Sabtu, 08 Agustus 2026

Krisis Damkar di Panai Hulu, Dua Rumah Warga Tanjung Sarang Elang Ludes Dilalap Api

Evi Tanjung - Sabtu, 08 Agustus 2026 20:20 WIB
Krisis Damkar di Panai Hulu, Dua Rumah Warga Tanjung Sarang Elang Ludes Dilalap Api
Kholik
Lagi terjadi kebakaran kali ini Desa Tanjung Sarang Elang Kabupaten Labuhanbatu Provinsi Sumatera Utara. Sabtu, (8/8/2026) sekira pukul 17.00 Wib dua unit rumah ludes terbakar

"Semoga keluarga yang terkena musibah diberikan ketabahan, kekuatan, dan kesabaran dalam menghadapi cobaan ini. Kami juga berharap bantuan dan kepedulian dari berbagai pihak dapat meringankan beban keluarga yang terdampak."

"Mari kita bersama-sama memberikan dukungan dan membantu saudara kita yang sedang mengalami musibah. Semoga Allah SWT memberikan perlindungan, kemudahan, serta mengganti segala yang hilang dengan rezeki dan keberkahan yang lebih baik.' Tutupnya.

Baca Juga:

Kondisi tersebut menambah panjang kekhawatiran masyarakat terhadap penanganan kebakaran di wilayah Panai Hulu. Ketika api mulai membesar, keberadaan armada dan personel pemadam kebakaran menjadi salah satu faktor penting untuk mencegah api meluas dan menekan kerugian warga.

Persoalan ketersediaan layanan Damkar di Panai Hulu kembali menjadi sorotan. Masyarakat tentu mempertanyakan sejauh mana kesiapsiagaan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu dalam memberikan perlindungan terhadap warga ketika musibah kebakaran terjadi.

Baca Juga:

Bagi warga, kebakaran bukan sekadar persoalan kehilangan bangunan. Rumah merupakan tempat berlindung sekaligus tempat menyimpan harta benda dan kenangan keluarga. Ketika semuanya dilalap api, kerugian yang ditanggung bukan hanya materi, tetapi juga trauma dan kehilangan rasa aman.

"Peristiwa di Desa Tanjung Sarang Elang ini semestinya menjadi momentum bagi Pemerintah Daerah (Pemda) untuk mengevaluasi secara serius sistem penanggulangan kebakaran di Panai Hulu. Ketersediaan armada, personel, akses menuju lokasi kejadian, hingga kecepatan respons perlu menjadi perhatian."

"Jangan sampai persoalan Damkar baru kembali dibicarakan setelah api menghanguskan rumah warga. Sebab, dalam situasi kebakaran, setiap menit sangat berharga." Ujar salah seorang yang turut menyaksikan musibah tersebut.

Dua rumah warga yang kini tinggal puing seharusnya menjadi pengingat bahwa pelayanan dasar berupa perlindungan dari bencana kebakaran bukan sekadar fasilitas tambahan, melainkan kebutuhan mendesak dan jadi tuntutan masyarakat.

Turut membantu dan pengamanan, Kanit Polsek Panai Tengah, IPDA Erik Riyanto, Bhabinkamtibmas dan beberapa personil. (K**)

Tags
beritaTerkait
Pereli Ryan Nirwan Kuasai 3 SS Awal APRC Tobasari, Ijeck Menempel Ketat
Beban Bulanan Turun Drastis, Pemkab Taput Restrukturisasi Pinjaman PEN Jadi 15 Tahun‎
Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Api di Perlintasan Tanpa Palang Tebing Tinggi
Kunker ke Tapteng, Kapolda Sumut Letakkan Batu Pertama Pembangunan Rusun Polres Tapanuli Tengah
PWI Beri Kesempatan KTA Yang Mati Lebih Dari Setahun Diaktifkan Kembali
Sambut HUT Ke-81 RI, Ketua GRIB Jaya Labuhanbatu Gelar Turnamen Catur Antarwartawan
komentar
beritaTerbaru