Mabes TNI Buka Suara: 4 Anggota BAIS Terlibat Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
Mabes TNI Buka Suara 4 Anggota BAIS Terlibat Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus.
Peristiwa 6 jam lalu
"Jadi kita masih mendalami ya, mendalami karena baru tadi pagi diserahkan ke kita nih, sedang proses penyidikan. Jadi kita akan nanti akan sampaikan dari empat pelaku ini siapa berbuat apa, kemudian masing-masing perannya apa kan kita belum tahu," kata Danpuspom Mayjen TNI Yusri Nuryanto.
Berdasarkan rekaman CCTV yang ditemukan, eksekutor penyiram air keras berjumlah dua orang. Dia mengatakan akan mendalami peran dua prajurit lainnya.
Baca Juga:
"Betul, kalau dari hasil CCTV kan ada dua orang nih yang melakukan. Nah, yang dua lagi di mana dan sebagai apa nanti kan masih kita dalami ya," ucapnya.
Dia juga mengatakan penyidik akan mendalami apakah ada yang memerintahkan penyiraman tersebut. Saksi dan barang bukti saat ini, menurut dia, tengah dalam pengumpulan.
Baca Juga:
"Jadi yang terkait dalam perintah siapa, nanti kita masih sedang kita dalami ya. Jadi karena perlu istilahnya pengumpulan saksi, kemudian bukti-bukti yang ada ya. Kemudian yang kedua tadi masalah motif juga sama," bebernya.
Sementara itu Polisi juga telah mengungkapkan sosok terduga pelaku penyiraman air keras ke aktivis KontraS Andrie Yunus. Sosok pelaku dipamerkan ke publik berdasarkan yang muncul dalam pemantauan CCTV.
Polisi menegaskan sosok yang dipamerkan dalam konferensi pers, Rabu (18/3/2026) siang, merupakan wajah asli. Penegasan disampaikan usai sempat beredar wajah terduga pelaku di medsos yang dikonfirmasi polisi merupakan modifikasi artificial intelligence (AI).
Pada Minggu (15/3) lalu, sempat beredar wajah terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Andrie. Tampak ada dua orang berada di sebuah sepeda motor.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto kemudian buka suara terkait wajah terduga pelaku yang viral tersebut. Budi menegaskan gambar tersebut berupa artificial intelligence (AI) dan menyesatkan.
"Kami juga menyampaikan bahwa ada perkembangan di lapangan, termasuk di medsos (media sosial), adanya foto hasil screenshot CCTV dua orang yang tergambarkan," kata Budi dalam keterangannya, Minggu (15/3/2026).
Mabes TNI Buka Suara 4 Anggota BAIS Terlibat Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus.
Peristiwa 6 jam lalu
Kapolrestabes Medan, Jean Calvijn Simanjuntak, mengungkapkan motif pembunuhan diduga dipicu penolakan korban terhadap permintaan pelaku.
Kriminal 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN Citra aparat penegak hukum kembali tercoreng. Seorang oknum jaksa yang bertugas di Kejaksaan Negeri (Kejari) Labuhanbatu S
Sumut 7 jam lalu
Lembaga Falakiyah MUI Sumut Rilis Hasil Hisab Awal Syawal 1447 H, Hilal Belum Penuhi Kriteria MABIMS.
Sumut 8 jam lalu
Kapolres Pakpak Bharat Dan Ketua Bhayangkari Cabang Pakpak Bharat Berikan Bansos kepada Warga Masyarakat Kurang Mampu Dan Panti Asuhan.
Sumut 8 jam lalu
BMKG bilang cuaca kota Medan Kamis 19 Maret 2026 seluruh kecamatan diguyur hujan ringan. Warga harus tetap waspada cuaca ekstrem.
Medan 13 jam lalu
POSMETRO MEDANJagat hukum di Sumatera Utara kembali tercoreng oleh aksi arogan oknum yang seharusnya menjadi pengayom masyarakat. Seorang p
Sumut 17 jam lalu
POSMETRO MEDAN Aksi arogan yang diduga dilakukan oleh seorang oknum aparat penegak hukum kembali mencoreng wajah institusi. Seorang pria
Kriminal 18 jam lalu
Gelar juara Piala Afrika 2025 yang diraih Senegal dicopot oleh CAF (Konfederasi Sepak Bola Afrika). Otoritas sepak bola benua hitam itu.
Sport 20 jam lalu
Besok, Tarekat Naqsabandiyah di Padang Akan Laksanakan Salat Idul Fitri 1447 H
Inter-Nasional 20 jam lalu