Jadwal Lengkap MotoGP Brasil 2026: Menanti Kebangkitan Marc Marquez
Seri kedua ini bakal jadi sorotan tajam. Banyak hal akan jadi perhatian pada MotoGP Brasil 2026. Salah satunya kebangkitan Marc Marquez.
Sport 27 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Jakarta -- Asia Tenggara diperkirakan akan mengalami awal musim panas yang lebih panas dari biasanya. Hal ini diungkapkan oleh Pusat Meteorologi ASEAN atau Asean Specialised Meteorological Centre (ASMC).
Suhu diperkirakan akan berada di atas rata-rata untuk periode Maret-Mei. Bahkan, ada kemungkinan 80 hingga 100 persen suhu di atas normal di Indonesia dan Malaysia.
Panas yang tidak biasa ini kemungkinan akan pertama kali terjadi di kedua negara tersebut. Kemudian diperkirakan akan meluas ke sebagian besar daratan Asia Tenggara dalam dua bulan berikutnya.
The South China Morning Post mengatakan sebagian besar Thailand dan Vietnam utara juga diperkirakan akan mengalami panas terik. Hanya sebagian kecil wilayah, termasuk Vietnam tenggara, Kamboja, dan sebagian Filipina, yang diperkirakan akan mengalami suhu mendekati normal.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika RI (BMKG) mengatakan awal kemarau diproyeksikan lebih cepat pada 325 Zona Musim (46,5 persen), sesuai normal pada 173 Zona Musim (24,7 persen), dan lebih lambat pada 72 Zona Musim (10,3 persen). Wilayah yang diperkirakan lebih cepat mencakup Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan bagian selatan dan timur, sebagian besar Sulawesi, Maluku, hingga sebagian Papua.
Adapun musim kemarau akan mencapai puncaknya pada Agustus 2026. Puncak kemarau ini akan terasa di wilayah Kalimantan dan Sulawesi. Pada September, suhu tinggi masih terasa di beberapa wilayah termasuk Sulawesi bagian utara dan timur dan sebagian Maluku.
BMKG memproyeksikan sifat musim kemarau 2026 akan lebih kering dari biasanya pada 451 Zona Musim (64,5 persen) dan normal pada 245 Zona Musim (35,1 persen). Hanya 3 Zona Musim (0,4 persen) di wilayah Gorontalo dan Sulawesi Tenggara yang berpotensi mengalami kemarau lebih basah dari normal. Durasi kemarau pada 57,2 persen wilayah Indonesia diperkirakan lebih panjang dari normalnya.
Sebagai langkah antisipasi, BMKG menekankan pentingnya menerjemahkan peringatan dini menjadi aksi nyata. Sebagai contoh untuk sektor pangan, petani diimbau menyesuaikan jadwal tanam dan memilih varietas yang lebih hemat air, tahan kekeringan, serta siklus panen lebih singkat.
Penguatan pengelolaan sumber daya air juga perlu dilakukan melalui optimalisasi tampungan air dan perbaikan jaringan distribusi. Pihak berwajib juga diminta untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap penurunan kualitas udara serta pencegahan kebakaran hutan dan lahan.
(wan/detikcom)
Seri kedua ini bakal jadi sorotan tajam. Banyak hal akan jadi perhatian pada MotoGP Brasil 2026. Salah satunya kebangkitan Marc Marquez.
Sport 27 menit lalu
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso mengatakan total uang itu diserahkan secara bertahap selama periode
Peristiwa 38 menit lalu
Akibat penolakan pengajuan kasasi oleh Nikita Mirzani, maka ibunda Laura Meizani Mawardi atau Lolly itu tetap harus menjalani masa hukuman
Lifestyle 60 menit lalu
Lebaran 2026 Muhammadiyah Jumat 20 Maret, Pemerintah Sabtu 21 Maret
Inter-Nasional satu jam lalu
Berbagi kepada orangorang yang membutuhkan bagi Zulkifli Tanjung bukan sekadar kegiatan sosial. Itu sudah menjadi kegemaran yang memberinya
Medan satu jam lalu
POSMETRO MEDAN, JakartaBupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman kena operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Juma
Inter-Nasional 2 jam lalu
Suhu diperkirakan akan berada di atas ratarata untuk periode MaretMei. Bahkan, ada kemungkinan 80 hingga 100 persen suhu di atas normal di
Peristiwa 2 jam lalu
Daftar Cuti Bersama Perayaan Nyepi dan Idul Fitri 2026 bagi ASN dan Pekerja Swasta.
Inter-Nasional 2 jam lalu
Sedikit demi sedikit motif pembunuhan terhadap seorang wanita muda bernama Rahmadani Siagian alias RS (20) yang ditemukan tewas terungkap.
Kriminal 5 jam lalu
Begini Temuan Baru Terkait Mahasiswi Unimed Meninggal di Kos.
Peristiwa 7 jam lalu