Pada pagi harinya sekitar pukul 09.00 WIB, Setiawan kembali melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Desa Pulau Gambar Suriadi. Selanjutnya, kepala desa bersama perangkat desa melakukan pencarian di sekitar lokasi.
Sekitar pukul 10.00 WIB, seorang warga bernama Joko Susanto yang juga merupakan kepala dusun setempat menemukan bagian kaki manusia di dalam tumpukan sampah yang berada di belakang rumah Basri.
Baca Juga:
Temuan mengejutkan tersebut kemudian segera dilaporkan kepada pihak kepolisian. Mendapat laporan itu, sekitar pukul 11.45 WIB Kapolsek Dolok Masihul bersama personel langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP.
Dari hasil pemeriksaan awal, korban ditemukan telah meninggal dunia di tumpukan sampah. Polisi kemudian memasang garis polisi di sekitar lokasi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Baca Juga:
Sekitar pukul 12.20 WIB, jenazah korban selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk dilakukan autopsi guna memastikan penyebab pasti kematiannya.
"Berdasarkan hasil cek dan olah TKP sementara, korban diduga merupakan korban pembunuhan. Saat ini kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan," ujar IPTU LB Manulang.
Penemuan mayat tersebut sempat membuat geger warga Kecamatan Serba Jadi dan menjadi perbincangan luas di tengah masyarakat maupun di media sosial.
Polisi hingga kini masih mendalami kasus tersebut untuk mengungkap penyebab kematian korban serta memburu pihak yang diduga bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.(hps/MS)
Tags
beritaTerkait
komentar