Pengedar Uang Palsu Ditangkap di Pajak Diponegoro Kisaran, Polisi Amankan Sejumlah Barang Bukti
Pengedar Uang Palsu Ditangkap di Pajak Diponegoro Kisaran, Polisi Amankan Sejumlah Barang Bukti.
Peristiwa 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN— Puluhan buruh pabrik makanan ringan PT Hugo Putra Abadi yang berlokasi di Jalan Ladang, Kota Medan, melancarkan aksi protes kepada pihak pimpinan perusahaan, Kamis (12/03/2026). Aksi tersebut dipicu oleh belum dibayarkannya gaji para pekerja selama tiga bulan terakhir, sementara Hari Raya Idulfitri semakin dekat.
Para buruh yang mayoritas merupakan pekerja bagian produksi itu berkumpul di area pabrik untuk menyampaikan tuntutan mereka kepada pihak manajemen. Mereka meminta perusahaan segera melunasi tunggakan gaji serta memberikan kepastian terkait pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) yang menjadi hak pekerja menjelang Lebaran.
Salah seorang buruh, Merry, mengatakan bahwa keterlambatan pembayaran gaji selama tiga bulan sangat memberatkan para pekerja dan keluarga mereka. Menurutnya, kondisi tersebut membuat para buruh kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari, terlebih lagi menjelang Hari Raya Idulfitri.
"Kami sudah tiga bulan tidak menerima gaji. Bagi perusahaan mungkin terlihat biasa saja, tapi bagi kami ini jumlah yang sangat besar. Kami punya keluarga yang harus dinafkahi dan kebutuhan yang harus dipenuhi, apalagi sekarang sudah mau Lebaran," ujar Merry dengan nada kecewa.
Ia juga menyoroti sikap perusahaan yang dinilai tidak memberikan kepastian kepada para pekerja. Bahkan, menurutnya, para buruh tetap diminta bekerja seperti biasa meskipun hak mereka belum dibayarkan.
"Kami tetap diminta bekerja seperti biasa, sementara gaji kami masih menunggak. Ini sangat tidak adil bagi kami sebagai pekerja. Kami hanya menuntut hak kami yang sudah kami kerjakan," katanya.
Tidak hanya persoalan gaji, para buruh juga mengungkap dugaan bahwa iuran BPJS Ketenagakerjaan mereka tidak dibayarkan oleh pihak perusahaan selama kurang lebih satu tahun. Hal ini membuat para pekerja merasa tidak memiliki jaminan perlindungan apabila terjadi kecelakaan kerja.
"BPJS Ketenagakerjaan kami sudah hampir satu tahun tidak dibayarkan oleh perusahaan. Kalau terjadi kecelakaan kerja atau sesuatu yang tidak diinginkan saat kami bekerja, siapa yang akan bertanggung jawab?" tambahnya.
Para buruh menilai kondisi ini sangat merugikan mereka karena selain tidak menerima gaji, mereka juga kehilangan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan yang seharusnya menjadi kewajiban perusahaan.
Pengedar Uang Palsu Ditangkap di Pajak Diponegoro Kisaran, Polisi Amankan Sejumlah Barang Bukti.
Peristiwa 5 jam lalu
Kuburannya Digali OTK, Warga Temukan Mayat Tak Jauh Dari Kuburannya.
Peristiwa 5 jam lalu
Nikah di CFD, Rico Waas Ingatkan Pentingnya Pencatatan Pernikahan.
Medan 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan Personel BatalyonA Pelopor Satuan Brimob Polda Sumut dikerahkan dalam kegiatan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (K
Medan 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN,TAPANULI TENGAH Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Tapanuli Tengah berhasil mengungkap kasus tindak pidana penc
Kriminal 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Pemerhati sosial sekaligus tokoh masyarakat, M. Arif Tanjung, menyerukan doa dan harapan terbaik bagi seluruh romb
Medan 7 jam lalu
POSMETRO MEDANSumatera Utara selama ini dikenal sebagai daerah agraris. Namun di balik kontribusi sektor pertanian yang mencapai sekitar 23
Peristiwa 7 jam lalu
Diperkuat Elkan Baggott, Ipswich Town Promosi ke EPL Musim Depan
Sport 9 jam lalu
Ambulans Bawa Jenazah Tabrak Truk di Tol Tebing TinggiIndrapura, 2 Tewas
Peristiwa 9 jam lalu
POSMETRO MEDANKoperasi Danata yang bermarkas di Jalan Udara No. 5 Berastagi, Kabupaten Karo, terancam dilaporkan ke pihak berwajib oleh ahl
Bisnis 10 jam lalu