Pengajian MTMD Perdana di Serba Jadi Disambut Antusias Jamaah
POSMETRO MEDAN, Sergai Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya bersama Wakil Bupati (Wabup) Sergai H. Adlin Tambunan menghadiri Pen
Sumut satu jam lalu
POSMETROMEDAN, Medan — Kasus dugaan penganiayaan terhadap mahasiswi berinisial TMVS (22) yang dilaporkan ke Polrestabes Medan kini mengerucut pada peran masing-masing pihak. Keluarga korban menegaskan bahwa Doharni Monica Siburian diduga sebagai pelaku utama penganiayaan, sementara unsur berencana dalam kasus ini diduga atas nama JS yang disebut mengundang para pelaku ke lokasi kejadian.
Orang tua korban mengatakan, penganiayaan yang dialami anaknya dilakukan langsung oleh Doharni Monica Siburian. Namun, peristiwa tersebut dinilai tidak berdiri sendiri, karena didahului oleh adanya ajakan berkumpul di rumah tempat kejadian perkara.
"Yang melakukan penganiayaan secara langsung itu Doharni. Tapi kenapa kami bilang berencana, karena ada pihak lain yang mengundang dan mengumpulkan orang-orang di rumah itu," ujar orang tua korban kepada wartawan, Rabu (21/1/2026).
Baca Juga:
Menurut keluarga korban, pihak yang dimaksud adalah James Siagian, yang diduga berperan sebagai pihak yang menginisiasi pertemuan di lokasi kejadian. Dugaan tersebut, kata orang tua korban, didukung bukti percakapan digital (chat) yang menunjukkan adanya ajakan untuk berkumpul sebelum peristiwa penganiayaan terjadi.
"Kami punya bukti chat yang menyebut bahwa James yang mengundang mereka untuk datang ke rumah itu. Itu yang membuat kami yakin kejadian ini tidak spontan," tegasnya.
Berdasarkan keterangan korban dan orang tua korban yang berada di lokasi kejadian, sedikitnya tiga orang diduga terlibat dalam aksi kekerasan, sementara sekitar tujuh orang berada di dalam rumah saat peristiwa berlangsung.
Korban TMVS menuturkan, situasi berubah secara tiba-tiba dan berujung pada kekerasan fisik. Ia mengaku mengalami luka dan trauma akibat kejadian tersebut.
"Saya tidak menyangka akan terjadi pemukulan. Saat itu Doharni melakukan kekerasan, dan saya mencoba melindungi ibu saya, tapi ikut terkena," kata TMVS.
Korban berharap penyidik memproses perkara ini secara menyeluruh, baik terhadap pelaku yang melakukan kekerasan secara langsung maupun pihak yang diduga berperan dalam merancang pertemuan tersebut.
"Saya hanya ingin keadilan. Semua yang terlibat, baik yang memukul maupun yang mengatur, diproses sesuai hukum," ujarnya.
POSMETRO MEDAN, Sergai Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya bersama Wakil Bupati (Wabup) Sergai H. Adlin Tambunan menghadiri Pen
Sumut satu jam lalu
POSMETRO MEDAN,Sei Rampah Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya didampingi Wakil Bupati H. Adlin Tambunan secara resmi membuka M
Sumut satu jam lalu
POSMETRO MEDAN, Tapanuli Selatan Personel Batalyon C Satuan Brimob Polda Sumut kembali menunjukkan kepedulian sosial melalui serangkaian ke
Berita 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Tapanuli Selatan Kepedulian terhadap warga terdampak bencana kembali ditunjukkan oleh jajaran Satuan Brimob Polda Sumut. Pe
Sumut 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN,TAPANULI TENGAH Personel Batalyon C Pelopor Brimob Polda Sumut kembali menunjukkan komitmen pengabdian kepada masyarakat
Sumut 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Sebagai wujud kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, sekaligus upaya pencegahan potensi bencana seperti banjir da
Medan 4 jam lalu
Diduga Kebal Hukum, Bangunan Tanpa PBG di Jalan Karya Amal Tetap Berdiri Megah Meski Pernah Ditindak Satpol PP
Medan 10 jam lalu
POSMETROMEDAN, Medan Memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026, Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Sumatera Utara menggelar talk
Medan 14 jam lalu
Plt Camat Medan Johor Resmi Buka MTQ ke59 Tingkat Kecamatan Tahun 2026MEDAN JOHOR Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Kecamatan Medan Johor ke5
Medan 14 jam lalu
POSMETROMEDAN, Medan Gelombang pengunduran diri pejabat kembali terjadi di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Kepala Dinas P
Sumut 15 jam lalu