Polres Simalungun Tangkap Pencuri Ternak Lembu yang Sukses 2 Kali Beraksi
Sinergi Polsek Bosar Maligas Dan Jahtanras Polres Simalungun Berbuah Manis Pencuri Ternak Lembu Yang Beraksi Dua Kali Berhasil Diringkus.
Peristiwa 41 menit lalu
POSMETRO MEDAN- Sebanyak 260 siswa dari SMA Negeri 1 Berastagi dan SMA Bersama Berastagi, Kabupaten Karo, diduga keracunan setelah menyantap makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kejadian tersebut membuat para orang tua siswa khawatir dan mendatangi sejumlah rumah sakit tempat anak-anak mereka mendapatkan perawatan.
Para siswa yang mengalami keluhan kesehatan tersebut mendapat perawatan di Rumah Sakit Efarina Berastagi, Rumah Sakit Amanda, dan Rumah Sakit Umum (RSU) Kabanjahe. Sejumlah siswa di antaranya harus menjalani rawat inap.
Baca Juga:
Kamis (13/8/2026), pukul 20.30 Wib, Bupati Karo Antonius Ginting saat berada di RSU Kabanjahe mengatakan, pihaknya telah berkomunikasi dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dr. Sudaryono, terkait penanganan para siswa.
"Beliau tadi mengatakan agar dilakukan pelayanan terbaik dan mengantisipasi segala kemungkinan yang dapat memperburuk kondisi anak-anak sekolah di SMA Negeri Berastagi dan SMA Yayasan Bersama," ujar Antonius.
Baca Juga:
Menurut Antonius, hingga kini tercatat sebanyak 260 siswa mengalami keluhan kesehatan.
Namun, jumlah tersebut masih dapat bertambah apabila terdapat data terbaru dari pihak sekolah maupun rumah sakit.
Sebagai langkah tindak lanjut, kata Antonius, Kepala BGN telah meminta agar Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terkait dengan penyediaan makanan MBG tersebut ditutup sementara.
"Untuk sementara SPPG ditutup. Selanjutnya kita akan mendapatkan informasi lebih lanjut terkait kejadian ini," katanya.
Salah seorang siswa SMA Negeri 1 Berastagi, Triani Br Sitepu, mengaku mengalami sakit perut dan sesak setelah menyantap makanan MBG.
"Setelah makan, sekitar tiga puluh menit kemudian saya mengalami sakit perut dan sesak. Menu yang kami makan ikan tongkol, sedangkan sayurnya kol dan wortel. Saya juga melihat teman-teman banyak yang tumbang," ujar Triani.
Sementara itu, orang tua Triani, Adriana Br Ginting, meminta agar pelaksanaan program MBG dievaluasi dan untuk sementara tidak dilanjutkan sebelum aspek keamanan makanan benar-benar dipastikan.
"Kalau bisa MBG tidak lagi dilanjutkan. Kalaupun dilanjutkan, kesehatan anak-anak harus benar-benar dijaga agar kejadian seperti ini tidak terulang dan tidak mengganggu kesehatan mereka," pungkas Adriana.
Hingga berita ini diposting, penyebab pasti para siswa mengalami keluhan kesehatan tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan dan penelusuran dari pihak terkait. (JpG)
Sinergi Polsek Bosar Maligas Dan Jahtanras Polres Simalungun Berbuah Manis Pencuri Ternak Lembu Yang Beraksi Dua Kali Berhasil Diringkus.
Peristiwa 41 menit lalu
LIPPSU Pemberitaan Ketua KORMI Sumut Dipanggil Polda Hoaks!
Sumut 55 menit lalu
260 Siswa di Berastagi Diduga Keracunan Usai Santap MBG, Orang Tua Minta Program Dihentikan Sementara.
Peristiwa satu jam lalu
Puan Maharani Berjanji tak Ada Lagi Joget di DPR RI.
Inter-Nasional 2 jam lalu
Perkuat Sistem Merit, Pemkab Karo Ekspose Manajemen Talenta ASN di BKN Pusat.
Berita 3 jam lalu
Wakil Wali Kota Tanjungbalai Hadiri Haul ke25 Allahuyarham Syekh H Mustafa BS Rokan.
Sumut 3 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Jajaran Kecamatan Medan Baru bersama Koramil 05 Medan Baru dan Polsek Medan Baru membagikan Bendera Merah Putih kepad
Medan 3 jam lalu
BANPT Tetapkan UDA Tak Memenuhi Syarat Peringkat Akreditasi, Ini Pesan LLDikti Wilayah I ke Mahasiswa.
Medan 3 jam lalu
Posmetro Medan, Karo Pelaksanaan vaksinasi bagi siswa SD Negeri 047164 Seberaya, Kabupaten Karo, menuai tanda tanya. Pasalnya, Dinas Pendi
Peristiwa 4 jam lalu
Kader Muda Bantah Narasi Miring, Sebut Lokot Nasution Layak Pimpin Lagi Demokrat Sumut.
Sumut 4 jam lalu