Jumat, 06 Maret 2026

Akal-akalan Korupsi Bupati Fadia Arafiq, ART Jadi Dirut Perusahaan

Administrator - Jumat, 06 Maret 2026 13:19 WIB
Akal-akalan Korupsi Bupati Fadia Arafiq, ART Jadi Dirut Perusahaan
Istimewa
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq (tengah) berjalan keluar usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK Merah Putih, Jakarta, Rabu (4/3/2026). KPK resmi menahan Fadia Arafiq usai terjaring OTT KPK, dengan sejumlah barang bukti di antaranya kendaraan berupa lima

POSMETRO MEDAN,Jakarta -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap fakta baru dalam kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan yang menjerat Bupati Fadia Arafiq. KPK menyebut Direktur PT Raja Nusantara Berjaya (RNB), Rul Bayatun, sebenarnya merupakan asisten rumah tangga Fadia Arafiq.

Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu mengatakan Rul Bayatun diduga ditempatkan sebagai direktur perusahaan agar mudah dikendalikan dalam pengelolaan dan penarikan dana yang masuk ke PT RNB.

"Kalau info terakhir yang kita dapat itu dia ART. ART-nya FAR (Fadia Arafiq), informasi yang kita dapat," ujar Asep kepada wartawan, Jumat (6/3/2026).

Asep menjelaskan peran Rul Bayatun di perusahaan tersebut tidak terlalu sentral. Ia hanya menjalankan perintah untuk menarik uang dari rekening perusahaan sesuai instruksi Fadia Arafiq.

Menurut Asep, kontrol terhadap rekening perusahaan sebenarnya berada di tangan Fadia Arafiq. Setelah menarik uang tunai, Rul Bayatun kemudian menyerahkan dana tersebut kepada Fadia atau melalui orang kepercayaannya seperti ajudan.

"Kontrol atas akun-akun di bank itu juga dari FAR. Jadi RUL cuma diminta, diperintah FAR untuk menarik uang dan menyerahkannya," kata Asep.

Ia menambahkan dalam beberapa transaksi uang tidak diserahkan langsung kepada Fadia Arafiq, melainkan melalui orang kepercayaan sehingga aliran dana menjadi lebih sulit ditelusuri.

Asep menyebut penyidik KPK harus menelusuri aliran uang tersebut dengan memeriksa sejumlah pihak yang diduga terlibat dalam distribusi dana.

KPK juga menelusuri dokumen pendirian PT Raja Nusantara Berjaya yang diketahui didirikan oleh suami dan anak Fadia Arafiq.

Editor
: Indrawan
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru