Warga dan Lurah Aek Kanopan Timur Apresiasi Polda Sumut Gerebek dan Bakar Barak Narkoba
POSMETRO MEDAN,LABUHANBATU UTARA Warga Kelurahan Aek Kanopan Timur, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara, menyampaikan apr
Kriminal 7 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan -- Suasana menegangkan mewarnai proses penertiban lahan milik Pemerintah Kota (Pemko) Medan di kawasan Jalan Flamboyan, Senin (24/11/2025). Sejumlah warga yang selama ini menggarap lahan tersebut melakukan aksi penolakan, bahkan seorang ibu nekat membuka bajunya di hadapan petugas sebagai bentuk protes dan kekecewaan.
Aksi itu sontak menarik perhatian, namun petugas tetap berusaha bersikap persuasif agar situasi tetap kondusif.
Lahan seluas 26 hektare yang merupakan aset resmi Pemko Medan ini telah bertahun-tahun digarap masyarakat untuk berbagai kebutuhan, mulai dari tempat tinggal hingga kegiatan bercocok tanam. Pada penertiban tahap pertama hari ini, sedikitnya 6 hektare ditertibkan oleh tim gabungan yang terdiri dari petugas Satpol PP Kota Medan, aparat kepolisian, TNI, serta perwakilan kecamatan setempat.
Penertiban dilakukan sebagai tindak lanjut dari rencana pemerintah pusat dan daerah untuk memanfaatkan kawasan tersebut sebagai lokasi pembangunan fasilitas umum.
Menurut informasi yang disampaikan pihak Pemko Medan, lahan itu akan dikelola oleh Kementerian PUPR dan dipersiapkan untuk pembangunan Sekolah Rakyat serta gedung SPPBG (Sistem Penyediaan dan Pengelolaan Bahan Baku Gas). Pembangunan tersebut masuk dalam program strategis guna meningkatkan layanan pendidikan dan infrastruktur energi di Kota Medan.
Pemerintah juga menegaskan bahwa penertiban ini tidak dilakukan tanpa mempertimbangkan nasib warga. Pemko Medan telah menyiapkan skema relokasi bagi masyarakat yang terdampak. Warga yang selama ini menempati lahan tersebut akan dipindahkan ke rumah susun milik Pemko Medan yang berada di kawasan Medan Labuhan. Relokasi ini diharapkan dapat memberikan hunian yang lebih layak dan legal bagi warga.
Petugas di lapangan menyampaikan bahwa proses penertiban dilakukan secara bertahap, mengutamakan pendekatan humanis, serta memberikan kesempatan kepada warga untuk mengamankan barang-barang mereka. Meski sebagian warga menerima keputusan tersebut, tidak sedikit pula yang masih berharap dapat bertahan atau meminta waktu tambahan sebelum relokasi dilakukan.
Penertiban lahan ini dijadwalkan berlanjut hingga seluruh kawasan bersertifikat milik Pemko Medan dapat diamankan dan digunakan sesuai rencana pembangunan pemerintah. Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi berangsur kondusif setelah sempat diwarnai ketegangan.
(Rez)
POSMETRO MEDAN,LABUHANBATU UTARA Warga Kelurahan Aek Kanopan Timur, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara, menyampaikan apr
Kriminal 7 menit lalu
Becak Rusak di Tengah Jalan, Herman Menangis Haru Dapat Bantuan dari GRIB Jaya Medan dan Gojek Medan Peduli.
Medan 36 menit lalu
POSMETRO MEDAN,MEDAN Direktur Reserse Siber Polda Sumut, Bayu Wicaksono, memberikan kuliah umum kepada mahasiswa dan mahasiswi di Audito
Medan 49 menit lalu
Ibu di Labusel Curhat Pilu Anaknya Meninggal Dunia, Diduga Diabaikan Oknum Perawat.
Sumut 59 menit lalu
Polda Sumut melalui Ditreskrimsus menyita 9 aset Andi Hakim Febriansyah jadi tersangka penggelapan uang jemaat Katolik Paroki Aek Nabara.
Medan 4 jam lalu
Daur Ulang Sampah Plastik di Pakistan Jadi Pipa Bernilai Ekonomi.
Inter-Nasional 5 jam lalu
Sikat 25 Janjang Sawit Warga, &039Embek&039 Tak Berkutik Diringkus Reskrim Polsek Kampung Rakyat di Pangkatan.
Kriminal 6 jam lalu
Buron Setahun, Terpidana Korupsi Kredit KUR BRI Ditangkap Tim Kejari Medan.
Medan 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Vidio Aksi humanis ditunjukkan seorang anggota Polisi dari Polsek Medan Kota, saat bertugas melakukan pengamanan i
Viral 7 jam lalu
Data BMKG menyebut cuaca kota Medan di 21 kecamatan bakal diguyur hujan ringan.
Medan 8 jam lalu