Mengenal Lebih Dekat Sosok Ipda Purnomo, Rawat 7.000 ODGJ Selama 10 Tahun, Langsung Dipanggil Presiden Prabowo
Ada Polisi yang Sudah merawat 7.000 ODGJ Selama 10 Tahun, Prabowo Panggi ke Jakarta dan Beri Penghargaan.
Profil 2 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan – Langkah tegas Pemerintah Kota Medan bersama Polrestabes Medan melakukan penyegelan terhadap tempat hiburan malam "De Tonga" di Jalan Sei Belutu, Kecamatan Medan Selayang, mendapat sambutan positif dari warga setempat.
Selama ini, operasional tempat tersebut dinilai sangat mengganggu ketenteraman warga, terutama karena kebisingan suara musik yang berlangsung hingga menjelang subuh.
Kusnadi, salah seorang warga Gang Tukang, Jalan Sei Belutu, mengungkapkan rasa syukurnya atas tindakan tegas aparat. Menurutnya, tempat hiburan tersebut sudah beroperasi lebih dari lima tahun dan menjadi sumber keresahan lingkungan.
Baca Juga:
"Saya merasa senang dikarenakan tempat hiburan malam ini meresahkan, apalagi suaranya dari malam sampai mau subuh. Itu mengganggu istirahat," ujar Kusnadi saat ditemui di lokasi Kediamannya tepat dibelakang De Tonga, Kamis (25/12/2025).
Ia juga berharap penutupan ini tidak bersifat sementara. "Saya mendukung sekali Pemerintah dan Kepolisian menutup tempat ini secepatnya, kalau bisa permanen," tambahnya.
Baca Juga:
Sebelumnya, Operasi yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, mengungkap fakta bahwa De Tonga tidak memiliki izin operasional yang sah. Namun, yang lebih mengejutkan adalah temuan terkait dugaan peredaran gelap narkoba.
"Hari ini kami hadir untuk memastikan tindakan terhadap usaha-usaha yang tidak memiliki izin benar. Berusaha itu boleh, tetapi harus taat aturan. Kami ingin melindungi keluarga di Medan dari bahaya narkoba yang merusak bangsa," tegas Rico Waas.
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, menjelaskan bahwa penutupan ini adalah puncak dari penyelidikan panjang berdasarkan laporan masyarakat, termasuk dari media sosial.
"Ini sudah ketiga kalinya kami melakukan penyelidikan dan selalu berhasil menemukan bukti. Kami menetapkan empat orang tersangka, termasuk seorang pramusaji (waitress) yang diduga berperan menangani peredaran narkoba di dalam lokasi," ungkap Jean Calvijn.
Selain narkoba dan masalah perizinan, operasi gabungan yang melibatkan pihak Bea Cukai ini juga menemukan pelanggaran serius terkait peredaran minuman beralkohol.
Ada Polisi yang Sudah merawat 7.000 ODGJ Selama 10 Tahun, Prabowo Panggi ke Jakarta dan Beri Penghargaan.
Profil 2 menit lalu
Satbrimob Polda Sumut Patroli Keamanan di Sejumlah Titik Kota Medan.
Medan satu jam lalu
Satbrimob Polda Sumut Perkuat Pengamanan di Deli Serdang.
Sumut satu jam lalu
Wali Kota Wesly Bersama Forkopimda Plus Apel Kehormatan dan Renungan Suci di TMP Nagur
Sumut 2 jam lalu
Peringati HUT Ke81 RI, Bupati Jonius Taripar Hutabarat Tegaskan Komitmen Pembangunan Taput yang Maju, Berbudaya, dan Berkelanjutan.
Sumut 2 jam lalu
Pemkab. Samosir Bersama PWI Bangun Sinergi Pembangunan Daerah, Dukung Peningkatan Kompetensi guna Penguatan Profesionalisme Pers.
Sumut 2 jam lalu
Sebanyak 76 pelajar terbaik dari 38 provinsi di Indonesia dikukuhkan anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Pusat.
Profil 3 jam lalu
Polres Karo Gelar Upacara HUT ke81 Kemerdekaan RI.
Sumut 3 jam lalu
Jaga Gerbang Laut Indonesia Kodaeral I dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Balpres.
Sumut 3 jam lalu
Gasak Motor dan HP, Pria di Tanjungbalai Ditangkap Polsek Datuk Bandar.
Kriminal 4 jam lalu