Senin, 19 Oktober 2026
Pengakuan Miris Korban Banjir Bandang Nepal dan Tibet

Keluarga Saya Tersapu Banjir Di Depan Mata Saya...

Faliruddin Lubis - Jumat, 28 Agustus 2026 14:38 WIB
Keluarga Saya Tersapu Banjir Di Depan Mata Saya...
AP/BBC
Seorang gadis menangis saat menantikan kabar mengenai kerabatnya yang hilang di kota Bidur, Nepal.

POSMETRO MEDAN, Nepal– Banjir bandang dan longsor lumpur dahsyat yang menerjang kawasan perbatasan Nepal dan Daerah Otonom Tibet, China, pada Rabu (26/8/2026) pagi terus menelan korban.

Hingga Jumat (28/8/2026) pagi, jumlah korban tewas di Nepal telah mencapai 469 orang, sementara hampir 1.000 orang masih dinyatakan hilang di kedua sisi perbatasan.

Tidak ada kesempatan sama sekali untuk menyelamatkan diri. "Anggota keluarga saya tersapu banjir di depan mata saya," kata Kalpana Malla, warga Distrik Nuwakot, Nepal.

Baca Juga:

Kalpana mengatakan, ayah, ibu, saudara perempuan, dan anak-anak saudara perempuannya semuanya tersapu banjir dan longsor.

"Mereka tidak bisa melarikan diri dari banjir, tidak ada kesempatan sama sekali," katanya.

Baca Juga:

"Banjir ini merenggut segalanya. Saya dan putra saya memanjat atap rumah dan selamat, tapi saya tidak bisa menjelaskan bagaimana kami bisa selamat," ujarnya.

Putra Kalpana, Sugam Malla, berkata dia menyelamatkan ibunya dengan menarik tangannya.

"Sebelumnya saya telah memberikan ponsel saya kepada saudara perempuan saya agar tetap aman dan dapat menghubungi orang untuk meminta bantuan. Tapi sekarang dia tidak dapat dihubungi, ponselnya mati. Saya khawatir dia pasti tersapu banjir," kata Sugam.

Warga lainnya, Goma Pandit, kehilangan semua hewan ternaknya.

"Lahan pertanian saya juga hanyut. Sepuluh karung biji sawi, berton-ton jagung dan padi semuanya hilang. Tidak ada yang tersisa," ujarnya.

Tags
beritaTerkait
25 Tahun Posmetro Medan, Kenangan Mahadahsyat yang Tak Terlupakan
Data Pribadi Bocor Hingga Jadi Korban Penipuan, Ketum IWO Somasi PT Indah Logistik
Pimpin Apel, Bupati Ajak ASN Deli Serdang Doakan ASN Jayawijaya yang Gugur
Penumpang Sedang Terlelap, Kapal Tiba-tiba Miring
Gibran: Saya Minta Maaf, Pengobatan Akan Ditanggung Pemerintah...
Wakil Presiden RI Kunjungi Agnesia Korban Keracunan MBG di Berastagi
komentar
beritaTerbaru