Jumat, 03 Juli 2026

Polres Tapanuli Utara Intensif Tangani 27 Titik Bencana Banjir dan Longsor, Evakuasi Dilanjutkan Bertahap Akibat Cuaca Ekstrem

Salamuddin Tandang - Rabu, 26 November 2025 12:56 WIB
Polres Tapanuli Utara Intensif Tangani 27 Titik Bencana Banjir dan Longsor, Evakuasi Dilanjutkan Bertahap Akibat Cuaca Ekstrem
Ist
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, mengapresiasi kinerja personel di lapangan dan menekankan bahwa Polda Sumut terus melakukan monitoring penuh.

POSMETRO MEDAN,Tapanuli Utara – Upaya penanganan bencana alam di wilayah Kabupaten Tapanuli Utara terus dilakukan secara maksimal oleh jajaran Polres Taput bersama unsur TNI, BPBD, PUPR, Dishub, tenaga kesehatan, dan BKO Brimob Polda Sumut. Hingga Rabu pagi, 26 November 2025, pukul 10.30 WIB, tercatat 27 titik bencana meliputi banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang.

Kapolres Tapanuli Utara, AKBP Ernis Sitinjak, S.H., S.I.K., menyampaikan bahwa seluruh personel dikerahkan untuk membuka akses, mengevakuasi warga, serta memastikan keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas.

Sebanyak 10 titik banjir tersebar di Kecamatan Purbatua, Pahae Jae, Siatas Barita, dan Tarutung. Ketinggian air bervariasi mulai dari 70 cm hingga mencapai 4 meter. Lebih dari 98 rumah warga terdampak, serta puluhan hektare lahan pertanian mengalami gagal panen.

Baca Juga:

Beberapa akses jalan juga terputus total, khususnya di Desa Siraja Oloan, Desa Hutauruk, dan ruas Aek Siansimun–Siandorandor. Meski demikian, tidak ada korban jiwa akibat banjir di seluruh titik.

Curah hujan intensitas tinggi mengakibatkan 16 titik longsor, sebagian besar berada di Jalinsum Tarutung–Sibolga dan Kecamatan Parmonangan.

Baca Juga:

Satu warga atas nama Haratua Sipahutar (50) mengalami luka pada bagian kepala dan telah dirawat intensif. Sementara empat warga lainnya mengalami luka-luka akibat rumah tertimpa longsor di Desa Sitolu Ompu.

Sejumlah ruas jalan nasional sempat tertutup total, namun beberapa titik sudah berhasil dibuka setelah alat berat diturunkan sejak dini hari.

Di Dusun 2 Sialang, Desa Simangumban Julu, satu pohon tumbang menutupi badan jalan, menyebabkan kemacetan. Personel segera mengevakuasi batang pohon sehingga arus lalu lintas kembali normal.

Dalam operasi kemanusiaan ini, diturunkan 90 personel Polres Taput, 16 personel BKO Brimob, 20 personel TNI, 7 petugas PUPR, 15 personel BPBD, 10 petugas Dishub dan 10 tenaga medis.

Operasi pencarian sempat dihentikan Selasa malam dan dilanjutkan Rabu pagi karena hujan deras, angin kencang, dan minimnya pencahayaan yang membahayakan keselamatan petugas.

Editor
: Salamuddin Tandang
Tags
beritaTerkait
Bupati Langkat, Syah Afandin Di-OTT KPK, Nih Daftar Kekayaannya
Gagalkan Percobaan Pencurian Kabel Telkom, Polsek Pandan Amankan 2 Pria di Sibuluan Raya
Kapolres Karo Uji Kecepatan Respons Personel di Layanan Call 110
Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Martoba Mediasi Laporan Warga Simpang Jalan Tangki
Camat dan Koramil 07/Juhar Pererat Sinergi Bersama Polsek Juhar
Rakernas XVIII APEKSI, Hasilkan 10 Rekomendasi Strategis Perkuat Kota Tangguh
komentar
beritaTerbaru