Kamis, 23 Juli 2026

Angin Puting Beliung Terjang Kawasan Industri di Batam, 2 Shelter Pekerja Rusak

Faliruddin Lubis - Kamis, 23 Juli 2026 19:26 WIB
Angin Puting Beliung Terjang Kawasan Industri di Batam, 2 Shelter Pekerja Rusak
X
Fenomena cuaca ekstrem berupa angin puting beliung menerjang kawasan industri PT VME Process di Kelurahan Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

POSMETRO MEDAN,Batam – Fenomena cuaca ekstrem berupa angin puting beliung menerjang kawasan industri PT VME Process di Kelurahan Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Rabu (22 Juli 2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

Angin kencang yang datang secara tiba-tiba tersebut merusak dua shelter pekerja serta menerbangkan atap berbahan spandek dan material bangunan lainnya.

Video yang beredar luas di media sosial menunjukkan situasi mencekam di lokasi. Pekerja yang semula berteduh di bawah shelter terlihat panik dan berlarian mencari tempat aman saat angin semakin mengganas. Suara teriakan "Minggir semua, bahaya!" terdengar dalam rekaman tersebut.

Baca Juga:

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini. Kepala Seksi Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam, Suratman, menjelaskan bahwa puting beliung terjadi dalam waktu sangat singkat, sekitar lima menit, akibat kondisi atmosfer tidak stabil di mana udara panas bertemu awan hujan.

Kapolsek Batu Ampar, Kompol Amru Abdullah, mengonfirmasi bahwa kejadian berlangsung sebentar dan tidak menimbulkan korban.

Baca Juga:

"Korban jiwa nihil. Hanya dua shelter pekerja yang mengalami kerusakan," kata Amru.

Polisi telah menempatkan personel di lokasi untuk mengamankan area dan mencegah warga mendekat karena material bangunan yang berserakan.

Wilayah pesisir Batam seperti Tanjung Sengkuang diketahui rawan terhadap fenomena puting beliung. BMKG mengimbau masyarakat, khususnya di wilayah pesisir, untuk tetap waspada dalam dua hari ke depan karena cuaca masih tidak menentu.

Warga diminta menghindari berteduh di bawah pohon besar atau bangunan tidak kokoh saat hujan deras disertai angin kencang, serta terus memantau informasi prakiraan cuaca.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi lebih lanjut mengenai kerugian material yang ditimbulkan atau langkah pemulihan dari pihak perusahaan. (BBS)

Tags
beritaTerkait
Ayah dan Anak Kompak Curi Sepeda Motor, 4 Pelaku Ditangkap
Melihat dari Dekat Sosok Abidin Hasibuan, Sang 'Crazy Rich' Batam
Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang Salurkan Bantuan Kemanusiaan
Seorang Tukang Las Nekat Rakit Senjata Api dan Senapan Angin di Rumahnya, Terancam 20 Tahun Penjara
Cara Rico Waas Nyalakan Semangat Atlet Belia
Camat Medan Tuntungan Berani Perangin-rangin, Dukung Percepatan Perencanaan dan Pelaksana  Pembangunan
komentar
beritaTerbaru