Demo Memanas Hingga Malam, Massa Main Bakar, Lempari Pagar Gedung DPR RI
Massa Melempari Pagar Gedung DPR RI dengan Kayu, Batu, dan Botol Minuman.
Peristiwa 33 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Jakarta – Massa pengunjuk rasa melempari kayu, batu, hingga botol minuman ke pagar Gedung DPR RI pada Kamis (27/8/2026).
Kejadian ini berlangsung setelah sebagian massa yang sebelumnya berunjuk rasa membubarkan diri, sementara gelombang massa lain tetap bertahan dan situasi memanas menjelang sore hingga malam hari.
Aksi unjuk rasa di depan kompleks parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, dimulai sejak pagi. Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) menjadi salah satu kelompok utama yang datang membawa tuntutan, antara lain desakan agar Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset segera diselesaikan dan disahkan, serta penerapan hukuman mati bagi pelaku korupsi.
Baca Juga:
Setelah melakukan audiensi dengan pimpinan DPR RI, koordinator AMPB Supriyono alias Botok membacakan surat komitmen. Pimpinan DPR menyatakan akan menyelesaikan pembentukan RUU Perampasan Aset paling lambat 15 Desember 2026. Massa AMPB kemudian membubarkan diri secara tertib sekitar pukul 12.00 WIB dan meninggalkan kawasan Gedung DPR/MPR RI.
Meski demikian, aksi belum berakhir. Massa dari berbagai elemen, termasuk Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM), mahasiswa, pelajar, dan kelompok masyarakat sipil lainnya, terus berdatangan. Menjelang sore, jumlah massa bertambah dan situasi mulai memanas.
Baca Juga:
Massa terlihat membakar dedaunan dan sampah di dekat gerbang masuk Jalan Gatot Subroto, mencoba merobohkan atau menggoyang pagar, memanjat pagar, serta melempar botol air minum, batu, dan benda lain ke arah kompleks parlemen serta aparat yang berjaga.
Ada pula laporan pelemparan kayu. Sebagian massa sempat masuk ke Jalan Tol Dalam Kota dan menutup lajur menuju Grogol, bahkan melempari sebuah mobil yang diduga milik pejabat hingga kaca depan rusak.
Setelah melewati batas waktu demonstrasi pukul 18.00 WIB, polisi mulai membubarkan massa. Aparat mengerahkan water cannon, menembakkan gas air mata, dan membentuk barikade.
Massa dipukul mundur ke arah Senayan, Slipi, dan Pejompongan. Beberapa pos polisi dan fasilitas di sekitar lokasi dilaporkan mengalami kerusakan atau terbakar dalam rangkaian kejadian malam hari.
Polda Metro Jaya sebelumnya juga menangkap 65 orang yang diduga membawa barang berbahaya dan berpotensi memancing kericuhan. Hingga malam hari, situasi di sekitar Gedung DPR masih dipantau ketat oleh aparat gabungan.
Massa Melempari Pagar Gedung DPR RI dengan Kayu, Batu, dan Botol Minuman.
Peristiwa 33 menit lalu
Pangdam I/BB Datang ke Kodim 0206/Dairi, Tekankan Prajurit Tetap Tulus Mengabdi dan Bijak Bermedia Sosial.
Sumut 49 menit lalu
Kurang dari 24 Jam, Polda Sumut Ungkap Perampokan dan Pembunuhan Driver Taksi Online.
Kriminal 53 menit lalu
Selangkah Lagi Pecah Bintang, Kombes Pol Reynold Hutagalung Kini Menjabat Kapolres Metro Jakpus.
Profil satu jam lalu
POSMETROMEDAN, Medan Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo SS, bersama pemerintah daerah seSumatera Utara menandatangani kesepakat
Sumut 3 jam lalu
Sebagai Rookie of the Year 2025, Aldeguer termasuk mencetak kemenangan perdana di MotoGP.
Sport 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo SS, menandatangani Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama tentang Pe
Sumut 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Tanjung Morawa Pemerintah Kabupaten Deli Serdang menyiapkan Rp4,25 miliar beasiswa bagi 7.000 pelajar SD dan SMP melalui
Sumut 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Tanjung Morawa Pemerintah Kabupaten Deli Serdang mendorong Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kabupaten De
Sumut 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H., kembali turun langsung menjadi negosiator saat p
Medan 4 jam lalu