Sabtu, 07 Maret 2026

Sekelompok Penggarap Masuk ke Lahan PTPN Bakar dan Tanami Lahan, Timbulkan Asap Tebal

Evi Tanjung - Jumat, 06 Maret 2026 14:12 WIB
Sekelompok Penggarap Masuk ke Lahan PTPN Bakar dan Tanami Lahan, Timbulkan Asap Tebal
ist
Areal DP I Kebun Tandem Hilir terbakar sejak Minggu 1 Maret 2026 hingga Rabu 4 Maret 2026 di areal DP I Kebun Tandem Hilir, Binjai

POSMETRO MEDAN, Binjai - Kebakaran lahan yang terjadi di areal DP I Kebun Tandem Hilir dalam beberapa hari terakhir, adalah akibat aktivitas sekelompok penggarap yang memasuki kawasan perkebunan milik PTPN. Kelompok penggarap ini diketahui memasuki area kebun dan diduga membakar lahan tebu dan menanami tanaman pisang di lokasi. Akibat pembakalaran areal menimbulkan asap tebal.

Baca Juga:

Berdasarkan keterangan manajemen PTPN, pihaknya telah berupaya melakukan langkah pencegahan dengan memadamkan sisa api dan mencabut tanaman pisang yang ditanam. Dan itu dilakukan secara rutin setiap kali terjadi upaya penyerobotan lahan.

Salah satu kelompok penggarap disebut dipimpin oleh seseorang berinisial F. Aktivitas penggarapan itu telah berlangsung sejak Minggu 1 Maret 2026 hingga Rabu 4 Maret 2026 di areal DP I Kebun Tandem Hilir.

Namun, saat upaya perlawanan tersebut dilakukan, tidak lama kemudian justru terjadi kebakaran di areal yang berada di dekat lokasi garapan itu.

Menurut pihak manajemen, kejadian serupa disebut bukan kali pertama terjadi. Mereka menduga kebakaran kerap terjadi saat muncul gesekan antara pihak kebun dengan para penggarap.

Hal seperti ini sudah sering sekali terjadi, di mana areal dibakar oleh orang tak dikenal (OTK) ketika ada perlawanan dan gesekan antara pihak kebun dengan penggarap," ungkap pihak manajemen dalam keterangannya.

Atas kejadian itu, manajemen Kebun Tandem Hilir meminta kepada instansi terkait serta tim pengamanan untuk segera menindaklanjuti aktivitas para penggarap yang memasuki areal perkebunan.

Pihak kebun berharap adanya langkah tegas dari aparat dan pihak berwenang agar konflik lahan tidak terus berulang serta keamanan di kawasan perkebunan dapat terjaga.

Akibat terjadinya pembakaran lahan menimbulkan asap tebal, sehingga terjadi insiden di Jalan tol Medan Binjai. Menurut Kasat Lantas Polres Binjai AKP Jansen Indra Girsang, sudah dilakukan mediasi dan solusi yang terbaik. Antara managemen PTPN, jalan tol dan korban kecelakaan sudah dilakukan tindakan persuasif. "Kita sudah lakukan mediasi antara PTPN pihak jalan tol dan korban insiden, sejauh ini sudah tidak ada masalah" ujar Jansen. (Red)

Tags
beritaTerkait
Proyek Selesai 2024, Kontraktor RSU Djoelham Binjai Belum juga Dibayar
Kapolres Binjai Sertijab Kasat Lantas Binjai AKP Syamsul Arifin Batubara
komentar
beritaTerbaru