Alamak! Sepasang Penumpang Ngeseks di Bangku Belakang Ditegur Sopir Taksi Online
Viral, Driver Taksi Online Tegur Tegas Penumpang Diduga Lakukan Tindakan Asusila
Viral 25 menit lalu
POSMETROMEDAN, Medan -Proses eksekusi tanah yang dilakukan juru sita Pengadilan Negeri (PN) Medan di Kecamatan Medan Tuntungan berujung ricuh. Para penghuni rumah yang merupakan ahli waris almarhum Taripar Nababan terlibat baku hantam dengan pekerja angkut barang serta aparat kepolisian yang mengamankan jalannya eksekusi, Kamis (29/1/2026).
Kericuhan terjadi di Jalan Bunga Sakura Nomor 73, Kelurahan Tanjung Selamat, Medan Tuntungan, sesaat setelah juru sita membacakan penetapan eksekusi yang disertai pengosongan, pembongkaran, dan penyerahan objek sengketa kepada pihak pemenang perkara perdata.

Lurah Tanjung Selamat, Hans Joy Tarigan, SH, MH,
Bentrokan fisik tidak terhindarkan ketika sejumlah pekerja angkut barang berupaya masuk ke dalam rumah untuk mengeluarkan barang-barang milik penghuni. Para ahli waris yang menguasai fisik objek sengketa melakukan perlawanan guna mencegah penguasaan lahan oleh pihak lawan perkara.
Kuasa hukum dr Farida Siregar, Rios Tampubolon, menegaskan bahwa pelaksanaan eksekusi lahan sengketa di Jalan Bunga Sakura, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, telah dilakukan sesuai dengan ketentuan hukum dan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.
Menurut Rios, situasi tersebut merupakan hal yang wajar dalam proses eksekusi, mengingat pihak termohon merasa sedang mempertahankan hak atas tanah yang dikuasainya.
Ia menjelaskan, sengketa tanah tersebut telah melalui rangkaian proses hukum yang panjang. Sejak 2021, perkara ini tidak hanya bergulir di ranah perdata, tetapi juga sempat masuk ke proses pidana. Dalam perkara pidana, terdapat dua laporan polisi dan salah satu ahli waris pernah ditetapkan sebagai tersangka, namun tidak dilakukan penahanan.
"Karena proses pidana tidak berjalan efektif saat itu, kami melanjutkan upaya hukum melalui gugatan perdata," kata Rios.
Perkara perdata tersebut kemudian diputus di Pengadilan Negeri Medan, berlanjut ke tingkat banding, hingga kasasi. Setelah putusan berkekuatan hukum tetap, pihak dr Farida Siregar mengajukan permohonan eksekusi pada 2024, yang akhirnya dilaksanakan pada hari ini.
Rios menegaskan, seluruh tahapan eksekusi dilakukan berdasarkan peraturan perundang-undangan terkait pengambilalihan hak atas tanah. Ia juga menyebut bahwa pihak termohon sebelumnya telah menyampaikan keberatan, namun tidak dapat menghentikan pelaksanaan eksekusi.
Terkait kemungkinan adanya gugatan baru dari pihak ahli waris, Rios menyatakan hal tersebut merupakan hak setiap warga negara. "Selama kita berada dalam negara hukum, siapa pun yang merasa dirugikan tetap memiliki hak untuk menempuh jalur hukum," ujarnya.
Lurah Tanjung Selamat, Hans Joy Tarigan, SH, MH, menanggapi proses eksekusi tanah di wilayahnya.Namun, Joy tetap memperhatikan kondisi warga yang tinggal di lahan tersebut.
"Hari ini eksekusi sudah dilaksanakan, dan kami di sini hanya memastikan warga kita mendapatkan perhatian," ujar Joy.
Ia menambahkan, pihak pengadilan telah memberikan keringanan bagi anak-anak dari keluarga Taripar Nababan yang terkena eksekusi, tetapi mereka tetap bertahan di lokasi.
Joy menjelaskan bahwa pemenang perkara telah menawarkan solusi berupa dana sewa rumah agar warga yang terdampak tidak kehilangan tempat tinggal. Meski demikian, sebagian warga tetap menolak meninggalkan lahan.
"Walaupun ini eksekusi terakhir, kami tetap berharap pemenang perkara menyediakan tempat tinggal dan membantu mereka. Saya akan berupaya agar warga tidak terlantar," kata joy. (ATN)
Viral, Driver Taksi Online Tegur Tegas Penumpang Diduga Lakukan Tindakan Asusila
Viral 25 menit lalu
Cuaca Kota Medan Banyak Diguyur Hujan Ringan, Cek Ramalan Kamis 12 Februari 2026.
Medan 35 menit lalu
Wali Kota Medan Buka Pasar Murah Sambut Ramadan dan Idul Fitri di Medan Labuhan
Medan 49 menit lalu
POSMETRO MEDAN Medan Memasuki hari ke10 pelaksanaan Operasi Keselamatan Toba 2026 yang dimulai sejak 2 Februari 2026, jajaran Polda Sumut
Medan 12 jam lalu
POSMETRO MEDANTapanuli Selatan Personel Satuan Brimob Polda Sumut terus menunjukkan komitmen dalam mendukung pemulihan pascabencana banj
Sumut 12 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan Komisaris dan Direksi PT Bank Sumut (Perseroda) kompak bicara tentang transformasi perusahaan yang diharapkan dapat
Medan 13 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Taoanuli Selatan Kepedulian terhadap warga terdampak bencana kembali ditunjukkan oleh personel Satuan Brimob Polda Sumut. P
Sumut 13 jam lalu
Polda Sumut Gagalkan Peredaran 20 Kg Ganja Asal Aceh, Tiga Pelaku Diamankan di Medan
Kriminal 13 jam lalu
Rico Waas Terima Kunjungan Reses DPRD Sumut, Bahas Soal Infrastruktur Hingga Banjir.
Medan 13 jam lalu
Pemerintah Kota Medan melalui Inspektorat menyatakan menghormati sepenuhnya proses hukum yang saat ini tengah berjalan terkait Lurah Terjun.
Medan 13 jam lalu