PSG Kembali Raja Piala Super Eropa
PSG VS Aston Villa Menang 21, Les Parisiens Juara Piala Super Eropa Lagi
Sport satu jam lalu
POSMETRO MEDAN, Sao Paulo– Sejarah baru bagi dunia balap motor Indonesia tercipta di Sirkuit Interlagos, Brasil. Pembalap muda berbakat, Veda Ega Pratama, sukses menghentakkan panggung Moto3Brasil 2026 dengan meraih podium ketiga yang sangat emosional pada Minggu malam waktu setempat.
Keberhasilan ini tidak hanya memicu euforia di kalangan penggemar otomotif Tanah Air, tetapi juga menempatkan nama Veda sebagai pembalap Indonesia pertama yang mampu menembus dominasi rider global di podium kelas ringan kejuaraan dunia tersebut.
Analisis terhadap jalannya balapan menunjukkan bahwa Veda tampil dengan strategi yang sangat matang sejak putaran awal. Meskipun menghadapi tekanan dari pembalap-pembalap berpengalaman, Veda mampu menjaga ritme motor dan konsistensi di tikungan-tikungan sulit Interlagos.
Baca Juga:

Baca Juga:
Keberhasilannya mengamankan posisi ketiga merupakan bukti nyata bahwa adaptasi Veda dengan mesin Moto3 telah mencapai level yang kompetitif. Capaian ini sekaligus menjadi sinyal peringatan bagi para rival setingkat dunia bahwa Indonesia kini memiliki penantang serius dalam perebutan gelar juara dunia.
Namun, di balik kegemilangan performanya di lintasan, perhatian publik internasional justru tertuju pada sebuah momen simbolis saat seremoni podium berlangsung. Dalam tradisi balap motor kelas dunia, tiga pembalap terbaik biasanya merayakan keberhasilan mereka dengan menyemprotkan sampanye.
Berbeda dari pembalap lainnya, Veda Ega Pratama memilih untuk tidak ikut serta dalam perayaan minuman beralkohol tersebut. Sikap teguh Veda yang tetap memegang prinsip religiusnya di atas podium tertinggi mengundang gelombang apresiasi dan respek dari netizen lintas negara.
Aksi Veda tersebut langsung viral di berbagai platform media sosial, memicu ribuan komentar positif. Banyak pihak menilai bahwa kedewasaan Veda tidak hanya terlihat dari cara membalapnya, tetapi juga dari keberaniannya menjaga identitas diri di tengah lingkungan global yang sangat terbuka.
"Karena Veda orang Islam, dia harus menghindari minuman beralkohol. Mantap Veda, semoga ke depannya lagu Indonesia Raya yang berkumandang," tulis seorang netizen dalam sebuah forum diskusi digital.
"Respect Veda, no champagne as a Muslim, proud from Malaysia," tulis salah satu penggemar balap dari Malaysia di platform X.
Secara teknis, perolehan poin dari podium ketiga di Brasil ini membawa dampak signifikan bagi posisi Veda di papan klasemen sementara Moto3 2026. Saat ini, Veda Ega Pratama kokoh menempati peringkat kedua klasemen dengan koleksi total 27 poin.
PSG VS Aston Villa Menang 21, Les Parisiens Juara Piala Super Eropa Lagi
Sport satu jam lalu
KKB Tantang Pemerintah Perang, Ultimatum Yang Selenggarakan Upacara HUT RI di Papua Bakal Dihabisi!
Peristiwa 2 jam lalu
Partai Golkar membuka peluang perubahan sistem Pilkada dengan hanya memilih kepala daerah, tanpa wakil kepala daerah dalam satu paket.
Politik 3 jam lalu
Seorang pria yang mengenakan pakaian wanita lengkap dengan hijab saat berada di salah satu warung kopi (warkop) di Kecamatan Jaya Baru.
Peristiwa 4 jam lalu
Desa Kuta Tinggi menerima kunjungan Tim Dewan Penyantun Pokja III TP PKK Pakpak Bharat.
Sumut 5 jam lalu
Pengedar Sabu di Pandan Diringkus Sat Resnarkoba Polres Tapteng
Kriminal 6 jam lalu
Sekda Kota Sibolga Hadiri Flag Off Fun Walk Pekan QRIS Nasional 2026.
Sumut 7 jam lalu
Polres Batu Bara, berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat).
Peristiwa 7 jam lalu
Tongkat Komando Berganti, TNIPolri Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas Siantar Martoba.
Sumut 8 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan menggelar Rapat Pelaksanaan Tim Penagihan Tunggakan Pajak Daerah Kota M
Medan 11 jam lalu