PLN Soal Pemadaman Listrik Bergilir, Menteri Bahlil Bilang Begini
Bahlil Lahadalia, selaku Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengaku ke depan tak ada lagi aksi pemadaman listrik. Benarkah?
Bisnis 26 menit lalu
POSMETRO MEDAN,– Bak merasa kebal hukum, seorang pengusaha berinisial A alias Albert bertindak arogan.Tak hanya diduga mengangkangid Pemko Medan dengan mendirikan mendirikan bangunan tanpa Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), pria ini juga nekat menebar ancaman kekerasan terhadap pekerjanya sendiri.
Informasi yang dihimpun, aksi arogan ini bermula saat pembangunan di Jalan Rajawali simpang Jalan Pesantren, Kecamatan Medan Sunggal, mendadak jadi sorotan publik. Pasalnya, proyek tersebut diduga kuat "bodong" alias ilegal karena tidak menyetor retribusi ke kas negara.
Harun, sang penjaga bangunan, kini diliputi rasa was-was. Melalui sambungan telepon seluler, sang majikan berinisial A justru meluapkan emosinya dengan nada intimidasi. Tak tanggung-tanggung, A mengancam akan mengerahkan kekuatan untuk menganiaya Harun.
Baca Juga:
"Dia mengancam mau manggil 10 anggota TNI untuk memukuli saya. Bukan cuma itu, dia juga bilang bisa manggil 'orang Polrestabes Narkoba dan preman. Dia merasa orang kuat dan hebat," ungkap Harun menirukan nada bicara sang pengusaha yang bernada tinggi, Jumat (6/3/2026).
Dalam percakapan tersebut, sang pengusaha seolah ingin memamerkan "taringnya" kepada rakyat kecil.
Baca Juga:
"Kalau sudah tahu orang lemah, jangan melawan sama orang kuat dan hebat," cetus A dalam rekaman pembicaraan tersebut.
Pantauan wartawan di lokasi, aktivitas pembangunan di Jalan Rajawali tersebut tampak berjalan mulus tanpa hambatan. Ironisnya, di lokasi proyek sama sekali tidak terlihat adanya plang PBG (dahulu IMB) yang terpasang.
Padahal, sesuai Peraturan Daerah (Perda) Kota Medan, setiap aktivitas pembangunan wajib mengantongi izin sebagai bentuk kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dugaan penggelapan retribusi ini pun kini menjadi buah bibir warga sekitar.
"Heran kita, jelas-jelas tak ada izin tapi pengerjaan jalan terus. Apa aparat terkait tutup mata? Atau memang pengusahanya yang merasa terlalu kuat sampai berani ancam-ancam orang," cetus salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola bangunan berinisial A belum memberikan keterangan resmi terkait ancaman kekerasan maupun status perizinan bangunan yang dituding ilegal tersebut.
Warga berharap Pemko Medan dan pihak kepolisian segera turun tangan sebelum terjadi aksi premanisme yang lebih jauh. (Red)
Bahlil Lahadalia, selaku Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengaku ke depan tak ada lagi aksi pemadaman listrik. Benarkah?
Bisnis 26 menit lalu
Kepastian ini diraih setelah salah satu tuan rumah turnamen akbar tersebut memetik kemenangan tipis atas Korea Selatan dalam laga sengit ya
Sport 45 menit lalu
Penyidik disebut meringsek masuk ke dalam kamar pribadi Roy dan istri. Menurut Khozinudin, tindakan ini adalah bentuk penyalahgunaan kekuas
Peristiwa 50 menit lalu
Acosta menjelaskan, satu dekade lalu, pebalap hebat bisa memenangkan balapan hanya dengan motor biasabiasa saja. Namun, saat ini, fenomena
Sport satu jam lalu
Nilai tukar Rupiah dilaporkan melemah seiring prospek kenaikan suku bunga The Fed
Bisnis satu jam lalu
Pemko Pematangsiantar memperbaiki jalan berlubang yang berada di Simpang Jalan S Parman dan Jalan Sangnaualuh.
Sumut 2 jam lalu
Polda Metro menangkap Roy Suryo dan Dokter Tifa, Refly Harun melayangkan protes keras menuding polisi tak profesional.
Inter-Nasional 2 jam lalu
Cuaca kota Medan hari ini diprakirakan diguyur hujan sedang untuk sebagian besar wilayah kecamatan.
Medan 3 jam lalu
Nilai Tukar Rupiah Jumat pagi ini dilaporkan melemah lagi menjadi Rp17.845 per Dolar AS.
Bisnis 3 jam lalu
Kapolda Sumut Mutasi Sejumlah Kasatreskrim dan Kasatresnarkoba, Berikut Daftar Namanya
Medan 5 jam lalu