Polsek Siantar Timur Cek TKP dan Mediasi Keributan di Jalan Narumonda Bawah
Tinjut Laporan CC 110, Polsek Siantar Timur Cek TKP dan Mediasi Keributan di Jalan Narumonda Bawah
Sumut 11 menit lalu
POSMETRO MEDAN- Planning Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep maju sebagai calon anggota DPR RI dari Dapil Jawa Tengah V pada Pemilu 2029 dinilai sebagai langkah politik yang penuh perhitungan, bukan sekadar upaya menciptakan sensasi.
Pengamat politik Citra Institute, Efriza, menilai pemilihan dapil yang dikenal sebagai basis kuat Ketua DPR RI Puan Maharani menjadi ujian serius bagi kekuatan elektoral Kaesang dan PSI.
"Pernyataan Kaesang maju sebagai caleg dan pilihan dapilnya bukan sekadar soal mengejar satu kursi DPR. Ini bukan langkah untuk mencari sensasi," kata Efriza, Minggu, 26 Juli 2026.
Baca Juga:
Menurut dia, --seperti dirangkum dari sebuah postingan anonim facebook @Geo genius yang terlihat POSMETRO MEDAN pada Senin 27 Juli 2026-- pertarungan itu juga dapat menjadi tolok ukur untuk melihat seberapa besar pengaruh politik keluarga Presiden ke-7 RI Joko Widodo setelah tidak lagi memegang kekuasaan.
"Dengan memilih 'dapil neraka' sekaligus menantang Puan, Kaesang sedang mengirim pesan bahwa ia ingin memperoleh legitimasi politik melalui kompetisi yang berat, bukan lewat jalur yang mudah," ujarnya.
Namun, jalan Kaesang menuju Senayan diperkirakan tidak mudah. Dapil Jawa Tengah V yang mencakup Klaten, Sukoharjo, Boyolali, dan Kota Surakarta selama ini dikuasai sejumlah petahana dengan basis suara yang kuat.
Selain Puan Maharani, dapil tersebut juga dihuni Aria Bima dari PDIP, Adik Sasongko dari Gerindra, Singgih Januratmoko dari Golkar, serta Abdul Kharis dari PKS. Mereka termasuk calon legislatif dengan raihan suara tertinggi pada pemilu sebelumnya.
"Dapil Jateng V selama ini diisi para legislator petahana. Bahkan Puan pada Pemilu 2019 pernah menjadi caleg dengan perolehan suara terbanyak secara nasional," pungkas dosen Magister Ilmu Politik Universitas Nasional (Unas) tersebut.
Langkah Kaesang kini dipandang sebagai pertaruhan besar. Ia tidak hanya mengejar kursi DPR, tetapi juga mempertaruhkan legitimasi politik, kekuatan PSI, dan pengaruh nama besar keluarganya di salah satu medan elektoral paling keras di Jawa Tengah.***
Tinjut Laporan CC 110, Polsek Siantar Timur Cek TKP dan Mediasi Keributan di Jalan Narumonda Bawah
Sumut 11 menit lalu
Kepala Bapenda Kota Medan Pimpin Apel Gabungan, Dorong Inovasi Dan Ingatkan Jajaran Tetap Jadi Pelayan Masyarakat
Medan 24 menit lalu
Polres Pelabuhan Belawan Amankan Pelaku Curas, Korban Sempat Dibacok, Uang Dirampas
Medan 26 menit lalu
Prediksi Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026.
Sport 39 menit lalu
POSMETRO MEDAN Aparat Penegak hukum diminta untuk segera melakukan penyelidikan terhadap peralihan fungsi rumah dinas Bank Mandiri Wilayah
Politik 41 menit lalu
Tim LINGKABER Polres Karo mengintensifkan Patroli Malam, untuk mencegah 3C dan tawuran remaja.
Sumut 41 menit lalu
Bayi lakilaki saat ditemukan warga di tempat pembuangan sampah dipinggir bantaran sungai, Jalan Aiptu Radiman, Binjai Kota.
Peristiwa 53 menit lalu
Pro Jurnalis Media Siber dan Awak Media SibolgaTapteng mendesak Pemko Sibolga Tindak Tegas pelaku pengusiran wartawan.
Sumut 53 menit lalu
POSMETRO MEDAN DPC Gerakan Rakyat Indonesia Baru (GRIB) Jaya Kota Medan menggelar kegiatan Doa dan Syukuran Bersama Anak Yatim di Kembar
Medan 54 menit lalu
Polisi Bekuk Terduga Pengedar Sabu di Labura hasil dari penyamaran polisi sebagai pembeli.
Peristiwa 56 menit lalu