Wakapolri Kawal Ketat Seleksi Taruna Akpol, Teknologi Kedokteran Terbaru Perkuat Akurasi Rekrutmen
Wakapolri Kawal Ketat Seleksi Taruna Akpol, Teknologi Kedokteran Terbaru Perkuat Akurasi Rekrutmen.
Inter-Nasional 8 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan- Di tengah gemerlap era modern hari ini, kita mengetahui bersama bahwa dunia kampus sejak dahulu dikenal sebagai ruang lahirnya ide, gagasan, pemikiran kritis, serta keberanian intelektual dalam melawan segala bentuk ketidakadilan.
Kampus adalah pusat tradisi keilmuan tempat mahasiswa dibentuk melalui kekuatan literasi, kedalaman argumen, dan keberanian menyampaikan kebenaran.
Namun, tradisi tersebut kini dihadapkan pada sebuah kenyataan pahit: krisis literasi yang semakin nyata. Aktivitas baca, diskusi, dan aksi yang dahulu menjadi denyut nadi gerakan mahasiswa, perlahan memudar bahkan nyaris menghilang.
Baca Juga:
Budaya instan merajalela. Informasi singkat di media sosial lebih diminati dibandingkan kajian mendalam dari buku-buku. Akibatnya, minat bacamahasiswa menurun, diskusi kehilangan substansi, dan kemampuan analisis pun semakin melemah.
Krisis literasi ini tidak hanya tercermin dari rendahnya minat membaca, tetapi juga dari kecenderungan memahami pengetahuan secara dangkal.
Baca Juga:
Di era globalisasi saat ini, banyak mahasiswa membaca semata-mata untuk memenuhi tuntutan tugas akademik, bukan untuk membangun pemahaman, memperluas pengetahuan, ataupun menumbuhkan kesadaran kritis.
Jika kondisi ini terus dibiarkan, kampus berisiko kehilangan ruh intelektualnya kehilangan perannya sebagai ruang pencerdasan dan pembebasan.
Oleh karena itu, dibutuhkan kesadaran kolektif untuk menghidupkan kembali budaya literasi di lingkungan kampus. Baca, Diskusi, dan Aksi harus dipandang sebagai kebutuhan intelektual mahasiswa, bukan sekadar kewajiban formal.
Hanya dengan memperkuat literasi, kampus dapat kembali menjalankan perannya sebagai ruang pembebasan, pengembangan peradaban, dan pembentukan manusia yang merdeka dalam berpikir. Karena sejatinya, mahasiswa adalah insan merdeka.
Atas dasar kegelisahan tersebut, salah satu kader yang juga mengemban amanah sebagai Ketua Umum HMI Komisariat Saintek UINSU hadir dengan sebuah ikhtiar konkret: menyediakan dan menyalurkan berbagai bacaan melalui sebuah wadah akses literasi. Bacaan yang tersedia mencakup beragam tema sejarah, keindonesiaan, keislaman, filsafat, keperempuanan, serta buku-buku penunjang lainnya yang dapat diakses melalui tautan berikut: https://bit.ly/Gandapasaribu_bloggspotbukubacaan
Wakapolri Kawal Ketat Seleksi Taruna Akpol, Teknologi Kedokteran Terbaru Perkuat Akurasi Rekrutmen.
Inter-Nasional 8 menit lalu
Mahasiswi Fakultas Hukum Unimal Harumkan Nama Indonesia di International Summer School 2026 Kazakstan.
Inter-Nasional 47 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, menerima kunjungan kerja Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Sumater
Sumut 55 menit lalu
KPK menemukan mobil Toyota Land Cruiser yang diduga merupakan barang untuk menyuap Bupati Kuansing Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby (SA).
Inter-Nasional satu jam lalu
POSMETRO MEDAN, Pancur Batu Dalam kunjungan ke Kecamatan Pancur Batu, Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, melakukan peletakan batu
Sumut satu jam lalu
Hasil Piala Dunia 2026 Menang Adu Penalti, Swiss Lolos Perempat Final.
Sport 2 jam lalu
Ada kebiasaan lama yang sering tanpa sadar dipelihara dalam penyelenggaraan pemerintahan kita. Setiap lembaga seperti berjalan pada jalurnya
Editorial 2 jam lalu
Karate Brimob Sumut menunjukkan mental juara di Kejurda INKANAS, faktanya 4 medali berhasil dibawa pulang.
Profil 5 jam lalu
Bandara Husein Sastranegara Bandung kini sedang dipersiapkan untuk kembali melayani penerbangan domestik.
Bisnis 5 jam lalu
Enduard Silver Sitorus, ST Wakil Ketua DPRD Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) hasil Pemilu 2024 memimpin PAC PDI Perjuangan Kualuh Hulu.
Politik 6 jam lalu