Siswi Kelas 2 SMA Diduga Dilarikan Pria Paruh Baya, Polisi Diminta Bertindak Cepat
Siswi Kelas 2 SMA Diduga Dilarikan Pria Paruh Baya, Polisi Diminta Bertindak Cepat
Peristiwa satu jam lalu
Agus menekankan hal ini penting untuk mencegah anak memendam konflik batin sendirian. Anak yang tidak mendapatkan ruang bicara di rumah berisiko mencari pelampiasan dengan cara yang tidak sehat.
"Anak-anak dengan minim interaksi sosial juga lebih rentan mengalami isolasi emosional. Rasa terasing dan kurangnya dukungan sosial dapat mendorong mereka menyimpan konflik dalam diam. Ketika tekanan tersebut mencapai titik tertentu, bukan tidak mungkin muncul perilaku ekstrem sebagai bentuk pelampiasan emosi yang selama ini terpendam," ujar Agus.
Lingkungan sekitar, seperti sekolah, tetangga, dan teman sebaya, memiliki peran penting dalam mendeteksi perubahan perilaku anak. Guru dan teman sering kali menjadi pihak pertama yang menyadari perubahan sikap, penurunan emosi, atau perilaku menyimpang. Namun, kepekaan ini harus diikuti dengan kepedulian orang dewasa untuk memberikan perhatian dan dukungan yang tepat.
"Sayangnya, dalam masyarakat masih terdapat kecenderungan mengabaikan anak-anak yang terlihat pendiam. Sifat introvert kerap dianggap wajar, sehingga potensi masalah psikososial di balik sikap diam tersebut luput dari perhatian. Kurangnya kesadaran akan kesehatan mental anak membuat banyak kasus tidak terdeteksi sejak dini," kata Agus.
Selain itu, konflik antara orang tua dan anak pertama juga dapat berdampak pada anak lain dalam keluarga. Ketegangan di dalam rumah menciptakan suasana emosional yang tidak stabil. Anak-anak lain dapat merasa terjebak di tengah konflik, memicu kecemasan, dan ketidakamanan emosional.
Tekanan sosial, rasa tidak diperhatikan, serta perasaan "tidak terlihat" juga berperan besar dalam membentuk perilaku anak. Anak yang merasa diabaikan dapat mencari perhatian dengan cara negatif. Dalam beberapa kasus, tindakan ekstrem muncul sebagai bentuk ekspresi atas kekecewaan dan ketidakpuasan yang tidak tersampaikan.
Secara sosiologis, lanjut Agus, terdapat pola kasus di masyarakat yang menunjukkan bahwa anak-anak yang tertutup secara sosial lebih berisiko mengalami gangguan emosional atau perilaku menyimpang. Oleh karena itu, deteksi dini dan pendampingan menjadi sangat penting untuk mencegah masalah berkembang lebih jauh.
Untuk mencegah isolasi emosional pada anak introvert, Agus menyarankan agar keluarga dan lingkungan aktif membangun komunikasi terbuka, mendorong interaksi sosial yang sehat, mengawasi perubahan perilaku, serta memberikan dukungan emosional yang konsisten.
""Dengan langkah-langkah tersebut, anak diharapkan dapat merasa lebih terhubung, aman, dan mendapatkan dukungan yang mereka butuhkan," tutup Agus. (Gas)
Siswi Kelas 2 SMA Diduga Dilarikan Pria Paruh Baya, Polisi Diminta Bertindak Cepat
Peristiwa satu jam lalu
Polrestabes Medan Gelar Apel Sabuk dan Kentongan Kamtibmas serta Halal Bihalal Idul Fitri 1447 H
Medan 2 jam lalu
Ketua DPD IPK Deli Serdang Hadiri Halal Bihalal DPD IPK Sumut.
Medan 2 jam lalu
POSMETRO MEDANGuna memastikan tidur warga Kota Medan tetap nyenyak dan aman dari gangguan bandit jalanan, Polrestabes Medan kembali memanas
Medan 16 jam lalu
Motif Sejoli Buang Bayi di Asahan Takut ketahuan Orangtua Saat Pulang Jelang Idul Fitri.
Peristiwa 19 jam lalu
Geng Motor Serang Warga di Deli Tua, Motor dan Rumah Dirusak, Barang Diduga Dijarah.
Peristiwa 20 jam lalu
Pegawai IndomaretAlfamart Bisa Punah, Penggantinya Muncul di China.
Global 21 jam lalu
Pastikan Kondisi Aman dan Bersih dari Narkoba, Lapas Muara Bungo Gelar Tes Urin dan Razia Kamar WBP
Inter-Nasional 21 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menghadiri pertemuan strategis bertajuk India Indonesia Business Promoti
Bisnis 23 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Team Khusus Anti Bandit ( Tekab) Polsek Medan Kota akhirnya berhasil menangkap dua pria terduga pelaku pencurian sepe
Kriminal 23 jam lalu