Dugaan Pembunuhan Nenek di Deli Serdang Libatkan Oknum Polisi Terungkap, Cuma Gegara Pinjaman Rp50 Juta Ditolak
Dugaan pembunuhan nenek di Tanjung Morawa Libatkan Oknum Polisi Terungkap, cuma Pinjaman Rp50 Juta Ditolak
Peristiwa 7 menit lalu
POSMETRO MEDAN,– Bak merasa kebal hukum, seorang pengusaha berinisial A alias Albert bertindak arogan.Tak hanya diduga mengangkangid Pemko Medan dengan mendirikan mendirikan bangunan tanpa Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), pria ini juga nekat menebar ancaman kekerasan terhadap pekerjanya sendiri.
Informasi yang dihimpun, aksi arogan ini bermula saat pembangunan di Jalan Rajawali simpang Jalan Pesantren, Kecamatan Medan Sunggal, mendadak jadi sorotan publik. Pasalnya, proyek tersebut diduga kuat "bodong" alias ilegal karena tidak menyetor retribusi ke kas negara.
Harun, sang penjaga bangunan, kini diliputi rasa was-was. Melalui sambungan telepon seluler, sang majikan berinisial A justru meluapkan emosinya dengan nada intimidasi. Tak tanggung-tanggung, A mengancam akan mengerahkan kekuatan untuk menganiaya Harun.
Baca Juga:
"Dia mengancam mau manggil 10 anggota TNI untuk memukuli saya. Bukan cuma itu, dia juga bilang bisa manggil 'orang Polrestabes Narkoba dan preman. Dia merasa orang kuat dan hebat," ungkap Harun menirukan nada bicara sang pengusaha yang bernada tinggi, Jumat (6/3/2026).
Dalam percakapan tersebut, sang pengusaha seolah ingin memamerkan "taringnya" kepada rakyat kecil.
Baca Juga:
"Kalau sudah tahu orang lemah, jangan melawan sama orang kuat dan hebat," cetus A dalam rekaman pembicaraan tersebut.
Pantauan wartawan di lokasi, aktivitas pembangunan di Jalan Rajawali tersebut tampak berjalan mulus tanpa hambatan. Ironisnya, di lokasi proyek sama sekali tidak terlihat adanya plang PBG (dahulu IMB) yang terpasang.
Padahal, sesuai Peraturan Daerah (Perda) Kota Medan, setiap aktivitas pembangunan wajib mengantongi izin sebagai bentuk kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dugaan penggelapan retribusi ini pun kini menjadi buah bibir warga sekitar.
"Heran kita, jelas-jelas tak ada izin tapi pengerjaan jalan terus. Apa aparat terkait tutup mata? Atau memang pengusahanya yang merasa terlalu kuat sampai berani ancam-ancam orang," cetus salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola bangunan berinisial A belum memberikan keterangan resmi terkait ancaman kekerasan maupun status perizinan bangunan yang dituding ilegal tersebut.
Warga berharap Pemko Medan dan pihak kepolisian segera turun tangan sebelum terjadi aksi premanisme yang lebih jauh. (Red)
Dugaan pembunuhan nenek di Tanjung Morawa Libatkan Oknum Polisi Terungkap, cuma Pinjaman Rp50 Juta Ditolak
Peristiwa 7 menit lalu
Jelang HUT Ke81 RI, Babinsa Kodim 0207/Simalungun Turun Langsung Ajak Warga Kibarkan Merah Putih
Sumut 20 menit lalu
Betty Bromage, 97 tahun, pecahkan rekor dunia sendiri sebagai perempuan tertua yang melakukan wing walk, setahun setelah stroke.
Inter-Nasional satu jam lalu
POSMETRO MEDAN,GUNUNGSITOLI. Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution, mengatakan status Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)
Sumut 2 jam lalu
Ratusan Senjata dan Amunisi Ditemukan di Ruang Eks Ketua Yayasan Sekolah Jakarta.
Peristiwa 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN,GUNUNGSITOLI Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution, langsung mengambil langkah cepat membantu pro
Sumut 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN,GUNUNGSITOLI Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution, kembali menjalankan program berkantor di Kepu
Sumut 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan Korban Penipuan dan Penggelapan, May Mulyana, melalui Penasihat Hukumnya, M.Hendra S.H.,M.H. mempertanyakan profes
Peristiwa 2 jam lalu
Duta Genre Harus Jadi Penggerak Remaja, Rico Waas Jangan Hanya Aktif Saat Ada Acara.
Medan 3 jam lalu
Ungkap Hasil Operasi Pekat dan Kasus Narkoba.
Medan 3 jam lalu