Rabu, 25 Februari 2026

Viral! Wanita Menangis Warungnya Digusur Padahal Sudah Bobok sama Pak Lurah

Faliruddin Lubis - Rabu, 25 Februari 2026 09:25 WIB
Viral! Wanita Menangis Warungnya Digusur Padahal Sudah Bobok sama Pak Lurah
Tangkapan layar video yang kini viral.
Seorang pemilik warung bernama Suheni menangis histeris saat lapaknya dibongkar petugas.

POSMETRO MEDAN,Tegal – Sebuah video berdurasi 23 detik mendadak viral di media sosial. Rekaman tersebut memperlihatkan seorang pemilik warung bernama Suheni menangis histeris saat lapaknya dibongkar petugas.

Berdasarkan informasi yang didapatkan, peristiwa itu terjadi di Desa Kaladawa, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal.

Kabarnya, muncul dugaan adanya oknum lurah berinisial T yang menawarkan agar warung milik Suheni tidak masuk daftar penertiban.

Baca Juga:

Hanya saja syaratnya bikin geleng-geleng, korban diminta memberikan "jatah", melayani nafsu si Lurah.

Sialnya, meski disebut permintaan tersebut telah dipenuhi, pembongkaran tetap dilakukan.

Baca Juga:

Situasi ini memicu kekecewaan dari pihak pemilik warung sekaligus menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat.

Dalam video yang beredar, suasana terlihat tegang. Suheni tampak panik saat sejumlah petugas mendatangi lokasi untuk melakukan penertiban.

"Ndi Lurahe dikon mene, Lurahe njaluk dikeloni nyong yo gelem (Mana Kadesnya suruh ke sini, dia minta tidur bareng aku ya mau)," ucapnya sambil teriak-teriak, Selasa (24/2/2026).

Diketahui, personel Satpol PP bersama aparat keamanan lainnya berada di lokasi untuk membongkar warung tersebut.

Tangis perempuan yang diketahui bernama Suheni itu pecah di tengah proses penertiban yang berlangsung.

Video itu kemudian menyebar luas dan menuai beragam respons dari warganet. Kasus ini pun menjadi sorotan publik.

Sejumlah warga mendesak aparat berwenang turun tangan guna memastikan kebenaran dugaan yang beredar.

Mereka meminta agar jika terbukti ada pelanggaran maupun penyalahgunaan kekuasaan, tindakan tegas segera dilakukan.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak kelurahan terkait tudingan tersebut. Masyarakat masih menunggu klarifikasi agar polemik ini tidak berlarut-larut dan menimbulkan keresahan lebih luas.(fajar)

Tags
beritaTerkait
Begal Sadis Ancam Pedagang Sayur dengan Sajam, Si Botak Diringkus
Truk Cold Diesel Tabrak Halte Hingga Pohon di Tanjungbalai
Surat Edaran Wali Kota Medan Nomor 500.7.1/1540 Bukan Untuk Melarang Berdagang Tapi Menata Kota Agar Lebih Baik
Keberagaman Lebur dalam Indahnya Lampion  dan Lezatnya Kuliner para Pelaku UMKM
Rico Waas :Tekankan Jaga Kelestarian Alam dan Pelayanan Ditingkatkan
Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur, Satres PPA Polres Tanah Karo Amankan Pelaku
komentar
beritaTerbaru