Selain mengevaluasi program yang telah berjalan, MPKW Sumut-Aceh juga memaparkan rencana penyelenggaraan Rakernas V MPK Indonesia. Forum nasional yang akan diikuti pengurus MPK wilayah dari berbagai provinsi itu diharapkan menjadi momentum strategis untuk merumuskan arah kebijakan dan program prioritas dalam meningkatkan mutu pendidikan Kristen di Indonesia.
RE Nainggolan menilai dukungan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Kepolisian Republik Indonesia, menjadi faktor penting dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang aman, kondusif, dan produktif. Ia juga mengapresiasi perhatian Kapolda Sumut terhadap pengembangan sumber daya manusia, yang antara lain diwujudkan melalui pembangunan berbagai fasilitas olahraga, sarana pelatihan, serta Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di lingkungan Polda Sumut.
Baca Juga:
Menanggapi paparan tersebut, Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto menyatakan dukungannya terhadap berbagai program MPKW Sumut-Aceh, termasuk penyelenggaraan Rakernas V MPK Indonesia.
Menurutnya, pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan memiliki integritas.
Baca Juga:
"Sinergi antara pemerintah, Polri, lembaga pendidikan, tokoh masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan harus terus diperkuat. Kolaborasi ini penting untuk mempersiapkan generasi penerus yang berkualitas dan mampu menjawab tantangan masa depan," ujar Kapolda.
Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Pertemuan ditutup dengan penyerahan cendera mata sebagai simbol penghormatan dan komitmen untuk memperkuat kerja sama, dilanjutkan dengan sesi foto bersama.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Ketua Dewan Penasehat MPKW Sumut-Aceh Pdt. R. Bambang Jonan, serta jajaran pengurus MPKW, yakni Dra. Kasman Sembiring, M.Si., Dra. Veronika Sitanggang, M.Psi., Parapat Gultom, Ph.D., dan Jadi Pane, S.Pd., M.M.
Tags
beritaTerkait
komentar