Rico Waas Minta Ekspansi Grab Harus Selaras Dengan Kebutuhan Warga Medan
Posmetro Medan, Medan Transformasi layanan transportasi digital di Kota Medan memasuki babak baru melalui diskusi strategis antara Pemko Me
Bisnis 11 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Jakarta -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan pada tahun ini sebagian besar wilayah Indonesia akan memasuki musim kemarau lebih cepat dibandingkan rerata klimatologinya.
Datangnya musim kemarau lebih awal ini disebabkan oleh berakhirnya fenomena La Niña Lemah pada Februari 2026, yang saat ini telah bergeser ke fase Netral dan berpotensi menuju El Niño pada pertengahan tahun.
Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani mengatakan, pemantauan anomali iklim global di Samudera Pasifik menunjukkan nilai indeks ENSO saat ini berada pada angka -0,28 (netral) dan diprediksi akan bertahan hingga Juni 2026. Namun, mulai pertengahan tahun peluang munculnya El Niño kategori Lemah-Moderat sebesar 50-60% mulai semester kedua 2026 perlu menjadi perhatian.
"Sementara itu, kondisi Indian Ocean Dipole (IOD) diprediksi tetap stabil pada fase netral sepanjang tahun," kata Faisal dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (4/3/2026).
Dikutip dari laman resmi BMKG, Kamis (5/3/2026), disebutkan peralihan angin baratan atau Monsun Asia menjadi angin timuran atau Monsun Australia menjadi salah satu penanda dimulainya musim kemarau di Indonesia.
Wilayah Masuk Musim Kemarau April 2026
Berdasarkan catatan BMKG, tercatat ada 114 zona musim atau sekitar 16,3% wilayah Indonesia diperkirakan mulai memasuki musim kemarau pada April 2026. Wilayah tersebut meliputi pesisir utara Jawa bagian barat, sebagian besar Jawa Tengah hingga Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), serta sebagian kecil Kalimantan dan Sulawesi.
Deputi Bidang Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan mengatakan 184 zona musim atau sekitar 26,3% wilayah Indonesia diperkirakan menyusul memasuki musim kemarau pada Mei 2026, sementara 163 zona musim lainnya atau sekitar 23,3% akan mengalami hal serupa pada Juni 2026.
Berdasarkan data tersebut, Ardhasena menyebut musim kemarau di 325 zona musim atau sekitar 46,5% wilayah Indonesia diprediksi terjadi lebih cepat dari biasanya. Sementara itu, 173 zona musim atau 24,7% diperkirakan berlangsung normal, dan 72 zona musim atau 10,3% diprakirakan akan mengalami keterlambatan.
Posmetro Medan, Medan Transformasi layanan transportasi digital di Kota Medan memasuki babak baru melalui diskusi strategis antara Pemko Me
Bisnis 11 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara menggelar acara pelepasan dan perpisahan dengan Dr. Harli Siregar, SH.,M.Hum yang aka
Medan 13 menit lalu
Posmetro Medan, Medan Riuh tawa anakanak di bawah rindangnya pepohonan di Taman Ahmad Yani Jalan Imam Bonjol, Medan, Selasa (28/4/2026),
Medan 31 menit lalu
Posmetro Medan, Medan Seluruh catatan dan rekomendasi DPRD Kota Medan terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran
Medan 45 menit lalu
Posmetro Medan, Medan Pemko Medan terus memacu percepatan Proyek Strategis Nasional (PSN) Bus Rapid Transit MedanBinjaiDeli Serdang (BRT
Medan satu jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Wali Kota Medan Rico Waas, menegaskan komitmennya untuk menjaga netralitas dan tidak mengintervensi proses pemilihan
Medan 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Berbekal kerja keras dan kekompakan, akhirnya, Tim Khusus Anti Bandit ( Tekap) Polsek Medan Kota yang dikomandoi,
Kriminal 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Pematang Siantar Kapolres Pematangsiantar, AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak SH. SIK. MH, hadir menjadi pembina upacara bendera d
Sumut 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Belawan Respon cepat ditunjukkan oleh Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan bersama Polsek Belawan dalam mengungkap kasus
Kriminal 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN,DAIRI Polres Dairi menggelar konferensi pers terkait hasil pengungkapan narkotika yang berlangsung sejak Bulan Januari hing
Kriminal 4 jam lalu