Pemkab Buka Festival Drumband Piala Bupati Taput
Dukung Pembentukan Karakter Generasi Muda, Pemkab Buka Festival Drumband Piala Bupati Taput
Sumut 27 menit lalu
POSMETRO MEDAN- Dana desa diduga jadi pemicu ratusan warga membakar tujuh kantor pemerintahan di Kabupaten Puncak, Papua Tengah, pada Selasa (11/8/2026) malam.
Menurut Kapolres Puncak AKBP Domingos Ximenes,--seperti dikutip dari sebuah postingan anonim facebook @DaNury Rutchiatz yang terlihat POSMETRO MEDAN pada Kamis 13 Agustus 2026-- massa awalnya mendatangi Bank Papua untuk menerima penyaluran dana desa. Massa disebut mulai berkumpul sekitar pukul 11.36 WIT.
"Awalnya massa datang untuk menerima penyaluran dana desa sekitar pukul 11.36 WIT di Bank Papua," kata Domingos saat dikonfirmasi.
Baca Juga:
Namun hingga sekitar pukul 17.40 WIT, dana desa yang ditunggu disebut belum diterima. Massa kemudian bergerak menuju Kantor Pemberdayaan Masyarakat Kampung (PMK).
Di lokasi tersebut, Bupati Puncak Elvis Tabuni sempat menemui dan berdialog dengan massa. Namun, massa disebut tidak puas dengan hasil dialog tersebut.
Baca Juga:
"Massa kemudian melakukan pembakaran terhadap Kantor PMK," ujar Domingos.
Aksi selanjutnya meluas ke sejumlah kantor pemerintahan lainnya. Total tujuh kantor dilaporkan menjadi sasaran pembakaran.
Kantor PMK, Kantor Bupati Puncak, Kantor DPRD, Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Kantor Kesbangpol, Kantor Dinas Sosial, serta Kantor Keuangan.
Selain kantor pemerintahan, satu unit kendaraan roda empat yang terparkir di halaman Kantor Bupati Puncak juga dilaporkan ikut dibakar.
Polisi kemudian dikerahkan untuk mengendalikan situasi dan mencegah aksi meluas. Personel Polres Puncak mendapat bantuan dari personel Satgas Operasi Damai Cartenz.
Domingos mengatakan sekitar 40 personel diturunkan ke lokasi. Mereka dipimpin Kasat Sabhara dan turut didampingi sejumlah tokoh masyarakat.
"Untuk menghentikan aksi pembakaran, ada 40 personel yang dipimpin Kasat Sabhara bersama beberapa tokoh masyarakat diturunkan untuk memberikan imbauan kepada massa agar membubarkan diri," jelasnya.
Polisi bersama tokoh masyarakat masih berupaya mengurai massa dan mengendalikan situasi di lokasi.
Hingga kini, aparat masih melakukan penanganan dan pendalaman terkait aksi pembakaran sejumlah fasilitas pemerintahan itu.
Dukung Pembentukan Karakter Generasi Muda, Pemkab Buka Festival Drumband Piala Bupati Taput
Sumut 27 menit lalu
Jelang HUT RI, PWPM Datang Membawa Pesan Wartawan Senior Tak Boleh Dilupakan.
Medan 32 menit lalu
Wali Kota Sibolga Buka Turnamen Sepak Bola Gebyar Kemerdekaan, Pererat Sinergi Forkopimda.
Sumut 45 menit lalu
Pemprov Sumut Tegaskan ProbisUHC, Warga Cukup Tunjukkan KTP untuk Berobat.
Sumut 48 menit lalu
Siswa SMA di Berastagi Diduga Keracunan Usai Santap Makanan Bergizi Gratis
Sumut 52 menit lalu
Tiga Pekerja DLH Kota Tanjungbalai Tersengat Listrik Tegangan Menengah Saat Pasang Bendera di Tugu Segitiga.
Peristiwa 55 menit lalu
Bea Cukai Jayapura Gagalkan Pengiriman 16.000 Batang Rokok Ilegal Melalui Layanan Pos
Inter-Nasional 60 menit lalu
Kadis SDABMBK Kota Medan Khairul Azmi Tinjau Pasar Petisah, Dorong Penataan Trotoar Dan Infrastruktur Pendukung.
Medan satu jam lalu
Dana desa diduga jadi pemicu ratusan warga membakar tujuh kantor pemerintahan di Kabupaten Puncak, Papua Tengah.
Peristiwa satu jam lalu
Satuan Reserse Narkoba Polres Labuhanbatu mengamankan FR (46), seorang residivis kasus narkotika, di Kecamatan Rantau Utara, Labuhanbatu.
Sumut satu jam lalu