Polres Tapteng Ringkus Pengedar Sabu di Sibabangun, Disita 25,85 Gram dan Buku Catatan Bon
Polres Tapteng Ringkus Pengedar Sabu di Sibabangun, Disita 25,85 Gram Sabu dan Buku Catatan Bon.
Sumut 37 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Jakarta -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan pada tahun ini sebagian besar wilayah Indonesia akan memasuki musim kemarau lebih cepat dibandingkan rerata klimatologinya.
Datangnya musim kemarau lebih awal ini disebabkan oleh berakhirnya fenomena La Niña Lemah pada Februari 2026, yang saat ini telah bergeser ke fase Netral dan berpotensi menuju El Niño pada pertengahan tahun.
Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani mengatakan, pemantauan anomali iklim global di Samudera Pasifik menunjukkan nilai indeks ENSO saat ini berada pada angka -0,28 (netral) dan diprediksi akan bertahan hingga Juni 2026. Namun, mulai pertengahan tahun peluang munculnya El Niño kategori Lemah-Moderat sebesar 50-60% mulai semester kedua 2026 perlu menjadi perhatian.
"Sementara itu, kondisi Indian Ocean Dipole (IOD) diprediksi tetap stabil pada fase netral sepanjang tahun," kata Faisal dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (4/3/2026).
Dikutip dari laman resmi BMKG, Kamis (5/3/2026), disebutkan peralihan angin baratan atau Monsun Asia menjadi angin timuran atau Monsun Australia menjadi salah satu penanda dimulainya musim kemarau di Indonesia.
Wilayah Masuk Musim Kemarau April 2026
Berdasarkan catatan BMKG, tercatat ada 114 zona musim atau sekitar 16,3% wilayah Indonesia diperkirakan mulai memasuki musim kemarau pada April 2026. Wilayah tersebut meliputi pesisir utara Jawa bagian barat, sebagian besar Jawa Tengah hingga Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), serta sebagian kecil Kalimantan dan Sulawesi.
Deputi Bidang Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan mengatakan 184 zona musim atau sekitar 26,3% wilayah Indonesia diperkirakan menyusul memasuki musim kemarau pada Mei 2026, sementara 163 zona musim lainnya atau sekitar 23,3% akan mengalami hal serupa pada Juni 2026.
Berdasarkan data tersebut, Ardhasena menyebut musim kemarau di 325 zona musim atau sekitar 46,5% wilayah Indonesia diprediksi terjadi lebih cepat dari biasanya. Sementara itu, 173 zona musim atau 24,7% diperkirakan berlangsung normal, dan 72 zona musim atau 10,3% diprakirakan akan mengalami keterlambatan.
Polres Tapteng Ringkus Pengedar Sabu di Sibabangun, Disita 25,85 Gram Sabu dan Buku Catatan Bon.
Sumut 37 menit lalu
5 Kali Beraksi, Spesialis Curanmor Diciduk Tim Reskrim Polsek Medan Tembung Saat Tidur Pulas.
Medan satu jam lalu
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dikenal memiliki latar belakang dan rekam jejak kehidupan yang sederhana sejak masa muda.
Profil 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN DPC Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Kota Medan kembali menunjukkan kepedulian nyatanya kepada masyarakat. Ber
Medan 2 jam lalu
Polres Tapteng Ringkus Pengedar Sabu di Sibabangun, Amankan 1,36 Gram Barang Bukti
Peristiwa 2 jam lalu
Toba Caldera Culture Festival Dimulai, Ribuan Peserta Samosir International Choir Competition Hadir di Samosir.
Sumut 3 jam lalu
Wali Kota Wesly Terima Penghargaan Tokoh Toleransi dari FKUB Kota Pematangsiantar.
Sumut 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan Bertempat di salah satu hotel di Bogor, Jawa Barat, Badan pemulihan asset (BPA) Kejaksaan Republik Indonesia menggela
Medan 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan Kajati Sumatera Utara Muhibuddin, SH.,MH diwakili Koordinator Bidang Tindak Pidana, Dr.Ricky Syaputra, turut hadir pa
Medan 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Wakajati Sumut), Eko Adhyaksono, SH.,MH, hadir sebagai penguji pada sem
Medan 4 jam lalu