Senin, 30 Maret 2026
Camat Medan Helvetia, Junedi LG:

2 Kelurahan Alami Kerusakan Terparah, Pembersihan Sampah Bisa Makan Waktu 2 Minggu

Faliruddin Lubis - Selasa, 02 Desember 2025 01:44 WIB
2 Kelurahan Alami Kerusakan Terparah, Pembersihan Sampah Bisa Makan Waktu 2 Minggu
IST
Camat Medan Helvetia, Junedi LG.

POSMETRO MEDAN,Medan- Kecamatan Medan Helvetia terus mempercepat penanganan pasca banjir besar yang melanda wilayah tersebut pada 27–30 November 2025.

Camat Medan Helvetia, Junedi LG, mengatakan hampir seluruh wilayah kini sudah kering, namun dampak banjir masih berat terutama di dua kelurahan yakni Tanjung Gusta dan Cinta Damai.

"Yang menjadi persoalan terbesar pasca banjir ini adalah sampah. Hampir lima kelurahan dalam kondisi darurat, dan yang paling parah itu Cinta Damai dan Tanjung Gusta," ujar Junedi, Senin (1/12/2025).

Baca Juga:

Jenis sampah yang ditinggalkan banjir tergolong berat, sebutnya, mulai dari spring bed, lemari, furnitur, hingga peralatan dapur. Hal ini membuat proses pembersihan tidak bisa diprediksi secara cepat.

"Tantangan terbesar kita itu sampah-sampah berat. Makanya kita tidak dapat memprediksi akurat berapa lama pembersihannya, kemungkinan bisa sampai dua minggu," kata Junedi.

Baca Juga:

Pihak kecamatan telah membentuk dua tim besar untuk fokus melakukan pembersihan di Tanjung Gusta dan Cinta Damai. Koordinasi juga dilakukan dengan Dinas SDABMBK dan Dinas Lingkungan Hidup untuk penambahan armada dan personel.

Selain itu, Kecamatan Helvetia juga meminta bantuan Dinas Pemadam Kebakaran untuk penyemprotan lumpur di rumah warga serta penyedotan lumpur di drainase agar tidak menjadi sedimen.

Junedi menjelaskan, dua kelurahan terdampak berat berada di jalur tiga sungai yang mengalir di Helvetia: Sungai Belawan (utara), Sungai Sekambing (selatan), dan Sungai Baderah (tengah). Saat banjir, ketiga aliran air itu menyatu.

Di Tanjung Gusta, ketinggian air mencapai 1,5 hingga 2 meter dengan arus sangat deras. "Sampai menghanyutkan mobil-mobil yang ada di pinggir jalan," katanya. Sementara di Cinta Damai, ketinggian air serupa namun arus tidak sederas di Tanjung Gusta.

Jumlah pengungsi di Helvetia kini tersisa sekitar 25 orang, yang berada di UPT Damkar Jalan Gaperta. Pengungsi lain di Aula Kantor Camat sudah kembali ke rumah.

Tags
beritaTerkait
Berani Perangin Angin Camat Medan Tuntungan Hadir Dalam Pembukaan Happy Fun Dan Market Day di Bharlind School
Camat Medan Kota, Salurkan 32 Paket Sembako Dari BAZNAS Kota Medan Kepada Warga Kurang Mampu
Rumah Zakat Salurkan Fidyah  di Desa Batu Hula, Tapanuli Selatan
MPW Pemuda Pancasila Sumut Salurkan 500 Paket Sembako untuk Korban Bencana Aceh Tamiang
Camat Medan Baru Tegaskan Disiplin dan Kepatuhan SOP, Tidak Tolerir Pelanggaran Hukum
Wali Kota Medan Hadiri Silaturahmi Menko Polkam RI Bersama Forkopimda dan Tokoh Masyarakat di Kodam I/Bukit Barisan
komentar
beritaTerbaru