Jumat, 14 Agustus 2026

Dihipnotis, Gelang Emas Bernilai Rp100 Juta Raib, Warga Labuhanbatu Utara Ini Cuma Bisa Menangis...

P. Silalahi - Senin, 29 Juni 2026 11:22 WIB
Dihipnotis, Gelang Emas Bernilai Rp100 Juta Raib, Warga Labuhanbatu Utara Ini Cuma Bisa Menangis...
Facebook @Sekilas Sumut
Diduga dihipnotis ibu ini cuma bisa menangis, tak menyangka gelang emasnya bernilai Rp100 juta hilang dibawa kabur pelaku.

POSMETRO MEDAN- Dihipnotis, seorang ibu yang tercatat sebagai warga Pulohopur, Kabupaten Labuhanbatu Utara menangis.

Korban diduga menjadi korban hipnotis hingga kehilangan gelang emas.

Peristiwa itu disebut terjadi saat korban berada di Pekan Aek Kota Batu, Minggu, 28 Juni 2026.

Baca Juga:

Info yang beredar, sebelum kejadian korban sempat berbincang dengan seseorang yang diduga sebagai pelaku.

Baca Juga:

Saat itu, seperti penjelasan sebuah postingan anonim Facebook @Sekilas Sumut yang terlihat Posmetro Medan pada Senin 29 Juni 2026, percakapan keduanya tidak menimbulkan kecurigaan dari warga sekitar.

Seorang pedagang cabai di lokasi mengaku sempat melihat korban dan terduga pelaku berbicara layaknya sudah saling mengenal.

Karena itu, warga tidak menyangka akan terjadi dugaan tindak kejahatan.

Tidak lama setelah percakapan itu, korban baru menyadari gelang emas yang dikenakannya telah hilang.

Korban kemudian terlihat menangis di lokasi karena kehilangan perhiasannya itu.

Gelang emas yang hilang itu diperkirakan bernilai Rp100 juta. Kehilangan ini membuat korban terpukul, terlebih peristiwa itu terjadi di kawasan pasar yang ramai aktivitas warga.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kronologi pasti kejadian tersebut.

Belum diketahui pula apakah kasus dugaan hipnotis dan hilangnya gelang emas itu sudah dilaporkan secara resmi kepada aparat kepolisian.

Karena itu, dugaan modus yang digunakan pelaku masih belum dapat dipastikan. Penyebab pasti hilangnya gelang emas itu masih menunggu penelusuran lebih lanjut dari pihak terkait.

Peristiwa ini menjadi pelajaran berharga bagi kita agar tetap waspada saat berada di tempat ramai.

Warga diimbau tidak mudah percaya kepada orang yang baru dikenal dan menghindari penggunaan perhiasan mencolok saat beraktivitas di ruang publik.

Masyarakat juga diminta segera melapor kepada pihak berwajib apabila mengalami atau melihat kejadian mencurigakan.

Langkah cepat itu penting agar aparat dapat menelusuri kejadian dan mencegah peristiwa serupa kembali terjadi.***

Editor
: P. Silalahi
Tags
beritaTerkait
Residivis Main Narkoboy Lagi, Eh...Terciduk Lagi
Diduga Pasutri Bebas Edarkan Sabu di Sei Pelancang, Polisi Diminta Lakukan Penyelidikan
Kakanwil Ditjenpas Sumut: 630 Warga Binaan di Tanjung Gusta Buta Huruf
Korupsi Kuota Haji Eks Menag Yaqut, Didakwa Rugikan Negara Rp622 Miliar
Gasak Emas 53 Gram dan Ponsel, Sopir Angkot di Tapanuli Tengah 'Gol'
Sambut HUT Ke-81 RI, Ketua GRIB Jaya Labuhanbatu Gelar Turnamen Catur Antarwartawan
komentar
beritaTerbaru