Deli Serdang–Sergai Bahas Perbedaan Peta Batas Wilayah
POSMETRO MEDAN, Medan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Zainal Abidin Hutagal
Sumut 57 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan- Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI) Sumatera Utara (Sumut), Mario Oktavianus Sinaga SH, menyoroti langkah tegas yang dilakukan oleh Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto SIK MH, atas penonaktifan Kabid Propam Polda Sumut, Kombes Pol Julihan Muntaha SIK, bersama dengan Kasubbid Paminal Propam Polda Sumut, Kompol Agustinus Chandra Pietama.
Adapun penonaktifan itu dilakukan Kapolda Sumut terkait dengan viralnya kabar yang beredar atas kasus dugaan pemerasan yang dilakukan oleh kedua pejabat utama Bid Propam Polda Sumut tersebut terhadap sejumlah personel di jajaran Polda Sumut. Informasi beredar berdasarkan unggahan akun TikTok tan_jhonson_88.
Menanggapi perihal itu, Sekretaris DPW PWDPI SUMUT, Mario Sinaga, turut mengapresiasi langkah tegas Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu atas penonaktifan Kombes Pol Julihan dan Kompol Agustinus.
Baca Juga:
"Kita sangat mendukung dengan apa yang dilakukan oleh bapak Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu terkait dengan perihal dinonaktifkan nya Kabid Propam Kombes Pol Julihan Muntaha bersama dengan Kasubbid Paminal Kompol Agustinus Chandra Pietama terkait dengan kasus dugaan pemerasan terhadap sesama anggota Polri di jajaran Polda Sumut. Dimana dugaan pemerasan itu sangatlah sensitif dan dapat menunjang kegaduhan di tengah reformasi Polri saat ini yang sedang digalakkan oleh pemerintah pusat atas perintah bapak Presiden Prabowo Subianto," ungkap Mario.
"Oleh karenanya kita mengapresiasi bapak Kapolda Sumut yang telah mengambil langkah tegas penonaktifan Kabid Propam tersebut untuk keperluan pemeriksaan. Karena diduga jika tidak dinonaktifkan, Kadiv Propam akan melakukan pembiaran. Mengapa demikian, karena patut diduga Kadiv Propam akan melindungi Kombes Pol Julihan yang diduga adalah orang dekatnya yang dipasang sebagai Kabid Propam di Sumut tanpa usulan Kapolda Sumut. Adapun penonaktifan ini sekaligus sebagai bentuk meminimalisir keresahan di tengah sorotan publik maupun masyarakat terkait dengan kinerja Polri saat ini," ujarnya menambahkan.
Baca Juga:
Mario Sinaga yang juga dikenal aktif dalam mengawal dan memberitakan kinerja Polri ini khususnya di dalam memantau dan mengamati kinerja jajaran Polda Sumut, sebagai kontrol sosial, ia turut menuturkan betapa pentingnya menjaga marwah dan amanah dalam suatu jabatan fungsional di penegakan hukum terlebih di jabatan Kabid Propam.
Ia menilai apa yang dituduhkan kepada Kabid Propam Polda Sumut beserta jajarannya itu bukanlah 'keluhan' semata melainkan tuduhan yang sangat serius dan wajib ditanggapi oleh pimpinan polri secara responsif baik secara etik dan pidana.
"Saya selaku Sekretaris DPW PWDPI Sumut, sebagai lembaga social control mengecam keras dugaan pemerasan tersebut, dimana bidang Propam yang merupakan benteng pertahanan dan penegakan Etik Polri seharusnya dapat menjadi contoh teladan bagi seluruh anggota Polri, bukan malah sebaliknya diduga melakukan pelanggaran etik dan pidana. Bila tuduhan itu benar terjadi, maka institusi polri kembali tercoreng namanya. Sudah selayaknya Bapak Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo harus konsisten di dalam menerapkan transformasi polri yang profesional untuk masyarakat," tandas Mario Sinaga dalam keterangannya di Medan, Jumat (28/11/2025).
Sebelumnya diberitakan, Inspektorat Pengawasan Umum (Itwatsum) Polda Sumut telah membentuk tim untuk mendalami dugaan pemerasan yang dilakukan pejabat di Bidang Propam Polda Sumut. Irwasda Polda Sumut, Kombes Pol Nanang Masbudhi mengungkapkan, telah membentuk tim dibawah naungan Itwasum yang diketuai langsung oleh Kombes Pol Famuddin.
Ia mengungkapkan tim yang dibentuk akan meminta klarifikasi penyidik Bid Propam Polda Sumut terkait beredarnya informasi dugaan pemerasan yang viral di media sosial tersebut.
"Termasuk Kabid Propam Polda Sumut akan kita periksa untuk dimintai keterangannya. Pembentukan tim ini sebagian langkah cepat Kapolda Sumut untuk menangani setiap laporan yang disampaikan masyarakat atas kinerja dan kewenangannya penyidik Polda Sumut," jelasnya, Senin (24/11/2025).
Tak hanya itu, setelah kasus dugaan pemerasan yang dilakukan Kabid Propam Polda Sumut dan kawan-kawan mencuat ke publik, Kapolda Sumut Irjen Whisnu Hermawan Februanto telah mengambil langkah tegas dengan menonaktifkan Kombes Julihan Muntaha dari jabatannya.
Pemberhentian itu dilakukan dalam rangkaian pemeriksaan oleh Tim Bid Propam Mabes Polri dan Tim Bid Propam Polda Sumut untuk memastikan kebenaran dugaan pemerasan tersebut. (RED)
POSMETRO MEDAN, Medan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Zainal Abidin Hutagal
Sumut 57 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Pemerintah Kota Medan terus meningkatkan kualitas fasilitas publik dengan menjawab kebutuhan penerangan jalan di se
Medan 2 jam lalu
POSMETROMEDAN, Medan Pemerintah Kota Medan terus mendorong penataan ruang publik yang berkualitas dan mampu memberikan manfaat nyata bag
Medan 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN,JAKARTA Pemerintah Kabupaten Deli Serdang menjajaki skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) untuk pengemban
Sumut 2 jam lalu
MATITI BELUM USAI KUASA HUKUM MINTA APARAT BONGKAR UTUH RANGKAIAN PERISTIWA 12 SEPTEMBER
Sumut 3 jam lalu
Anggota DPR RI Musa Rajekshah meninjau pembangunan dinding penahan banjir di Tebing Tinggi.
Sumut 4 jam lalu
Pengusaha Konstruksi Lokal Bersama PERMADA Turun ke Jalan, Desak Klarifikasi Polemik Paket Proyek Disdik Langkat
Sumut 4 jam lalu
Lima Ekor Lembu Milik Warga Ditemukan Mati Diduga Diracun di Perkebunan Serbelawan
Sumut 4 jam lalu
Dua Pelaku Curat Toko Rp 157 Juta Dibekuk Satreskrim Binjai.
Sumut 5 jam lalu
Diulosi di Istana Maimun, Sultan Deli Doakan Mubes I dan Pelantikan DPP HBB
Sumut 5 jam lalu