Isu Dugaan Selingkuh Oknum Pejabat Eslon ll “PANTIK” Bawahan Di Karo Menguap
POSMETROMEDAN, Tanah Karo Aroma busuk isu perselingkuhan Oknum Kepala Badan PANTIK bawahan di Kabupaten Karo menguap, Pelakor terkesan ja
Sumut 55 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Tapanuli Selatan - Seorang pria di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara (Sumut), berinisial SBP (48) tega menganiaya anak tirinya, MAG (3), hingga tewas. Penganiayaan terjadi lantaran pelaku kesal korban sering menangis.
"Pelaku merupakan ayah sambung korban. Korban meninggal dunia setelah mengalami serangkaian tindak kekerasan yang diduga dilakukan oleh, SBP," kata Kasi Humas Polres Tapsel Ipda Amalisa Nofriyanti Siregar dilansir detikSumut, Minggu (7/9/2025).
Peristiwa itu terjadi di Jalan Perladangan Mandara Juntak, Dusun Rispa, Desa Pargarutan Jae, Kecamatan Angkola Timur, Jumat (5/9). Saat itu ibu korban berpamitan sebentar ke kampung sebelah untuk mengisi daya ponsel karena rumah mereka berada di tengah kebun dan tidak ada listrik.
Korban meminta ikut dengan ibunya, tetapi tidak diizinkan hingga menangis. Setelah ibu korban pergi, pelaku yang emosi pun melampiaskan amarahnya kepada korban.
"Terduga pelaku diduga saat itu mengangkat dan membanting korban ke tanah sebanyak satu kali. Saat korban masih menangis, terduga pelaku kembali menampar kepala korban dengan tangan kanan, lalu mendorongnya hingga terjatuh," jelasnya.
Pelaku kembali mengangkat dan membanting korban berkali-kali hingga memukul kepala korban menggunakan kayu. Usai melakukan aksi kejianya, pelaku justru rebahan di depan rumah sambil melihat korban yang tergeletak di tanah menangis kesakitan.
"(Motif) pelaku merasa kesal dan terganggu karena anak korban sering menangis. Terduga pelaku yang kini ditetapkan menjadi tersangka sudah mengakui perbuatannya. Bahkan, dia juga mengakui sering melakukan kekerasan serupa terhadap korban sebelumnya," imbuhnya.
Awalnya, pelaku sedang duduk di depan rumah. Sementara korban, bersama abangnya, A, sedang bermain di sekitar rumah. Selang beberapa waktu, ibu korban berpamitan ingin mengecas handphone ke kampung sebelah. Sebab, rumah di tengah kebun yang mereka tinggali tidak ada listrik.
Lalu, saat ibu korban hendak pergi, korban pun meminta ikut dengan ibunya, tetapi tidak diizinkan. Alhasil, korban menangis sambil mengejar ibunya hingga ke samping rumah.
Pelaku pun berupaya menahan korban agar tidak ikut. Setelah ibu korban pergi, pelaku yang telah emosi pun melampiaskan amarahnya ke korban.
POSMETROMEDAN, Tanah Karo Aroma busuk isu perselingkuhan Oknum Kepala Badan PANTIK bawahan di Kabupaten Karo menguap, Pelakor terkesan ja
Sumut 55 menit lalu
POSMETROMEDAN, Medan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara, H. Ahmad Qosbi, S.Ag, MM berpesan agar kegiatan rukya
Sumut 9 jam lalu
POSMETROMEDAN, Medan Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan menggelar Forum Perangkat Daerah Tahun Angg
Medan 10 jam lalu
POSMETROMEDAN, Medan Kecamatan Medan Kota kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Kota Medan. Dalam ajang Innovative Government
Medan 10 jam lalu
Polres Binjai Tangkap Pelaku Pencurian Mesin Air dan Sepeda BMX di Binjai Timur.
Kriminal 12 jam lalu
Lewat Komin TV, Diskominfo Medan Raih Peringkat Kedua Perangkat Daerah Terinovatif IGA 2025
Medan 12 jam lalu
Hadiri Meugang Puasa Di Masjid Raya Kedatukan Sunggal, Rico WaasBangsa Kuat Adalah Bangsa yang Menjaga Budaya.
Medan 12 jam lalu
POSMETROMEDAN, Medan Polisi menangguhkan penahanan Persadaan Putra, tersangka kasus penganiayaan secara bersamasama terhadap dua orang kor
Kriminal 12 jam lalu
Cuti Bersama Imlek 2026 Bakal Ada Long Weekend 4 Hari BerturutTurut, Catat Tanggalnya!
Inter-Nasional 13 jam lalu
POSMETROMEDAN, Medan Polrestabes Medan sukses membongkar jaringan besar penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi dalam operasi i
Kriminal 13 jam lalu