POSMETRO MEDAN -Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H., memimpin langsung Apel Gelar Pasukan Operasi "Ketupat Toba - 2026" yang digelar di halaman Mapolrestabes Medan, Kamis (12/3/2026).
Apel ini menjadi bukti kesiapan penuh personel gabungan dalam mengamankan arus mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H di Kota Medan.
Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Forkopimda Kota Medan, Pejabat Utama (PJU) Polrestabes Medan, para Kapolsek, serta pimpinan OPD Pemko Medan. Peserta apel terdiri dari barisan personel Pomdam I/BB, Kodim 0201/Medan, Dishub, Sat Pol PP, DP2K, BPBD, BMKG, Senkom, hingga Pramuka Kwarcab Medan.
Baca Juga:
Dalam amanat tertulis Kapolri yang dibacakannya, Kombes Pol Jean Calvijn menegaskan bahwa apel ini merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan personel maupun sarana prasarana.
"Operasi Ketupat 2026 adalah wujud komitmen sinergisitas lintas sektor agar mudik dan Lebaran 1447 H berjalan aman, nyaman, tertib, dan lancar," tegas Jean Calvijn
Baca Juga:
Operasi terpusat ini dijadwalkan berlangsung selama 13 hari, terhitung mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dengan melibatkan total 161.243 personel gabungan di seluruh Indonesia.
Menariknya, dalam amanat tersebut juga disinggung mengenai eskalasi situasi global, termasuk konflik di Timur Tengah yang berdampak pada stabilitas ekonomi. Namun, masyarakat diminta tidak panik.
"Pemerintah terus menjaga stabilitas harga minyak dan stok BBM serta LPG. Data Pertamina menunjukkan stok nasional mencukupi. Kami imbau masyarakat membeli sesuai kebutuhan, jangan ada panic buying," tambahnya.
Berdasarkan hasil Rapat Koordinasi Lintas Sektoral, puncak arus mudik dan balik diprediksi terjadi dalam dua gelombang, Puncak Mudik 14-15 Maret dan 18-19 Maret 2026. Puncak Balik: 24-25 Maret dan 28-29 Maret 2026.
Untuk mengantisipasi kemacetan, telah diterbitkan Surat Keputusan Bersama (SKB) yang mengatur pembatasan angkutan barang, sistem one way, contra flow, hingga ganjil-genap.
Tags
beritaTerkait
komentar