Aksi Sosial yang Menyentuh Hati, Komunitas Anak Medan Bikin Ramadhan Makin Berwarna
Semarak Bukber & SOTR Volume 5, Komunitas Anak Medan Bikin Ramadhan Makin Berwarna dengan Aksi Sosial yang Menyentuh Hati
Medan 37 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan - Ketua Komisi III DPRD Medan, Salomo TR Pardede, buka suara dan membantah adanya kabar yang menuding dirinya melakukan pemerasan terhadap pengusaha dalam pengurusan izin.
"Tidak benar itu (isu pemerasan pengusaha urus izin). Dan mengapa saya sampaikan ini kepada wartawan, agar isu yang justru mengarah ke pencemaran nama baik saya ini tidak liar dan menimbulkan asumsi negatif di masyarakat," ucap Salomo kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Senin (21/4/2025).
Dikatakan Politisi Partai Gerindra itu, akibat isu tersebut, Salomo mengaku banyak dihubungi para koleganya.
Baca Juga:
"Karena isu ini, jujur saya merasa tidak enak. Dan bukan karena takut atau apalah, tapi karena saya merasa ini tidak benar. Kalau saya tidak segera meresponnya, khawatir asumsi masyarakat terhadap saya dan DPRD Medan, khususnya Komisi III akan liar. Artinya pasti banyak yang berfikir saya melakukan hal itu," ujar anak mantan Gubsu, Rudolf Pardede itu.
Salomo Pardede selanjutnya mengatakan, bahwa adapun kunjungan maupun sidak yang dilakukan Komisi III ke sejumlah Tempat Hiburan Malam (THM), Hotel maupun gelanggang olahraga adalah dalam upaya melakukan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) sebagai lembaga pengawasan.
Baca Juga:
"Saya perlu pertegas apapun yang kami lakukan selama ini adalah agar PAD Medan dari pajak THM, Hotel dan gelanggang olahraga bisa tercapai," tegasnya.
Namun menurutnya, apa yang dilakukan Komisi III tersebut telah membuat banyak pengusaha kebakaran jenggot sehingga menimbulkan pencemaran nama baik dirinya. Salomo Pardede juga secara tegas akan mendalami dugaan fitnah yang menjurus ke pencemaran nama baik tersebut.
"Bahkan kalau ini tidak benar, saya akan melaporkan pengusaha yang telah melakukan fitnah tersebut ke aparat hukum," pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, Ketua Komisi III DPRD Medan, berinisial SP, diduga terlibat dalam praktik pemerasan terhadap sejumlah pelaku usaha mikro di Kota Medan. Dugaan ini mencuat setelah beberapa pengusaha mengaku kepada awak media telah dimintai sejumlah uang dengan alasan kelengkapan perizinan usaha.
Salah satu narasumber yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, Salomo kerap memanggil para pengusaha secara pribadi dan memberikan ancaman akan menutup usaha mereka apabila tidak menyetorkan uang dalam jumlah besar.
“Ia (Salomo) bilang, kalau tidak mau disegel, harus setor antara Rp50 juta hingga Rp150 juta,” ujar sumber tersebut.
Yang menjadi ironi, para pelaku usaha tersebut mengaku telah memenuhi seluruh kewajiban administrasi, termasuk membayar pajak dan PPN kepada Badan Pendapatan Daerah Kota Medan. Namun, Salomo disebut-sebut tetap mencari-cari kekurangan dalam dokumen perizinan sebagai dasar untuk melakukan tekanan.
Dugaan praktik pemerasan ini diduga tidak dilakukan sendirian. Dua staf berinisial SF dan AS turut disebut terlibat dalam proses teknis dan logistik penyerahan uang. Salah satu transaksi bahkan disebut terjadi beberapa hari lalu, diduga berlangsung di dalam mobil jenis Honda CR-V milik salah satu staf.
“Banyak pengusaha merasa takut, akhirnya menuruti permintaan itu. Ada yang memberikan uang tunai hingga puluhan juta rupiah. Tidak boleh ditransfer, semuanya harus diserahkan langsung,” ujar sumber lain.
Berdasarkan kesaksian sejumlah pengusaha, praktik ini berlangsung secara sistematis, bahkan setoran uang disebut dilakukan secara rutin setiap bulan.
Sebagai upaya menjaga keberimbangan pemberitaan, awak media mencoba menghubungi salah satu staf berinisial SF tersebut. Saat dikonfirmasi mengenai dugaan keterlibatannya bersama AS, SF membantah semua tudingan itu.
"Fitnah itu bang. Siapa yang bilang itu?” ucapnya sebelum memutus sambungan telepon.(map/han)
Semarak Bukber & SOTR Volume 5, Komunitas Anak Medan Bikin Ramadhan Makin Berwarna dengan Aksi Sosial yang Menyentuh Hati
Medan 37 menit lalu
Lesti Kejora Dilarang Tambah Momongan Setelah Melahirkan Anak Ketiga
Lifestyle 52 menit lalu
POSMETRO MEDAN Polemik aksi unjuk rasa menolak Surat Edaran (SE) Walikota Medan yang berujung pada tuntutan pencopotan Kapolrestabes Medan,
Medan 2 jam lalu
Polrestabes Medan mengimbau masyarakat Kota Medan untuk tetap tenang menyikapi isu yang beredar terkait dugaan kelangkaan bahan bakar minyak
Berita 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Tanjung Morawa Bupati Deli Serdang, dr Asri Ludin Tambunan mengajak masyarakat untuk menjadikan AlQuran sebagai pedoman
Sumut 2 jam lalu
Polri untuk Masyarakat, Insan Bhayangkara yang Selalu Hadir Melindungi, Mengayomi, dan Melayani
Medan 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN Pemerintah Kecamatan Medan Johor memulai langkah nyata dalam membangun komunikasi langsung dengan masyarakat melalui progr
Medan 15 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Pancur Batu Di tengah suasana umat Muslim menjalankan ibadah puasa di Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, praktik perjudia
Kriminal 16 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Pemerintah Kota (Pemko) Medan membuka peluang kerja sama strategis dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk untuk
Medan 17 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Jajaran Pemerintah Kota (Pemko) Medan mendatangi PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut),
Medan 17 jam lalu