Jumat, 19 Juni 2026

Operasi Ketupat Toba 2026, Kapolrestabes Gelar Pasukan Pastikan Mudik Aman dan Nyaman

Jafar Sidik - Kamis, 12 Maret 2026 00:11 WIB
Operasi Ketupat Toba 2026, Kapolrestabes Gelar Pasukan Pastikan Mudik Aman dan Nyaman
(Dam)
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H., memimpin langsung Apel Gelar Pasukan Operasi "Ketupat Toba - 2026" yang digelar di halaman Mapolrestabes Medan, Kamis (12/3/2026).

POSMETRO MEDAN -Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H., memimpin langsung Apel Gelar Pasukan Operasi "Ketupat Toba - 2026" yang digelar di halaman Mapolrestabes Medan, Kamis (12/3/2026).

Apel ini menjadi bukti kesiapan penuh personel gabungan dalam mengamankan arus mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H di Kota Medan.

Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Forkopimda Kota Medan, Pejabat Utama (PJU) Polrestabes Medan, para Kapolsek, serta pimpinan OPD Pemko Medan. Peserta apel terdiri dari barisan personel Pomdam I/BB, Kodim 0201/Medan, Dishub, Sat Pol PP, DP2K, BPBD, BMKG, Senkom, hingga Pramuka Kwarcab Medan.

Baca Juga:

Dalam amanat tertulis Kapolri yang dibacakannya, Kombes Pol Jean Calvijn menegaskan bahwa apel ini merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan personel maupun sarana prasarana.

"Operasi Ketupat 2026 adalah wujud komitmen sinergisitas lintas sektor agar mudik dan Lebaran 1447 H berjalan aman, nyaman, tertib, dan lancar," tegas Jean Calvijn

Baca Juga:

Operasi terpusat ini dijadwalkan berlangsung selama 13 hari, terhitung mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dengan melibatkan total 161.243 personel gabungan di seluruh Indonesia.

Menariknya, dalam amanat tersebut juga disinggung mengenai eskalasi situasi global, termasuk konflik di Timur Tengah yang berdampak pada stabilitas ekonomi. Namun, masyarakat diminta tidak panik.

"Pemerintah terus menjaga stabilitas harga minyak dan stok BBM serta LPG. Data Pertamina menunjukkan stok nasional mencukupi. Kami imbau masyarakat membeli sesuai kebutuhan, jangan ada panic buying," tambahnya.

Berdasarkan hasil Rapat Koordinasi Lintas Sektoral, puncak arus mudik dan balik diprediksi terjadi dalam dua gelombang, Puncak Mudik 14-15 Maret dan 18-19 Maret 2026. Puncak Balik: 24-25 Maret dan 28-29 Maret 2026.

Untuk mengantisipasi kemacetan, telah diterbitkan Surat Keputusan Bersama (SKB) yang mengatur pembatasan angkutan barang, sistem one way, contra flow, hingga ganjil-genap.

Tags
beritaTerkait
Operasi Senyap Satresnarkoba Polrestabes Medan Bongkar Home Industri Pod Getar Kombinasi Zat Berbahaya
Main di Medan, BD Narkoba Asahan Diringkus,10.447 Butir Ekstasi dan 828 Vape Narkoba Disita
Ketua DPRD Sumut Temui Massa Aksi BEM USU, Terima Sembilan Tuntutan
Usai Aksi Demonstrasi, Kapolrestabes Medan Ajak Kutip Sampah
Demo di DPRD Sumut Memanas, Kapolrestabes Medan Turun Tangan Redam Massa: "Saya Berdiri di Sini untuk Kalian"
BK DPRD Medan Akan Panggil Anggota Fraksi NasDem Inisial AT, Diduga Aniaya Robin Marojahan Silalahi
komentar
beritaTerbaru