Selasa, 31 Maret 2026

4 Warga Ditangkap Peras Ajudan Wakil Wali Kota, Dua Massa Demo di Padangsidimpuan

Administrator - Sabtu, 11 Oktober 2025 04:26 WIB
4 Warga Ditangkap Peras Ajudan Wakil Wali Kota, Dua Massa Demo di Padangsidimpuan
Ist
Kapolres Padangsidimpuan, AKBP Wira Prayatna saat menanggapi aksi massa, di Kantor Wali Kota.

"Artinya, seorang PNS atau ASN itu harusnya menjadi suri teladan di tengah-tengah masyarakat. Kedua, karena kasus ini telah bergulir dan ditangani aparat penegak hukum. Kami pun menyerahkan sepenuhnya kepada kepolisian," ucap Sekda.

Di tempat terpisah, kelompok massa yang terdiri dari masyarakat, Ormas GRIB Tapanuli Selatan dan Padangsidimpuan, juga menggelar aksi di Mapolres Kota Padangsidimpuan.

Mereka mendukung Kapolres, atas penindakan yang dilakukan terhadap 4 warga, yang diduga kuat sudah melakukan pemerasan.

"Kami mendukung Kapolres Padangsidimpuan untuk menegakkan hukum, kepada 4 pelaku pemerasan. Dan tidak ada kompromi terhadap pelaku yang sudah ditangkap. Dan jangan sampai ada penangguhan," ujar salah satu peserta aksi, Agus Halawa.

*Kronologis kasus dugaan pemerasan*

Diketahui sebelumnya, kasus dugaan pemerasan terhadap seorang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kantor Wali Kota Padangsidimpuan, mencuat setelah korban IIH (Izzat Ibrahim Hasibuan), yang diketahui merupakan ajudan Wakil Wali Kota Padangsidimpuan , Harry Pahlevi, melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Padangsidimpuan.

Peristiwa berawal pada 5 Oktober 2025, sekitar pukul 19.30 WIB, korban dihubungi oleh seseorang. Dan memberitahukan bahwa empat orang terlapor DS, MAB, ZF dan AR, ingin bertemu di salah satu kafe di Kota Padangsidimpuan.

Dalam pertemuan tersebut, para terlapor mengaku memiliki video pribadi korban saat berada di sebuah tempat hiburan malam (Gold Dragon) di Kota Medan.

Mereka kemudian mengancam akan menggelar aksi unjuk rasa, jika korban tidak memberikan sejumlah uang.

Karena merasa tertekan, korban akhirnya mentransfer uang sebesar Rp 3.000.000 ke salah satu pelaku.

Editor
: Administrator
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru