Rabu, 01 April 2026

BNN-Interpol Tangkap Dewi Astutik Gembong Narkoba Internasional

Administrator - Selasa, 02 Desember 2025 13:00 WIB
BNN-Interpol Tangkap Dewi Astutik Gembong Narkoba Internasional
istimewa
Dewi Astutik (Foto: tangkapan layar video viral)

POSMETRO MEDAN,Jakarta -- Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Interpol dan BAIS menangkap Dewi Astutik alias PA (43) yang masuk daftar buron dalam kasus penyelundupan dua ton sabu senilai Rp 5 triliun. Dewi ditangkap di Kamboja.

Berdasarkan informasi yang didapatkan, Selasa (2/12/2025), Dewi akan diterbangkan ke Indonesia hari ini. Kepala BNN memimpin langsung operasi penangkapan tersebut.

Belum ada penjelasan detail mengenai penangkapan Dewi. BNN segera menggelar jumpa pers mengenai kasus Dewi begitu tiba di Indonesia.

Baca Juga:

Badan Narkotika Nasional membongkar jaringan penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 2 ton melalui kapal Sea Dragon Tarawa di perairan Provinsi Kepulauan Riau. Dalam penyelidikan kasus ini, terungkap adanya peran seorang perempuan bernama Dewi Astutik yang diduga sebagai pengendali penyelundupan barang haram tersebut.

"Dalam analisis kita, Dewi Astutik memiliki keterkaitan dengan lima pelaku yang ditangkap di atas kapal," ungkap Kepala BNN Komisaris Jenderal Marthinus Hukom saat konferensi pers di Batam, Senin, 26 Mei 2025.

Baca Juga:

Salah satu bukti keterlibatan Dewi adalah keberadaan empat warga negara Indonesia (WNI) yang turut tertangkap di kapal Sea Dragon Tarawa. "Saya yakin ini adalah jaringan sindikat internasional di kawasan Asia Tenggara yang melibatkan jaringan Indonesia, buktinya empat WNI yang tertangkap," ujar Marthinus.

Ia juga menyebutkan BNN telah bekerja sama dengan Badan Intelijen Negara (BIN) untuk melacak keberadaan Dewi, yang diduga berada di Kamboja dan sekitarnya. Dalam laporan Tempo akhir 2024 lalu, nama Dewi Astutik juga sempat disinggung BNN sebagai bagian dari sindikat narkotika internasional.

Sosok Dewi Astutik

Sebelumnya, Dewi Astutik menjadi sorotan usai namanya masuk daftar buron Interpol dalam kasus penyelundupan dua ton sabu senilai Rp 5 triliun. Dewi juga tercatat pernah menjadi tenaga kerja wanita (TKW) di sejumlah negara Asia.

Kepala Dusun Dukuh Sumber Agung, Gunawan, mengatakan Dewi pernah tinggal di Dusun Sumber Agung pada 2009. Dewi menetap di lokasi tersebut usai menikah dengan pria setempat.

Warga Dusun Sumber Agung mengenal Dewi sebagai seorang TKW di luar negeri. Gunawan mengatakan Dewi beberapa kali pindah negara tempat kerja.

"Kalau fotonya memang warga RT 1, RW 1, dia memang kerja di luar negeri sebagai TKW. Katanya di Taiwan, Hong Kong, dan terakhir di Kamboja," imbuhnya.

Nama Dewi mencuat usai BNN mengungkap penyergapan besar-besaran jaringan narkoba internasional. Perempuan ini diduga menjadi aktor utama dalam penyelundupan 2 ton sabu senilai Rp 5 triliun.

Dewi Sering Ubah Penampilan

Tetangga Dewi di Sumber Agung, Mbah Misiyem, juga menyebut Dewi sering berganti gaya rambut dan dandanan. Dewi kerap tampil dengan gaya yang berbeda-beda.

"Awalnya rambutnya pendek, tapi sering berubah-ubah," kata Mbah Misiyem.

Mbah Misiyem menyebut Dewi pernah pamit untuk bekerja ke Kamboja seusai Lebaran 2023. Dewi beralasan bingung tinggal di rumah dan tidak memiliki pekerjaan tetap.

"Waktu itu pamitnya habis Lebaran, bilangnya mau kerja ke Kamboja. Saya sempat tanya, kok jauh sekali? Dia jawab di rumah nggak ada kerjaan. Saya juga tanya suaminya ditinggal gimana, dia bilang nggak apa-apa," imbuh Misiyem.

Sebelum berangkat ke Kamboja, Dewi diketahui sempat bekerja puluhan tahun di Taiwan. Ia pulang sebentar ke rumah di Ponorogo sebelum akhirnya berangkat ke Kamboja.

"Liburnya cuma sebulan di rumah, terus berangkat lagi," kata Mbah Misiyem.

(wan/dtc)

Editor
: Indrawan
Tags
beritaTerkait
Sepak Terjang Dewi Astutik: Pamit Jadi TKW, Pulang Jadi Bos Narkoba
Dewi Astutik Banting Setir Jadi Bandar Sabu Usai Ketemu 'Godfather' WN Nigeria
Kisah Licinnya Dewi Astutik, Buron Sabu Rp 5 T yang Suka Pindah Negara
Peran Dewi Astutik di Pengendalian Narkoba Internasional, Rekrut 110 WNI Jadi Kurir di Luar Negeri
komentar
beritaTerbaru