Pelanggaran Turun 56,7 Persen, Edukasi dan Pengawasan Semakin Masif
POSMETRO MEDAN Medan Memasuki hari ke10 pelaksanaan Operasi Keselamatan Toba 2026 yang dimulai sejak 2 Februari 2026, jajaran Polda Sumut
Medan 9 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan –Menjelang 100 hari kerja kepemimpinan Wali Kota Medan, Rico Waas, menuai kritik dan masukan dari Masyarakat terhadap kebijakan dan arah pembangunan kota Medan 5 Tahun ke depan.
Salah satu tokoh masyarakat kota Medan, H.M Nezar Djoeli, S.T., ketika ditanya tentang 100 hari kerja Wali Kota Rico Waas, kepada Wartawan di Medan, menyebut bahwa dirinya menilai ada beberapa hal perbaikan yang harus cepat dikerjakan.
"Saya ingin sampaikan hal ini agar jangan sampai masyarakat berpendapat Walikota kinerjanya lambat," kata H.M. Nezar Djoeli, S.T.
Baca Juga:
Seratus hari kerja Kepala Daerah, menjadi satu momentum yang menjadi perhatian. Meskipun, belum bisa dikatakan bahwa waktu itu singkat, tapi memang perlu menjadi perhatian.
"Pertama, dalam penilaian kami, Wali Kota Medan perlu segera membentuk tim yang solid. Karena pasca kepemimpinan Bobby Nasution, dengan beberapa kepala OPD yang pindah ke provinsi, maka, kondisi ini harus cepat ditindaklanjuti, jangan terlalu lama kosong tanpa kepemimpinan. Kedua, perihal Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah atau RPJMD Tahun 2025-2029 yang hari ini belum masuk ke DPRD Medan. ,"Ungkapnya.
Baca Juga:
Nezar menyebutkan, harusnya perubahan RPJMD itu sudah masuk untuk dibahas oleh legislatif, dimana saat ini pemerintahan presiden Prabowo sudah mengesahkan P-APBN 2025 dan sudah usulkan R-APBN 2026, sehingga seharusnya di ikuti oleh seluruh pemerintah Kabupaten dan Kota se-Indonesia, salah satunya Kota Medan yang merupakan ibu Kota Provinsi Sumatera Utara. "Kata Nezar Djoeli saat di temui di kantor PSI Sumut , Jalan Armada No 14 Medan.
Hal berikutnya yang mesti Wali Kota Medan perhatikan adalah, kerjasama yang baik antar partai politik pengusung dan pemenang, sehingga, tidak timbul kecemburuan sosial agar jangan hanya satu parpol saja yang mendampingi di pemerintahan, mengingat pasangan Rico-Zaky diusung hampir semua partai politik.
"Baru dibukanya lelang jabatan pemko Medan, seharusnya dilakukan lebih cepat, agar Wali Kota Medan tidak terkesan lambat. Tentu semua berproses, dan sebaiknya segera juga ditindaklanjuti dengan merapikan jabatan-jabatan eselon 3 dan 4, termasuk camat dan lurah," ujarnya mengakhiri.
Para legislator khususnya anggota DPRD Medan Fraksi PSI jangan hanya duduk dan berdiam diri serta berpangku tangan. Jangan takut terhadap pokir-pokir yang dihapus.
"Tapi mari tunjukkan bahwa legislatif berperan dalam mengawasi roda pemerintahan agar berjalan dengan baik sesuai aturan undang-undang administrasi daerah dengan tata kelola pemerintahan yang baik." tutupnya.(Red)
POSMETRO MEDAN Medan Memasuki hari ke10 pelaksanaan Operasi Keselamatan Toba 2026 yang dimulai sejak 2 Februari 2026, jajaran Polda Sumut
Medan 9 jam lalu
POSMETRO MEDANTapanuli Selatan Personel Satuan Brimob Polda Sumut terus menunjukkan komitmen dalam mendukung pemulihan pascabencana banj
Sumut 9 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan Komisaris dan Direksi PT Bank Sumut (Perseroda) kompak bicara tentang transformasi perusahaan yang diharapkan dapat
Medan 9 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Taoanuli Selatan Kepedulian terhadap warga terdampak bencana kembali ditunjukkan oleh personel Satuan Brimob Polda Sumut. P
Sumut 9 jam lalu
Polda Sumut Gagalkan Peredaran 20 Kg Ganja Asal Aceh, Tiga Pelaku Diamankan di Medan
Kriminal 9 jam lalu
Rico Waas Terima Kunjungan Reses DPRD Sumut, Bahas Soal Infrastruktur Hingga Banjir.
Medan 10 jam lalu
Pemerintah Kota Medan melalui Inspektorat menyatakan menghormati sepenuhnya proses hukum yang saat ini tengah berjalan terkait Lurah Terjun.
Medan 10 jam lalu
Banjir Rendam Sejumlah Wilayah di Tapanuli Tengah, BPBD Siagakan GOR Pandan untuk Evakuasi
Peristiwa 10 jam lalu
Zakiyuddin Harahap Harap HIPMI Sumut Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah.
Medan 11 jam lalu
Pelaku Curat dan Penadah Sepeda Motor Curian Diringkus Unit Reskrim Polsek Teluk Nibung.
Kriminal 13 jam lalu