Pemerintah Provinsi Sumatera Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas aktivitas Pertamban
Sumut 2 jam lalu
Prediksi Skor Argentina Vs Tanjung Verde di 32 Besar Piala Dunia 2026 Lionel Messi dkk Bakal Hentikan Kisah Dongeng Blue Sharks
Sport 3 jam lalu