"Kami berencana menggagas pelaksanaan UKW bagi rekan-rekan wartawan yang bertugas di Kejati Sumut. Minimal satu kelas, bahkan jika memungkinkan hingga lima kelas. Ini untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing wartawan," jelasnya.
Program tersebut diharapkan mampu melahirkan wartawan yang profesional sehingga informasi mengenai kinerja Kejaksaan dapat tersampaikan kepada masyarakat secara akurat dan berkualitas.
Baca Juga:
Harli juga menegaskan telah menginstruksikan seluruh jajaran di Kejati Sumut agar terbuka dalam memberikan informasi kepada media, selama sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
"Informasi adalah hak publik. Karena itu, jajaran Kejati Sumut harus terbuka kepada media. Selanjutnya rekan-rekan pers dapat menyajikannya kepada masyarakat sesuai dengan kaidah dan kode etik jurnalistik," ujarnya.
Baca Juga:
Menutup sambutannya, Harli Siregar mengucapkan terima kasih kepada seluruh insan pers yang telah hadir dalam kegiatan buka puasa bersama tersebut. Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini murni sebagai ajang silaturahmi tanpa muatan politik.
"Saya juga menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh rekan-rekan media. Dalam waktu sekitar 10 hari ke depan kita akan menyambut Hari Raya Idul Fitri, semoga kita semua diberikan kesehatan dan keberkahan," dipungkasinya.
Sebelumnya, Ketua PWI Sumut Farianda Putra Sinik mengapresiasi kegiatan buka puasa bersama ini.
"Selama lima tahun masa jabatan saya, baru Pak Harli Siregar lah yang mengundang kami para insan pers berbuka puasa bersama," tuturnya singkat.
Selanjutnya, Kajati Sumut, Ketua PWI Sumut, Ketua Forwaka Sumut memberikan bingkisan kepada perwakilan anak yatim secara simbolis.(lam)
Tags
beritaTerkait
komentar