Kamis, 30 Juli 2026

Hari Lahir Pancasila, Bobby Nasution Tegaskan Pancasila Jadi Jawaban Tantangan Global

Salamuddin Tandang - Senin, 01 Juni 2026 21:26 WIB
Hari Lahir Pancasila, Bobby Nasution Tegaskan Pancasila Jadi Jawaban Tantangan Global
Munawar Harahap
Gubernur Bobby Afif Nasution sebagai Inspektur Upacara Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 Provinsi Sumatera Utara di Lapangan Astaka Jalan William Iskandar, Deliserdang, Senin (1/6/2026).

POSMETRO MEDAN,DELISERDANG – Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution, memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Lapangan Astaka, Jalan Pancing, Deliserdang, Senin (1/6/2026). Pada kesempatan tersebut, Bobby menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila tetap relevan, tidak hanya bagi bangsa Indonesia, tetapi juga dalam menghadapi berbagai tantangan global saat ini.

"Pancasila sangat relevan, bukan hanya untuk seluruh masyarakat Indonesia, tetapi juga untuk kondisi global saat ini," ujar Bobby usai memimpin upacara.

Bobby juga mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Menurutnya, semangat Pancasila harus tercermin dalam setiap pelaksanaan tugas pemerintahan.

Baca Juga:

Dalam upacara tersebut, Bobby membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi. Dalam pidato itu disampaikan bahwa Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap hidup dan menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia.

"Peringatan Hari Lahir Pancasila merupakan momen refleksi untuk memastikan bahwa api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia," ujar Yudian dalam pidatonya.

Baca Juga:

Yudian menegaskan, Pancasila telah terbukti menjadi bintang penuntun bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan zaman. Di tengah dunia yang diwarnai ketidakpastian dan ancaman fragmentasi, Indonesia tetap mampu berdiri kokoh sebagai bangsa yang bersatu dalam keberagaman.

Menurutnya, keberhasilan Indonesia menjaga persatuan di tengah lebih dari 17.000 pulau dan ratusan kelompok etnis menjadi bukti nyata kekuatan nilai-nilai Pancasila.

"Pancasila adalah jangkar moral kita dalam menghadapi turbulensi global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik," kata Yudian.

Pada kesempatan itu, Yudian juga berpesan kepada para menteri dan kepala daerah agar setiap kebijakan publik yang dihasilkan senantiasa berlandaskan prinsip keadilan sosial serta berpihak kepada seluruh lapisan masyarakat.

"Kepada para Menteri dan Kepala Daerah, saya titipkan Pancasila di tangan kalian. Pastikan setiap kebijakan publik yang lahir berlandaskan keadilan sosial, memenuhi rasa keadilan publik, menjamin hak-hak masyarakat terkecil, dan tidak membiarkan ada rakyat yang merasa ditinggalkan. Kita harus terus melawan segala bentuk intoleransi dan radikalisme yang dapat merusak harmonisasi kebangsaan kita," ujar Yudian.

Tags
beritaTerkait
Sudaryono Mengaku Tak Mau Terima Tamu di Kantor Terkait Dapur MBG
Polsek Belawan Tangkap 4 Pelaku Pungli Berkedok Parkir Liar di Dermaga Bandar Deli
Bulog Perkuat Serapan Gabah di Simalungun, TNI Dampingi Panen Bersama
Paulus: Presisi Harus Dibuktikan, Jangan Cuma Sekadar Slogan
Gibran Dorong RUU Perampasan Aset: Koruptor Jangan Cuma Kehilangan Jabatan, Tapi Juga Hartanya
Polres Asahan Gagalkan Penyelundupan Sabu 40,21 Gram ke Provinsi Riau
komentar
beritaTerbaru