Pesawat Bomber B-52 Amerika Serikat Jatuh Berserak
POSMETRO MEDANPesawat B52 Bomber milik Amerika Serikat jatuh berserak tak lama setelah takeoff di Los Angeles pada Senin (15/6) waktu setem
Inter-Nasional 30 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan – Praktisi hukum, Hans Silalahi, SH, MH menyoroti lambannya tindak lanjut laporan yang ia ajukan terhadap seorang berinisial LS di Polrestabes Medan.
Hingga Sabtu (7/3/2026) malam, atau sekitar 30 hari sejak laporan tersebut dibuat, Hans mengaku belum pernah dipanggil oleh penyidik Satreskrim Polrestabes Medan untuk dimintai keterangan terkait laporan yang ia ajukan.
Kepada wartawan, Hans meminta agar penyidik menangani perkara tersebut secara profesional sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Baca Juga:
"Saya berharap penyidik bekerja profesional dalam menangani laporan yang saya buat. Laporan sudah diterima dengan nomor LP/B/628/II/2026/SPKT/Polrestabes Medan, tetapi sudah 30 hari belum ada perkembangan yang signifikan," ujar Hans.
Ia menjelaskan, laporan tersebut berkaitan dengan dugaan penyebaran berita bohong yang diduga dilakukan oleh LS sehingga menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.
Baca Juga:
Menurut Hans, laporan yang ia buat merujuk pada Pasal 263 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, terkait penyebaran berita bohong yang dapat menimbulkan keonaran di masyarakat.
Hans menilai kegaduhan tersebut bermula dari viralnya kasus di wilayah Pancur Batu, di mana seseorang yang disebut sebagai korban justru ditetapkan sebagai tersangka dalam sebuah peristiwa yang terjadi di kawasan tersebut.
Padahal, kata Hans, orang yang disebut sebagai korban tersebut sebenarnya merupakan tersangka dalam kasus penganiayaan berat dengan motif balas dendam. Ia menyebut tindakan penganiayaan tersebut dilakukan secara brutal.
Selain itu, Hans juga menegaskan bahwa peristiwa pencurian dan penganiayaan yang menjadi polemik di tengah masyarakat terjadi dalam waktu yang berbeda.
"Laporan saya jelas dan sudah diatur dalam undang-undang. Namun kenapa penyidik Satreskrim terkesan lambat dalam menanganinya," tambahnya.
Hans juga mempertanyakan lambannya penanganan laporan tersebut yang menurutnya tidak sejalan dengan slogan Polri Presisi yang selama ini digaungkan oleh pimpinan Polri.
"Kalau ini terus didiamkan, saya akan melaporkannya ke Polda Sumut, bahkan jika perlu ke Mabes Polri. Menurut saya ini aneh, kenapa laporan yang saya buat seolah tidak ditindaklanjuti. Di mana slogan Polri Presisi itu?" tegasnya.
Sementara itu, pihak Polrestabes Medan menyatakan bahwa laporan tersebut masih dalam proses penanganan oleh penyidik Satreskrim. Polisi juga mengungkapkan bahwa LS saat ini telah ditetapkan dalam status Daftar Pencarian Orang (DPO) dan masih dalam pencarian oleh petugas. (Tim/infoglobalnews)
POSMETRO MEDANPesawat B52 Bomber milik Amerika Serikat jatuh berserak tak lama setelah takeoff di Los Angeles pada Senin (15/6) waktu setem
Inter-Nasional 30 menit lalu
Hanyut Sampai Ke Thailand, Kodaeral 1 Kawal Pemulangan Nelayan Indonesia.
Peristiwa 36 menit lalu
Percobaan Penculikan Kakek 70 Tahun, Pelaku Punya Dendam Asmara Tak Direstui.
Peristiwa 60 menit lalu
Berikut klasemen sementara Piala Dunia 2026 yang sudah melakukan pertandingan.
Sport 2 jam lalu
Timnas Iran dan Selandia Baru bermain imbang 22 dalam laga pertamanya di Piala Dunia 2026.
Sport 2 jam lalu
POSMETRO MEDANMajelis Pendidikan Kristen (MPK) di Indonesia mematangkan persiapan teknis menjelang perhelatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas
Sumut 3 jam lalu
Cerita Haru Kiper Tanjung Verde yang Buat Timnas Spanyol Frustasi.
Sport 3 jam lalu
Grup H Ngeringeri Sedap, Spanyol Ditahan Tanjung Verde, Uruguay Ditahan Arab Saudi
Sport 4 jam lalu
Sujud Syukur Yasin Ayari, Gol Perdana Timnas Swedia di Piala Dunia.
Sport 11 jam lalu
Polres Asahan Gagalkan Peredaran 9 Kilogram Sabu dan 800 Cartridge Vape Etomidate, Tiga Kurir Perempuan Ditangkap
Sumut 14 jam lalu