Tim Elang Sakti dan Unit Tipidter Polres Tebing Tinggi Ungkap Dugaan Penyalahgunaan BBM Bersubsidi
Tim Elang Sakti dan Unit Tipidter Polres Tebing Tinggi membongkar kasus dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi.
Sumut 12 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan -- Para pengendara yang melintasi Jalan Selamat Ketaren, Kecamatan Percut Sei Tuan, kini harus ekstra sabar dan waspada. Kondisi jalan di wilayah Kabupaten Deli Serdang ini rusak berat.
Kerusakan ini sudah terjadi selama bertahun-tahun, namun seolah luput dari perhatian pemerintah. Seorang warga, Azahra, mengaku sering melihat langsung kecelakaan di depan matanya.
"Kondisinya sangat bahaya, apalagi kalau sudah hujan. Lubang-lubang itu tertutup air, jadi tidak kelihatan. Saya sudah sering lihat orang jatuh terperosok karena lubang di tengah jalan itu cukup dalam," ujar Azahra saat diwawancarai, Senin (5/1/2026).
Baca Juga:
Berdasarkan pantauan langsung di Jalan Selamat Ketaren, Kecamatan Percut Sei Tuan, kondisi aspal kini lebih menyerupai kubangan daripada akses transportasi. Banyak lubang berdiameter besar dan kecil dengan kedalaman bervariasi tampak menganga di sepanjang ruas jalan, memaksa setiap pengendara melewati jalan harus lebih berhati-hati.
Berdasarkan Pasal 24 ayat (1) UU LLAJ, penyelenggara jalan wajib segera dan patut memperbaiki jalan yang rusak. Ayat (2), Jika belum dapat diperbaiki, mereka wajib memberi tanda atau rambu. Di Jalan Selamat Ketaren, kedua kewajiban ini tampak diabaikan sepenuhnya.
Tak hanya soal keselamatan, kerusakan jalan ini juga menyiksa kantong warga karena kendaraan jadi cepat rusak. Mafin, salah seorang pengguna jalan, menyebutkan bahwa melintasi jalan ini membutuhkan konsentrasi tinggi.
"Jalannya jelek sekali, jadi semua yang lewat harus pelan-pelan sekali sambil pilih-pilih jalan yang masih bisa dilewati," kata Mafin.
Kondisi ini jelas menghambat aktivitas ekonomi dan mobilitas warga. Warga merasa hak mereka untuk mendapatkan fasilitas jalan yang layak telah diabaikan terlalu lama. Warga kini berharap pemerintah untuk segera melakukan perbaikan menyeluruh secara permanen bukan sekadar tambal sulam yang hanya bertahan seumur jagung.
"Kami warga di sini memohon kepada pemerintah, tolonglah mata dan hatinya dibuka. Jangan tunggu sampai ada korban nyawa melayang baru sibuk memperbaiki. Kami minta jalan ini segera diperbaiki total, bukan sekadar tambal sulam, supaya kami bisa lewat dengan tenang dan aman." tutup Mafin.
(Bgs)
Tim Elang Sakti dan Unit Tipidter Polres Tebing Tinggi membongkar kasus dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi.
Sumut 12 menit lalu
Bhabinkamtibmas Bersama Tim Reskrim Polsek Medan Baru Amankan Terduga Pelaku Penipuan Modus Tukar Gelang Emas.
Medan 27 menit lalu
Bhabinkamtibmas Polsek Tigapanah menggandeng pemerintah desa untuk memperkuat upaya pencegahan aksi curanmor.
Sumut 42 menit lalu
Curhat Warga Sunggal, Lingkungan Aman, Warga Waspada Mari kita jaga lingkungan jaga keamaaan bersama.
Medan 53 menit lalu
Pemerintah Kabupaten Karo dan DPRD Kabupaten Karo Sepakati Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.
Sumut 57 menit lalu
Peresmian TK PAUD Negeri di Simalungun menjadi langkah nyata untuk membangun masa depan anak bangsa.
Sumut satu jam lalu
Polres Humbahas Patroli Rutin Jaga Kamtibmas
Sumut satu jam lalu
Dari tempat bermain game, berubah menjadi sarang narkoba, warnet jadi lokasi transaksi digulung Polisi.
Medan 2 jam lalu
Sri Rezeki Kritik Sistem Regsosek, Minta Indikator Desil Tidak Dijadikan Tolak Ukur Tunggal Bansos.
Politik 2 jam lalu
Kunjungan Ke SDN 134409, Wakil Wali Kota Tanjungbalai Perpustakaan Keliling Solusi Cerdas Tingkatkan Literasi dan Minat Baca Para Peserta
Sumut 2 jam lalu