Sabtu, 28 Maret 2026
Mobil BGN Tabrak Siswa-Guru SD

Sopir Jadi Tersangka dan Ditahan, Tidur 90 Menit Langsung Bawa Mobil

Faliruddin Lubis - Sabtu, 13 Desember 2025 10:11 WIB
Sopir Jadi Tersangka dan Ditahan, Tidur 90 Menit Langsung Bawa Mobil
detik
Polisi saat melakukan olah tempat kejadian perkara.

POSMETRO MEDAN,Jakarta - Polisi menetapkan AI, sopir mobil Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menabrak guru da siswa SDN Kalibaru 01 Pagi, Cilincing, Jakarta Utara, sebagai tersangka akibat lalai. Polisi mengklaim alat bukti yang diperlukan sudah didapatkan.

"Saudara AI kami tetapkan sebagai tersangka dan kami sudah yakin dengan alat bukti yang kami miliki," kata Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Erick Frendriz kepada wartawans, Jumat (12/12/2025).

Menuru Erick, tersangka AI terbukti lalai dalam berkendara hingga menyebabkan orang lain terluka. AI pun kini ditahan di Polres Metro Jakarta Utara.

Baca Juga:

Polisi juga mengungkap kecepatan mobil Makan Bergizi Gratis (MBG) saat menerobos pagar dan menabrak guru serta siswa SDN Kalibaru 01 Pagi, Cilincing, Jakarta Utara (Jakut). Data tersebut dihimpun dari hasil penyelidikan Traffic Accident Analysis (TAA).

"Sampai di titik berhenti, hasil penyidikan dari Traffic Accident Analysis (TAA) adalah 19,7 km per jam," kata Wakasat Lantas Polres Metro Jakarta Utara AKP Danu Sukmo Prakoso kepada wartawan di Mapolres Metro Jakarta Utara, Sabtu (13/12).

Baca Juga:

Dia memastikan, menurut hasil pemeriksaan yang sama, terdapat upaya pengereman yang dilakukan sopir. Menurut keterangannya, jejak pengereman ditemukan di lokasi.

"Kalau untuk upaya pengereman, yang bersangkutan keterangannya sudah melakukan upaya pengereman sampai dengan pada berhenti di titik tabrak itu tadi. Jejak ada, jejak pengereman," tuturnya.

Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Erick Frendriz memastikan, pihaknya menemukan fakta pelaku baru tidur jam 04.00 pagi dan langsung mengendarai mobil tersebut 90 menit setelahnya.

"Ada satu motif yang mungkin bisa menjadi alasan mengapa terjadi hal tersebut, yaitu, kami sampaikan bahwa Tersangka, jadi sebelum kejadian, tidur baru sekitar jam 4 pagi," terang Erick dalam kesempatan yang sama.

"Kemudian, jam 05.30 WIB Tersangka sudah berangkat ke SPPG untuk mengendarai mobil mitra SPPG tersebut, sehingga waktu istirahatnya kurang. Itulah mungkin yang menjadi bahan bagi kita, bahwa pada saat terjadinya kejadian tersebut, Tersangka dalam kondisi yang tidak layak untuk mengendarai kendaraan," sambungnya.

Tags
beritaTerkait
Tragis! Truk Gagal Menanjak Tabrak Mobil Hendak Berlibur ke Danau Toba, 3 Orang Tewas
Pilot-Kopilot Tewas Usai Pesawat Tabrak Truk Damkar di Bandara New York
Pawai Mobil Hias Disambut Antusias, Rico Waas Ajak Warga Sambut Hari Kemenangan
Takbir Menggema, Pawai Mobil Hias Disambut Antusias, Rico Waas: Sambut Hari Kemenangan Dengan Hati Yang Bersih
Pawai Obor dan Mobil Hias Sambut Idul Fitri 1447 H di Sergai
Mabes TNI Buka Suara: 4 Anggota BAIS Terlibat Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
komentar
beritaTerbaru