Diduga Mencuri 11 Alat Musik Gereja, Sopir Taksi Online di Medan 'Gol'
Sopir taksi online di Medan berinisial JST (21) mencuri 11 alat musik gereja yang totalnya mencapai Rp61 juta.
Kriminal 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan – Sejumlah elemen masyarakat di Kelurahan Bantan Timur, Kecamatan Medan Tembung, mengancam akan menggelar aksi demonstrasi di Mapolrestabes Medan.
Ancaman ini muncul setelah warga mendapati tidak adanya garis polisi (police line) di lokasi temuan jasad Zin Lina Kwan (43), cewek pelatih Zumba yang dikenal cukup populer di Medan, yang diduga menjadi korban pembunuhan di Jalan Pukat II.
Keresahan warga mencuat dalam rapat internal yang digelar di Masjid Al Muqorrobin, Selasa malam (26/8/2025).
Baca Juga:
Pertemuan yang dihadiri warga, Badan Kenaziran Masjid (BKM) Al Muqorrobin, serta Ormas Islam PSIN itu menghasilkan satu tuntutan utama: mendesak kepolisian segera memasang garis polisi dan menghentikan seluruh aktivitas di rumah yang menjadi tempat kejadian perkara (TKP).
"Kami mendesak agar Kepolisian memasang police line di depan rumah itu. Tidak boleh ada lagi aktivitas di dalamnya karena lokasi TKP bersebelahan dengan mihrab masjid kami," tegas Babay, perwakilan BKM Al Muqorrobin, Rabu (27/8/2025).
Baca Juga:
Ia menambahkan, masyarakat memberikan tenggat waktu 3x24 jam kepada aparat untuk menindaklanjuti tuntutan tersebut. "Apabila tidak dipasang garis polisi dan tidak ada transparansi penanganan kasus ini, kami akan melakukan aksi demo di Polrestabes Medan," ujarnya.
Sebelumnya, warga Jalan Pukat II digemparkan oleh temuan jasad seorang wanita pada Minggu (24/8/2025). Meskipun Tim Inafis Polrestabes Medan telah turun ke lokasi, warga dan awak media tidak melihat adanya garis polisi yang terpasang, sebuah prosedur standar dalam penanganan kasus kejahatan.
"Kok bisa tempat kejadian pembunuhan tidak dipasang garis polisi? Ada apa ini?" ucap seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Kepala Lingkungan XIII Bantan Timur, Ahmad Tohir Nasution, membenarkan adanya penanganan dari pihak kepolisian. Ia mengaku dipanggil tim Inafis sekitar pukul 00.30 WIB, setelah menerima laporan dari Rumah Sakit Columbia Aksara mengenai seorang pasien dengan kondisi mencurigakan.
Bersama personel Inafis, Ahmad Tohir kemudian masuk ke rumah yang diduga milik seorang pria bernama Chandra. "Di lantai tiga, di dalam kamar, saya melihat bercak darah di sudut lantai di bawah bufet dan di gorden jendela," jelasnya.
Sopir taksi online di Medan berinisial JST (21) mencuri 11 alat musik gereja yang totalnya mencapai Rp61 juta.
Kriminal 2 jam lalu
Sinergi Polsek Bosar Maligas Dan Jahtanras Polres Simalungun Berbuah Manis Pencuri Ternak Lembu Yang Beraksi Dua Kali Berhasil Diringkus.
Peristiwa 3 jam lalu
LIPPSU Pemberitaan Ketua KORMI Sumut Dipanggil Polda Hoaks!
Sumut 3 jam lalu
260 Siswa di Berastagi Diduga Keracunan Usai Santap MBG, Orang Tua Minta Program Dihentikan Sementara.
Peristiwa 3 jam lalu
Puan Maharani Berjanji tak Ada Lagi Joget di DPR RI.
Inter-Nasional 4 jam lalu
Perkuat Sistem Merit, Pemkab Karo Ekspose Manajemen Talenta ASN di BKN Pusat.
Berita 5 jam lalu
Wakil Wali Kota Tanjungbalai Hadiri Haul ke25 Allahuyarham Syekh H Mustafa BS Rokan.
Sumut 5 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Jajaran Kecamatan Medan Baru bersama Koramil 05 Medan Baru dan Polsek Medan Baru membagikan Bendera Merah Putih kepad
Medan 5 jam lalu
BANPT Tetapkan UDA Tak Memenuhi Syarat Peringkat Akreditasi, Ini Pesan LLDikti Wilayah I ke Mahasiswa.
Medan 5 jam lalu
Posmetro Medan, Karo Pelaksanaan vaksinasi bagi siswa SD Negeri 047164 Seberaya, Kabupaten Karo, menuai tanda tanya. Pasalnya, Dinas Pendi
Peristiwa 6 jam lalu