Resmi Pimpin Polda Sumut, Irjen Pol Sonny Irawan Disambut Ulos dan Tarian Tradisional
POSMETRO MEDAN, Medan Kapolda Sumatera Utara yang baru, Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H., mendapat sambutan adat dan penghormatan jaj
Medan 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan- Nasib nahas menimpa Guntur Sugoro (41), seorang satpam SPPG yang menjadi korban pembegalan pada Senin malam (11/5) lalu, di kawasan Percut Sei Tuan. Setelah berhasil lolos dari kepungan lima pelaku, perjuangan Guntur untuk sembuh justru mendatangkan persoalan baru.
Malam itu, dengan luka bacok dan peluru senapan angin yang bersarang di punggungnya, Guntur langsung dilarikan ke klinik terdekat. Karena luka yang cukup serius, ia kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Haji Medan untuk mendapatkan penanganan darurat.
Namun di RS Haji, Guntur tidak mendapatkan tanggapan medis yang cepat. Dalam kondisi tubuh yang terus melemah, ia akhirnya dipindahkan ke RS dr. Pirngadi Medan dengan harapan bisa segera menjalani operasi pengangkatan proyektil peluru.
Baca Juga:
Bukannya dioperasi, pihak RS dr. Pirngadi justru hanya menjahit dan memperban luka tembak tersebut tanpa mengeluarkan peluru yang tertanam. Dokter yang menangani menyatakan peluru timah itu tidak berbahaya dan langsung mengizinkan Guntur pulang ke rumah.
Guntur hanya bisa pasrah beristirahat di rumahnya dengan kondisi peluru yang masih mengendap di dalam tubuh. Ia mengaku sering merasakan sesak di dada, namun tidak bisa berbuat banyak karena biaya operasi mandiri ditaksir mencapai Rp 60 juta hingga Rp 100 juta.
Baca Juga:
Melihat kondisi tersebut, Ketua ABUJAPI Sumut, Fedriansyah Lubis, ST, langsung memberikan respons tegas terkait situasi yang dihadapi oleh korban.
"Saya minta kasus yang menimpa Guntur Sugoro ini benar-benar menjadi perhatian serius bagi semua pihak. Kami tidak ingin ada kesan pembiaran terhadap korban kejahatan jalanan, apalagi kondisi peluru masih bersarang di tubuhnya. Hak penanganan medis dan kepastian hukum untuk korban harus segera dituntaskan agar tidak menjadi dampak buruk ke depannya," tegas Fedriansyah, Senin (25/5/2026).
Penanganan dari RS dr. Pirngadi Medan ini juga memantik kritik dari Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini, yang menyatakan kekecewaan mendalam atas perlakuan rumah sakit terhadap pasien.
"Rumah sakit semestinya memberikan pelayanan terbaik kepada pasien dengan standar prosedur yang sesuai. Pasien harus dirawat sampai sembuh, tidak boleh pulang sebelum dinyatakan sembuh oleh dokter. Saya kecewa atas perlakuan RS Pirngadi terhadap pasien, ini tidak memenuhi standar pelayanan yang baik," ujar Yahya Zaini.
Yahya juga meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk segera turun tangan melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap prosedur penanganan pasien di rumah sakit tersebut.
"Meminta Kemenkes untuk menegur sekaligus melakukan pengawasan terhadap penanganan pasien yang dilakukan RS Pirngadi Medan. Jika terdapat kesalahan prosedur pelayanan, jangan segan-segan untuk memberikan sanksi secara tegas," tambah Yahya.
Pemerintah Kota Medan merespons persoalan biaya korban kejahatan melalui Wali Kota Rico Tri Putra Bayu Waas yang mengeluarkan Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 26 Tahun 2026.
Melalui Perwal ini, Pemerintah Kota Medan menegaskan akan menanggung penuh seluruh biaya pengobatan warga yang menjadi korban begal menggunakan anggaran APBD, mengingat kasus kejahatan jalanan seperti ini selama ini tidak dicover oleh BPJS Kesehatan.
Sementara itu, proses hukum atas peristiwa pembegalan ini dipastikan tetap berjalan. Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Andrian Risky Lubis, menyatakan bahwa pihaknya saat ini masih terus melakukan penyelidikan intensif untuk memburu kelima pelaku. (Bgs)
POSMETRO MEDAN, Medan Kapolda Sumatera Utara yang baru, Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H., mendapat sambutan adat dan penghormatan jaj
Medan 4 jam lalu
Samosir Ekspansi Bawang Putih Hingga 2.000 Hektare, Bupati Vandiko Gultom Butuh Dukungan Alsintan dan Irigasi.
Sumut 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Tiga Lingga Memanfaatkan waktu istirahat dengan kegiatan yang positif menjadi salah satu bagian dari upaya MIN 4 Dairi dal
Sumut 4 jam lalu
Walikota Medan Rico waas didampingi OPD serta Camat
Medan 5 jam lalu
Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dampingi Walikota Medan Rico Waas
Medan 6 jam lalu
POSMETRO MEDANKepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan terus mengalir melalui DPC Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Kota M
Medan 6 jam lalu
POSMETRO MEDANSeorang pria yang diduga merupakan mahasiswa baru meninggal dunia usai melompat dari lantai 20 Gedung Universitas Prima Indone
Peristiwa 11 jam lalu
Walikota Medan Rico Waas tinjau RTLH Belawan
Medan 12 jam lalu
Kegiatan HUT TNI
Medan 21 jam lalu
Pj sekda Kota Medan Erfin Fachrurrazi memberikan arahan
Medan 21 jam lalu