Sekolah 5 Hari Mulai Diuji Coba di Toba, Tak Berlaku untuk Pelajar SMA
Sekolah 5 hari mulai diuji coba di Kabupaten Toba, tapi hal ini tak berlaku untuk pelajar tingkat SMA.
Sumut 56 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Jakarta -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta sejumlah wilayah di pulau Sumatera waspada menyusul perkembangan Bibit Siklon Tropis 95B di Selat Malaka yang telah berevolusi menjadi Siklon Tropis Senyar pada Rabu (26/11/2025) pukul 07.00 WIB.
Berdasarkan pemantauan terbaru, sistem siklon tersebut bergerak menuju daratan Aceh dengan kecepatan sekitar 10 kilometer per jam dan berpotensi menimbulkan hujan sangat lebat hingga ekstrem serta angin kencang.
Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani mengatakan suplai uap air dari perairan hangat Selat Malaka menyebabkan pertumbuhan awan konvektif yang intens di kawasan utara Sumatera. Saat ini, pusat Siklon Tropis Senyar berada pada posisi 5.0° LU dan 98.0° BT dengan tekanan minimum 998 hPa serta kecepatan angin maksimum mencapai 43 knot atau sekitar 80 kilometer per jam.
Baca Juga:
"Dalam 24 jam ke depan, Siklon Tropis Senyar bergerak ke arah barat hingga barat daya dan masih berada di wilayah daratan Aceh dengan kecepatan sekitar 4 knot. Dalam 48 jam ke depan, intensitasnya diperkirakan menurun menjadi depresi tropis," beber Faisal dalam konferensi pers di Gedung Command Center MHEWS, Jakarta, Rabu (26/11/2025).
BMKG menegaskan potensi cuaca ekstrem tetap harus diwaspadai. Bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir pesisir, tanah longsor, dan pohon tumbang berpotensi terjadi di wilayah:
Baca Juga:
- Aceh
- Sumatera Utara
- Riau
- Kepulauan Riau
- Sumatera Barat
- Wilayah sekitar Selat Malaka
Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto ikut menjelaskan dampak siklon yang mencakup hujan sangat lebat hingga ekstrem di Aceh dan Sumut, serta hujan sedang hingga lebat di sebagian wilayah Sumbar dan Riau. Selain itu, angin kencang diperkirakan terjadi di Aceh, Sumut, Sumbar, Kepulauan Riau, dan Riau.
Untuk sektor maritim, BMKG mencatat potensi gelombang:
- Kategori sedang (1,25-2,5 m) di Selat Malaka bagian tengah, Perairan Sumatera Utara, dan Perairan Rokan Hilir.
- Kategori tinggi (2,5-4,0 m) di Selat Malaka bagian utara, Perairan Aceh, hingga Samudra Hindia barat Aceh-Nias.
Sementara Direktur Meteorologi Publik BMKG, Andri Ramdhani, menuturkan fenomena siklon tropis di sekitar Selat Malaka tergolong jarang terjadi karena Indonesia berada di dekat garis ekuator yang biasanya tidak mendukung pembentukan siklon.
"Dalam lima tahun terakhir cukup banyak siklon tropis yang bergerak mendekati wilayah Indonesia dan memberikan dampak signifikan. Fenomena seperti Siklon Tropis Senyar tidak umum, apalagi jika melintasi daratan," kata Andri.
BMKG meminta pemerintah daerah, masyarakat, serta pelaku sektor kelautan dan transportasi memperhatikan potensi gangguan akibat gelombang tinggi dan angin kencang.
Faisal menegaskan informasi ini bukan untuk menimbulkan kepanikan, melainkan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat.
"Dengan prinsip awas, siaga, selamat, diharapkan peringatan dini BMKG dapat dimitigasi dengan baik demi meminimalkan kerusakan dan korban jiwa. Early warning harus diikuti early action menuju zero victim," ujarnya.
(wan/detik)
Sekolah 5 hari mulai diuji coba di Kabupaten Toba, tapi hal ini tak berlaku untuk pelajar tingkat SMA.
Sumut 56 menit lalu
Sipropam Polres Karo Selidiki, Personel DiTest Urine.
Sumut 2 jam lalu
Melihat dari Dekat Sosok Irjen Pol. (Purn) Arman Depari punya kedudukan istimewa di salah satu BUMN.
Profil 3 jam lalu
Polse Sianar Marihat mediasi kasus pelemparan rumah di Gang Buntu.
Sumut 4 jam lalu
Melihat dari dekat sosok nyata Iman Irdian Saragih, Wali Kota Tebing Tinggi.
Profil 5 jam lalu
Menjalin silahturahmi, Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Timur &039DDS&039 di Gudang Expedisi.
Sumut 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Taput Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., menghadiri kegiatan Penyusunan dan Pemapara
Sumut 10 jam lalu
Posmetro Medan,Medan Dalam upaya mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan terus mengintens
Medan 10 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Pemko Medan menargetkan 60.000 hingga 70.000 pekerja terlindungi BPJS Ketenagakerjaan pada 2026 sebagai bagian dari p
Medan 11 jam lalu
Posmetro Medan , Karo Logo Festival Bunga dan Buah Kabupaten Karo 2026 yang dirancang oleh Event Organizer (EO) CV. J & M menuai kritik se
Sumut 11 jam lalu