Jumat, 07 Agustus 2026

Bareskrim Polri Amankan DPO Jaringan Fredy Pratama, Ungkap Peran Pengendali Keuangan Sindikat Narkotika Internasional

P. Silalahi - Minggu, 21 Juni 2026 17:30 WIB
Bareskrim Polri Amankan DPO Jaringan Fredy Pratama, Ungkap Peran Pengendali Keuangan Sindikat Narkotika Internasional
humas.polri.go.id
Frans Antoni, yang masuk DPO yang diduga terlibat dalam jaringan narkotika internasional yang dipimpin Fredy Pratama, diamankan personel Bareskrim Pori.

Selain berperan dalam pengiriman uang lintas negara, Frans Antoni juga diketahui menerima setoran tunai senilai total 1.200.000 Dolar Singapura dari Kosnadi Irwan alias Uncle.

Penyidik turut menemukan keterlibatan tersangka dalam penguasaan tiga rekening penampungan Bank BCA yang menggunakan identitas adik kandungnya, Steven Antoni yang diduga dipakai untuk menampung dan mengalirkan dana hasil kejahatan.

Baca Juga:

Tiba di Indonesia, Frans Antoni langsung diperiksa intensif. Pemeriksaan ini difokuskan menelusuri seluruh aliran dana sindikat, memetakan jaringan pendukung yang masih aktif, serta memperkuat upaya pengejaran terhadap Fredy Pratama yang hingga kini masih berstatus buronan internasional dan masuk dalam daftar Red Notice.

Kadivhumas Polri, Johnny Eddizon Isir dalam website resminya itu mengatakan keberhasilan pengamanan Frans Antoni merupakan hasil kerja sama yang erat antara Polri dengan berbagai pihak, termasuk otoritas terkait di Malaysia dan perwakilan Pemerintah Indonesia di luar negeri.

Baca Juga:

"Frans Antoni merupakan salah satu figur penting dalam struktur jaringan Fredy Pratama. Perannya tidak hanya sebagai pelaksana di lapangan, tetapi juga sebagai pengendali keuangan dan penghubung jaringan internasional. Penangkapannya menjadi langkah strategis untuk membongkar secara menyeluruh struktur organisasi dan aliran dana sindikat narkotika internasional itu," ujar Johnny kepada pers di Jakarta, Sabtu (20/6/2026).

Ia menegaskan Polri akan terus melakukan pengembangan terhadap perkara tersebut guna menelusuri aset-aset hasil tindak pidana narkotika dan menindak seluruh pihak yang terlibat.

"Polri berkomitmen menindak tegas setiap pelaku kejahatan narkotika, termasuk pihak-pihak yang berperan dalam pencucian uang hasil kejahatan. Kami akan terus mengejar para pelaku yang masih buron, termasuk Fredy Pratama, serta menyita aset-aset yang berasal dari hasil tindak pidana untuk memutus mata rantai kejahatan narkotika sampai ke akarnya," tegasnya.***

Editor
: P. Silalahi
Tags
beritaTerkait
Pilot Malaysia Airlines Selundupkan Ekstasi, Positif Sabu saat Terbangkan Pesawat
Lembah Lenggong Menutup Rangkaian Geofest 2026
Kantor Imigrasi Medan Gelar Pasporia di Uniplaza, Cara Mendekatkan Layanan ke Masyarakat
Siswi SD Labuhanbatu Raih Emas ASMC 2026 di Malaysia
Meledak! Bar Terbakar di Thailand, 27 Orang Tewas
Satres Narkoba Polrestabes Medan Gagalkan Peredaran 128 Pod Getar, Dikendalikan Jaringan Malaysia
komentar
beritaTerbaru