Polres Tapteng Ringkus Pengedar Sabu di Sibabangun, Disita 25,85 Gram dan Buku Catatan Bon
Polres Tapteng Ringkus Pengedar Sabu di Sibabangun, Disita 25,85 Gram Sabu dan Buku Catatan Bon.
Sumut 40 menit lalu
POSMETRO MEDAN,– Bak merasa kebal hukum, seorang pengusaha berinisial A alias Albert bertindak arogan.Tak hanya diduga mengangkangid Pemko Medan dengan mendirikan mendirikan bangunan tanpa Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), pria ini juga nekat menebar ancaman kekerasan terhadap pekerjanya sendiri.
Informasi yang dihimpun, aksi arogan ini bermula saat pembangunan di Jalan Rajawali simpang Jalan Pesantren, Kecamatan Medan Sunggal, mendadak jadi sorotan publik. Pasalnya, proyek tersebut diduga kuat "bodong" alias ilegal karena tidak menyetor retribusi ke kas negara.
Harun, sang penjaga bangunan, kini diliputi rasa was-was. Melalui sambungan telepon seluler, sang majikan berinisial A justru meluapkan emosinya dengan nada intimidasi. Tak tanggung-tanggung, A mengancam akan mengerahkan kekuatan untuk menganiaya Harun.
Baca Juga:
"Dia mengancam mau manggil 10 anggota TNI untuk memukuli saya. Bukan cuma itu, dia juga bilang bisa manggil 'orang Polrestabes Narkoba dan preman. Dia merasa orang kuat dan hebat," ungkap Harun menirukan nada bicara sang pengusaha yang bernada tinggi, Jumat (6/3/2026).
Dalam percakapan tersebut, sang pengusaha seolah ingin memamerkan "taringnya" kepada rakyat kecil.
Baca Juga:
"Kalau sudah tahu orang lemah, jangan melawan sama orang kuat dan hebat," cetus A dalam rekaman pembicaraan tersebut.
Pantauan wartawan di lokasi, aktivitas pembangunan di Jalan Rajawali tersebut tampak berjalan mulus tanpa hambatan. Ironisnya, di lokasi proyek sama sekali tidak terlihat adanya plang PBG (dahulu IMB) yang terpasang.
Padahal, sesuai Peraturan Daerah (Perda) Kota Medan, setiap aktivitas pembangunan wajib mengantongi izin sebagai bentuk kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dugaan penggelapan retribusi ini pun kini menjadi buah bibir warga sekitar.
"Heran kita, jelas-jelas tak ada izin tapi pengerjaan jalan terus. Apa aparat terkait tutup mata? Atau memang pengusahanya yang merasa terlalu kuat sampai berani ancam-ancam orang," cetus salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola bangunan berinisial A belum memberikan keterangan resmi terkait ancaman kekerasan maupun status perizinan bangunan yang dituding ilegal tersebut.
Warga berharap Pemko Medan dan pihak kepolisian segera turun tangan sebelum terjadi aksi premanisme yang lebih jauh. (Red)
Polres Tapteng Ringkus Pengedar Sabu di Sibabangun, Disita 25,85 Gram Sabu dan Buku Catatan Bon.
Sumut 40 menit lalu
5 Kali Beraksi, Spesialis Curanmor Diciduk Tim Reskrim Polsek Medan Tembung Saat Tidur Pulas.
Medan satu jam lalu
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dikenal memiliki latar belakang dan rekam jejak kehidupan yang sederhana sejak masa muda.
Profil 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN DPC Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Kota Medan kembali menunjukkan kepedulian nyatanya kepada masyarakat. Ber
Medan 2 jam lalu
Polres Tapteng Ringkus Pengedar Sabu di Sibabangun, Amankan 1,36 Gram Barang Bukti
Peristiwa 2 jam lalu
Toba Caldera Culture Festival Dimulai, Ribuan Peserta Samosir International Choir Competition Hadir di Samosir.
Sumut 3 jam lalu
Wali Kota Wesly Terima Penghargaan Tokoh Toleransi dari FKUB Kota Pematangsiantar.
Sumut 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan Bertempat di salah satu hotel di Bogor, Jawa Barat, Badan pemulihan asset (BPA) Kejaksaan Republik Indonesia menggela
Medan 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan Kajati Sumatera Utara Muhibuddin, SH.,MH diwakili Koordinator Bidang Tindak Pidana, Dr.Ricky Syaputra, turut hadir pa
Medan 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Wakajati Sumut), Eko Adhyaksono, SH.,MH, hadir sebagai penguji pada sem
Medan 4 jam lalu