Sejoli Buang Bayi Hasil Hubungan Gelap, Takut Ketahuan Orangtua Saat Mudik Lebaran
Motif Sejoli Buang Bayi di Asahan Takut ketahuan Orangtua Saat Pulang Jelang Idul Fitri.
Peristiwa 50 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Batu Bara— Kasus dugaan pencabulan terhadap anak yang diduga dilakukan oleh oknum pegawai PT Inalum berinisial TTBP menggugah keprihatinan dan gerakan nyata dari Komunitas Sedekah Jum’at (KSJ).
Tidak hanya prihatin, KSJ menyatakan sikap tegas, kasus ini harus diselesaikan tuntas tanpa kompromi. Mereka siap berdiri di garda terdepan demi penegakan hukum.
Rencana aksi menyampaikan pendapat di muka umum yang digagas KSJ untuk menyuarakan penegakan hukum direncanakan berlangsung di dua titik strategis, depan Gerbang PT Inalum Kuala Tanjung dan Propam Polda Sumatera Utara.
Baca Juga:
Namun, saat TIM KSJ baru tiba di lokasi pertama, mereka langsung disambut oleh Kasat Reskrim Polres Batu Bara. Dalam langkah cepat dan responsif, Kasat Reskrim mengajak KSJ untuk berdialog terlebih dahulu.
Dalam pernyataannya kepada media, Saharuddin selaku perwakilan KSJ menyampaikan bahwa dalam dialog tersebut Kasat Reskrim berkomitmen untuk menyelesaikan kasus ini dan akan memfasilitasi pertemuan antara KSJ dengan Kapolres Batu Bara, Direksi PT Inalum, serta perwakilan media massa.
Baca Juga:
Langkah ini dianggap sebagai respons positif dan awal dari proses transparansi hukum yang diharapkan publik.
Namun, KSJ menegaskan bahwa upaya mereka tidak akan berhenti di titik ini. "Kami akan terus kawal kasus ini hingga pelaku ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan sesuai dengan hukum yang berlaku. Kami tidak akan membiarkan kasus ini berlalu begitu saja. Ini soal anak bangsa, ini soal masa depan," ujar Saharuddin.
KSJ juga mengingatkan bahwa dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, khususnya Pasal 76E, ditegaskan bahwa kekerasan seksual terhadap anak merupakan tindakan terlarang dengan sanksi berat.
Pasal 81 dan 82 menegaskan hukuman pidana berat, termasuk kebiri kimia, pemasangan alat deteksi elektronik, hingga pengumuman identitas pelaku secara publik.
Tak hanya itu, proses hukum terhadap pelaku tidak dapat dihentikan meskipun ada pencabutan laporan ataupun terjadi perdamaian antara korban dan pelaku.
Tak kalah penting, KSJ juga menyinggung Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia serta Peraturan Kapolri No. 14 Tahun 2011 yang menekankan pentingnya integritas dalam penegakan hukum.
“Kami menegaskan bahwa kejahatan seksual terhadap anak adalah extraordinary crime, dan harus ditangani secara serius, profesional, dan transparan. Ini bukan hanya tentang satu korban, tapi tentang martabat dan masa depan generasi kita,” tutup Saharuddin.
KSJ menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat, organisasi sosial, dan media untuk ikut mengawasi dan mengawal proses hukum ini. Keadilan bukan hanya sebuah harapan, melainkan hak yang harus diperjuangkan bersama. (Tim)
Motif Sejoli Buang Bayi di Asahan Takut ketahuan Orangtua Saat Pulang Jelang Idul Fitri.
Peristiwa 50 menit lalu
Geng Motor Serang Warga di Deli Tua, Motor dan Rumah Dirusak, Barang Diduga Dijarah.
Peristiwa 2 jam lalu
Pegawai IndomaretAlfamart Bisa Punah, Penggantinya Muncul di China.
Global 3 jam lalu
Pastikan Kondisi Aman dan Bersih dari Narkoba, Lapas Muara Bungo Gelar Tes Urin dan Razia Kamar WBP
Inter-Nasional 3 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menghadiri pertemuan strategis bertajuk India Indonesia Business Promoti
Bisnis 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Team Khusus Anti Bandit ( Tekab) Polsek Medan Kota akhirnya berhasil menangkap dua pria terduga pelaku pencurian sepe
Kriminal 5 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Warga Jalan Turi, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, khususnya dari dua lingkungan Lingkungan V dan Lingkunga
Medan 7 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Sebanyak 562 calon jemaah haji Kabupaten Deli Serdang mengikuti Manasik Haji Integrasi Tahun 1447 H/2026 M ya
Sumut 8 jam lalu
POSMETRO MEDAN Benarbenar apes nasib Ramlan (51). Garagara sekejap lupa mencabut kunci kontak, warga Labuhan Batu ini harus merelakan Hon
Medan 8 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Binjai Dengan tema yang menyentuh hati, Satu kata satu rasa sangat berarti untuk kita yang terpisah bersatu kembali empat
Sumut 8 jam lalu