Ciptakan Suasana Aman dan Kondusif, Polres Sibolga Patroli Malam Skala Luas
Ciptakan Suasana Aman dan Kondusif, Polres Sibolga Gelar Patroli Malam Skala Luas.
Sumut 13 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan — Jalan Kapten Muslim, Gang Jawa, di kawasan Medan Helvetia, mendadak sunyi malam itu. Hanya suara jangkrik yang terdengar, hingga sekitar pukul 03.00 WIB, Jumat (31/10/2025).
Namun tiba-tiba saja, jeritan minta tolong dari rumah pasangan Wulan (40) dan Asrizal memecah kesunyian. Jeritan itu menjadi yang terakhir, sebelum Wulan ditemukan tak bernyawa di kamarnya sendiri.
Peristiwa tragis ini bermula dari pertengkaran kecil yang diduga dipicu penolakan korban terhadap ajakan suaminya untuk berhubungan intim. Diduga tersulut emosi, Asrizal kemudian membekap istrinya menggunakan bantal hingga tak bernapas lagi.
Baca Juga:
Sumber di lokasi menyebutkan, anak korban sempat terbangun karena mendengar suara ibunya yang memohon pertolongan. Namun, rasa takut membuatnya hanya bisa diam dan menangis dari balik pintu. Saat situasi hening, sang anak mendapati ibunya sudah tak bergerak.
Pagi harinya, Asrizal mendatangi rumah orang tua istrinya dan mengatakan bahwa, "Wulan tidak bangun-bangun."
Baca Juga:
Kecurigaan muncul setelah keluarga melihat tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Mereka pun segera melapor ke polisi.
Yang mengejutkan, sosok Asrizal dikenal sangat baik di mata tetangga. Ia sering menjadi imam di masjid kecil di depan rumahnya. Tak ada yang menyangka, pria yang dikenal kalem itu mampu melakukan tindakan sekejam itu terhadap istrinya sendiri.
"Asrizal itu orangnya sopan dan santun, malah sering jadi imam salat. Kami kaget sekali dengar dia bunuhistrinya," ujar Yasim, paman korban, dengan wajah tak percaya.
Petugas Polsek Medan Helvetia bersama tim dari Polrestabes Medan segera turun ke lokasi setelah menerima laporan. Mereka melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memintai keterangan saksi-saksi.
Tak lama kemudian, polisi mengamankan Asrizal untuk dimintai keterangan lebih lanjut di Unit Pidum Satreskrim Polrestabes Medan.
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, saat dikonfirmasi, membenarkan pihaknya tengah mendalami kasus tersebut. "Saya cek progresnya ya," singkat Calvijn saat dihubungi Jumat malam.
Kasus ini sontak menggemparkan warga Medan. Bukan hanya karena kekejamannya, tapi juga karena pelakunya dikenal religius dan berperilaku baik. Kini, kisah rumah tangga yang tampak harmonis itu berakhir dengan tragedi yang menyisakan luka mendalam bagi keluarga dan warga sekitar.
Kematian Wulan menambah panjang daftar kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Sumatera Utara. Di balik wajah ramah dan ketenangan seseorang, sering kali tersimpan konflik yang tak terlihat, hingga akhirnya meledak dalam bentuk kemarahan mematikan.(GAS/SAN/DAM)
Administrator: C
Ciptakan Suasana Aman dan Kondusif, Polres Sibolga Gelar Patroli Malam Skala Luas.
Sumut 13 menit lalu
Tim Gabungan BNN RI dan Polda Metro Jaya Ringkus Bos Narkoba Kampung Bahari dan Geledah Sarang Bandar.
Inter-Nasional 28 menit lalu
Leicester City, klub yang sedekade lalu bikin dunia merinding usai menjuarai Premier League, kini terpuruk ke kasta ketiga dan terpaksa dij
Sport 36 menit lalu
Polantas Karib, Satlantas Polres Dairi Edukasi Sopir Angkutan Umum untuk Tertib Berlalu Lintas
Sumut 43 menit lalu
PAN Medan Tegaskan Muhammad Azrai Bukan Lagi Kader Dugaan Penipuan Bukan Urusan Partai
Medan 46 menit lalu
Personel Polres Sibolga Siagakan Pengaturan Pagi, Pastikan Kelancaran Arus Lalu Lintas Saat Jam Sibuk.
Sumut 58 menit lalu
Kapolrestabes Medan Hadiri Sidang Paripurna HUT ke81 RI di Gedung DPRD.
Medan satu jam lalu
Dalam rangka rangkaian menyambut HUT ke81 RI PT Socfindo Medan menggelar donor darah, Kamis (13/7/2026).
Medan satu jam lalu
Semarak HUT Ke81 Kemerdekaan RI, Dinas SDABMBK Bagikan Bendera Merah Putih Kepada Masyarakat.
Medan satu jam lalu
Sat Resnarkoba Polres Pelabuhan Belawan Tangkap Dua Pengedar dan Seorang Pengguna Sabu di Hamparan Perak.
Medan satu jam lalu