Selasa, 29 September 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin, Terjadi Kepanikan di Tengah Laut

P. Silalahi - Kamis, 13 Agustus 2026 19:00 WIB
Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin, Terjadi Kepanikan di Tengah Laut
facebook @Sumba tv
KMP Putri Yasmin yang terbakar di tengah lautan.

POSMETRO MEDAN- Insiden mencekam menimpa Kapal Motor Penyeberangan/ KMP Putri Yasmin yang kebakaran saat berlayar menyeberangi Selat Lombok dari Pelabuhan Padangbai, Bali, menuju Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, pada Rabu (12/8/2026) dini hari.

Di antara 131 orang yang berada di atas kapal, sejumlah penumpang terkonfirmasi berasal dari Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Berdasarkan dokumen daftar manifes evakuasi penumpang KMP Putri Yasmin yang berhasil diselamatkan oleh KMP Portlink II, berikut identitas warga asal Sumba yang masuk dalam daftar korban selamat, seperti dikutip dari sebuah postingan anonim facebook @Sumba tv yang terlihat POSMETRO MEDAN pada Kamis 13 Agustus 2026.

Baca Juga:

Jefriyanus Tanggu Dedo (Laki-laki, lahir 27 November 2003) — Alamat: Sumba

Nangto (Laki-laki, lahir 28 April 2006) — Alamat: Sumba Timur

Baca Juga:

Dominggus Djami (Laki-laki, lahir 7 Agustus 1989) — Alamat: Patawang, Sumba Timur

Perlin Banaku Kahi SE (Perempuan, lahir 18 Februari 1990) — Alamat: Prai Paha, Sumba Timur

Oktavia Warni Samuel (Perempuan, lahir 20 Agustus 1968) — Alamat: Patawang, Sumba Timur

Ferly Reru Manggurima (Laki-laki, lahir 2 Desember 2000) — Alamat: Praibakul, Sumba Timur

Kronologi Kebakaran dan Kepanikan di Tengah Laut

Peristiwa kebakaran terjadi di perairan lepas pantai Sekotong sekitar pukul 04.15 WITA. Asap tebal mendadak membumbung dan memenuhi area kapal, memicu kepanikan meluas di antara para penumpang. Dalam rekaman video berdurasi 50 detik yang beredar di media sosial, para penumpang terlihat telah mengenakan jaket keselamatan sambil memanjatkan doa di tengah kepasrahan.

Laporan darurat pertama kali diterima Kantor SAR Mataram pada pukul 04.39 WITA dari Nakhoda RB 220 Mataram, Nurdin. Titik api diperkirakan muncul pada koordinat 8°43'12.37"S - 115°47'35.93"E, berjarak kurang lebih 16,84 mil laut dari posisi kapal penyelamat.

Operasi Penyelamatan Gabungan Skala Besar

Menanggapi laporan tersebut, tim SAR gabungan bergerak cepat dari markas pukul 04.45 WITA dan tiba di lokasi kejadian pada pukul 05.10 WITA. Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, menegaskan bahwa keselamatan seluruh jiwa menjadi prioritas utama.

Operasi evakuasi melibatkan sinergi lintas instansi dan berbagai armada:

Armada Utama SAR: Mengerahkan KN 220 Mataram, Rigid Inflatable Boat (RIB), Rigid Buoyancy Boat (RBB), serta KN SAR Arjuna dari Kantor SAR Denpasar.

Pantauan Udara: Dikerahkan helikopter milik SGi Air Bali untuk memaksimalkan pantauan udara.

Sinergi Lintas Instansi: Bantuan penuh dari TNI AL (KAL Lembar), Polairud, Polres Lombok Barat, Syahbandar Pelabuhan Lembar, KMP PortLink II, kapal yacht yang melintas, serta nelayan lokal Sekotong.

Total Penumpang dan Kondisi Evakuasi

Data manifes resmi mencatat kapal membawa total 131 orang, terdiri atas 114 penumpang (44 sopir/penumpang kendaraan, 53 penumpang kendaraan roda dua, 17 pejalan kaki) dan 17 orang awak kapal termasuk nakhoda.

Seluruh penumpang dan kru berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan dan kapal bantuan menuju Pelabuhan Padangbai di Bali dan Pelabuhan Lembar di Lombok.***

Editor
: P. Silalahi
Tags
beritaTerkait
5 Rumah Dekat SPBU di Sidikalang Diamuk Sijago Merah, Warga Mendadak Jadi 'Kameramen'
Polsek Tigapanah Sosialisasi Pencegahan Karhutla dan Pembentukan Warga Peduli Api
Polres Humbang Hasundutan Sosialisasi Bahaya Karhutla
Polsek Siantar Marihat Curhat Kamtibmas ke Warga Jalan Bahkora 2
Brimob Polda Sumut Tangani Kebakaran di KEK Sei Mangkei
Kebakaran Pabrik Sabun di KEK Sei Mangkei, 3 Karyawan Tewas, Begini Kronologisnya
komentar
beritaTerbaru