Kamis, 12 Februari 2026
Hari ke-10 Operasi Keselamatan Toba 2026

Pelanggaran Turun 56,7 Persen, Edukasi dan Pengawasan Semakin Masif

Salamudin Tandang - Rabu, 11 Februari 2026 22:39 WIB
Pelanggaran Turun 56,7 Persen, Edukasi dan Pengawasan Semakin Masif
Ist
Operasi Keselamatan Toba 2026 lebih mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif melalui edukasi serta himbauan kepada masyarakat.

POSMETRO MEDAN Medan -Memasuki hari ke-10 pelaksanaan Operasi Keselamatan Toba 2026 yang dimulai sejak 2 Februari 2026, jajaran Polda Sumut terus mengintensifkan upaya edukasi, sosialisasi, serta pengawasan di lapangan guna meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.

Berdasarkan data penegakan hukum (Gakkum) hingga Rabu (11/2/2026), jumlah penindakan pelanggaran lalu lintas tercatat sebanyak 1.322 kasus. Angka tersebut mengalami penurunan signifikan sebesar 56,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang mencapai 3.052 kasus.

Penindakan melalui sistem tilang elektronik (ETLE) tercatat sebanyak 252 kasus, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sebanyak 52 kasus. Sementara itu, penindakan non-ETLE turun drastis menjadi 66 kasus dari sebelumnya 905 kasus. Teguran kepada pelanggar juga menurun menjadi 969 dibandingkan 2.095 pada tahun lalu.

Baca Juga:

Selain itu, petugas turut menindak 6 kendaraan pribadi yang digunakan sebagai angkutan umum (travel) tanpa izin serta 29 kendaraan over dimension dan over loading (ODOL) yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Secara kumulatif sejak hari pertama hingga hari ke-10, total penindakan tercatat sebanyak 10.667 tindakan, dengan rincian ETLE 1.692 kasus, non-ETLE 604 kasus, teguran 8.265, penindakan travel ilegal 17 kasus, serta ODOL sebanyak 89 kasus.

Baca Juga:

Kabid Humas Polda Sumatera Utara menyampaikan bahwa tren penurunan pelanggaran menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat selama operasi berlangsung.

"Operasi Keselamatan Toba 2026 lebih mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif melalui edukasi serta himbauan kepada masyarakat. Penurunan angka pelanggaran hingga lebih dari 56 persen ini menjadi indikator positif bahwa kesadaran tertib berlalu lintas semakin meningkat," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa penegakan hukum tetap dilakukan secara profesional dan proporsional, khususnya terhadap pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

"Kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk terus mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan helm dan sabuk pengaman, serta memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama," pungkasnya.

Dengan capaian tersebut, Operasi Keselamatan Toba 2026 di hari ke-10 menunjukkan tren yang semakin positif, seiring sinergi antara edukasi, pengawasan, dan penegakan hukum yang terukur di seluruh wilayah Sumatera Utara.(lam)

Tags
beritaTerkait
Brimob Polda Sumut Pastikan Keamanan Pembangunan Hunian bagi Korban Banjir dan Longsor Sipirok
Komisaris–Direksi Kompak Jalankan Transformasi, Bank Sumut Bidik Kinerja Lebih Kompetitif
Brimob dan Warga Dirikan Hunian Tetap Korban Banjir di Tolang Julu
Polda Sumut Gagalkan Peredaran 20 Kg Ganja Asal Aceh, 3 Pelaku Diamankan di Setia Budi Medan
Rico Waas Terima Kunjungan Reses DPRD Sumut, Bahas Soal Infrastruktur Hingga Banjir
Hormati Proses Hukum, Lurah Terjun Diproses Pemberhentian Sementara
komentar
beritaTerbaru