Dinas SDABMBK Kota Medan Buka Pembekalan dan Uji Sertifikasi Fasilitator Teknis
kegiatan Pembekalan dan Uji Sertifikasi Fasilitator Teknis Rabu (17/6) resmi dibuka Sekdin SDABMBK.
Medan 4 menit lalu
Agus menekankan hal ini penting untuk mencegah anak memendam konflik batin sendirian. Anak yang tidak mendapatkan ruang bicara di rumah berisiko mencari pelampiasan dengan cara yang tidak sehat.
"Anak-anak dengan minim interaksi sosial juga lebih rentan mengalami isolasi emosional. Rasa terasing dan kurangnya dukungan sosial dapat mendorong mereka menyimpan konflik dalam diam. Ketika tekanan tersebut mencapai titik tertentu, bukan tidak mungkin muncul perilaku ekstrem sebagai bentuk pelampiasan emosi yang selama ini terpendam," ujar Agus.
Lingkungan sekitar, seperti sekolah, tetangga, dan teman sebaya, memiliki peran penting dalam mendeteksi perubahan perilaku anak. Guru dan teman sering kali menjadi pihak pertama yang menyadari perubahan sikap, penurunan emosi, atau perilaku menyimpang. Namun, kepekaan ini harus diikuti dengan kepedulian orang dewasa untuk memberikan perhatian dan dukungan yang tepat.
"Sayangnya, dalam masyarakat masih terdapat kecenderungan mengabaikan anak-anak yang terlihat pendiam. Sifat introvert kerap dianggap wajar, sehingga potensi masalah psikososial di balik sikap diam tersebut luput dari perhatian. Kurangnya kesadaran akan kesehatan mental anak membuat banyak kasus tidak terdeteksi sejak dini," kata Agus.
Selain itu, konflik antara orang tua dan anak pertama juga dapat berdampak pada anak lain dalam keluarga. Ketegangan di dalam rumah menciptakan suasana emosional yang tidak stabil. Anak-anak lain dapat merasa terjebak di tengah konflik, memicu kecemasan, dan ketidakamanan emosional.
Tekanan sosial, rasa tidak diperhatikan, serta perasaan "tidak terlihat" juga berperan besar dalam membentuk perilaku anak. Anak yang merasa diabaikan dapat mencari perhatian dengan cara negatif. Dalam beberapa kasus, tindakan ekstrem muncul sebagai bentuk ekspresi atas kekecewaan dan ketidakpuasan yang tidak tersampaikan.
Secara sosiologis, lanjut Agus, terdapat pola kasus di masyarakat yang menunjukkan bahwa anak-anak yang tertutup secara sosial lebih berisiko mengalami gangguan emosional atau perilaku menyimpang. Oleh karena itu, deteksi dini dan pendampingan menjadi sangat penting untuk mencegah masalah berkembang lebih jauh.
Untuk mencegah isolasi emosional pada anak introvert, Agus menyarankan agar keluarga dan lingkungan aktif membangun komunikasi terbuka, mendorong interaksi sosial yang sehat, mengawasi perubahan perilaku, serta memberikan dukungan emosional yang konsisten.
""Dengan langkah-langkah tersebut, anak diharapkan dapat merasa lebih terhubung, aman, dan mendapatkan dukungan yang mereka butuhkan," tutup Agus. (Gas)
kegiatan Pembekalan dan Uji Sertifikasi Fasilitator Teknis Rabu (17/6) resmi dibuka Sekdin SDABMBK.
Medan 4 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Sejumlah Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) mengeklaim mulai menjual sejumlah kebutuhan pokok dengan harga lebih
Inter-Nasional 23 menit lalu
Nilai Tukar Rupiah dibuka melemah terhadap Dolar AS pada Rabu, 17 Juni 2026.
Bisnis 37 menit lalu
Polres Pematangsiantar membekuk seorang pria yang diduga sebagai pemilik ganja seberat 12,36 gram.
Kriminal 55 menit lalu
Prediksi Timnas Inggris vs Kroasia di Piala Dunia 2026 Duel Klasik Eropa yang Siap Sajikan Drama Besar.
Sport 57 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Badan Gizi Nasional (BGN) merombak total target penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk tahun 2027. Demi e
Medan satu jam lalu
Integrasi Kawasan Hutan dan Tata Ruang Dinilai Penting untuk Atasi Konflik Lahan dan Perkuat Kepastian Hukum.
Medan satu jam lalu
Prediksi Skor Timnas Portugal vs Republik Demokratik Kongo di Piala Dunia 2026 Last Dance Cristiano Ronaldo.
Sport 3 jam lalu
Bobby meminta OPD terkait mengimbau organisasi kemasyarakatan, pelaku usaha pariwisata seperti perhotelan dan restoran, serikat pekerja, pe
Sumut 3 jam lalu
Berikut klasemen sementara Piala Dunia 2026 yang sudah melakukan pertandingan.
Sport 3 jam lalu