Sat Lantas Polres Dairi Gelar Anjangsana Sambut HUT Polantas ke-71
Jalin Silaturahmi, Sat Lantas Polres Dairi Gelar Anjangsana Sambut HUT Polantas ke71.
Sumut 4 menit lalu
POSMETRO MEDAN- Planning Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep maju sebagai calon anggota DPR RI dari Dapil Jawa Tengah V pada Pemilu 2029 dinilai sebagai langkah politik yang penuh perhitungan, bukan sekadar upaya menciptakan sensasi.
Pengamat politik Citra Institute, Efriza, menilai pemilihan dapil yang dikenal sebagai basis kuat Ketua DPR RI Puan Maharani menjadi ujian serius bagi kekuatan elektoral Kaesang dan PSI.
"Pernyataan Kaesang maju sebagai caleg dan pilihan dapilnya bukan sekadar soal mengejar satu kursi DPR. Ini bukan langkah untuk mencari sensasi," kata Efriza, Minggu, 26 Juli 2026.
Baca Juga:
Menurut dia, --seperti dirangkum dari sebuah postingan anonim facebook @Geo genius yang terlihat POSMETRO MEDAN pada Senin 27 Juli 2026-- pertarungan itu juga dapat menjadi tolok ukur untuk melihat seberapa besar pengaruh politik keluarga Presiden ke-7 RI Joko Widodo setelah tidak lagi memegang kekuasaan.
"Dengan memilih 'dapil neraka' sekaligus menantang Puan, Kaesang sedang mengirim pesan bahwa ia ingin memperoleh legitimasi politik melalui kompetisi yang berat, bukan lewat jalur yang mudah," ujarnya.
Namun, jalan Kaesang menuju Senayan diperkirakan tidak mudah. Dapil Jawa Tengah V yang mencakup Klaten, Sukoharjo, Boyolali, dan Kota Surakarta selama ini dikuasai sejumlah petahana dengan basis suara yang kuat.
Selain Puan Maharani, dapil tersebut juga dihuni Aria Bima dari PDIP, Adik Sasongko dari Gerindra, Singgih Januratmoko dari Golkar, serta Abdul Kharis dari PKS. Mereka termasuk calon legislatif dengan raihan suara tertinggi pada pemilu sebelumnya.
"Dapil Jateng V selama ini diisi para legislator petahana. Bahkan Puan pada Pemilu 2019 pernah menjadi caleg dengan perolehan suara terbanyak secara nasional," pungkas dosen Magister Ilmu Politik Universitas Nasional (Unas) tersebut.
Langkah Kaesang kini dipandang sebagai pertaruhan besar. Ia tidak hanya mengejar kursi DPR, tetapi juga mempertaruhkan legitimasi politik, kekuatan PSI, dan pengaruh nama besar keluarganya di salah satu medan elektoral paling keras di Jawa Tengah.***
Jalin Silaturahmi, Sat Lantas Polres Dairi Gelar Anjangsana Sambut HUT Polantas ke71.
Sumut 4 menit lalu
Pelaku pencurian dan dua orang penadah diamankan Polres Toba.
Peristiwa 34 menit lalu
Bekerjasama dengan Dewan Pers, PWI Sumut akan Gelar UKW 8 Oktober
Medan 3 jam lalu
Demi Publik, SiRajaSumut ke Pemerintahan Digital
Medan 3 jam lalu
Wali Kota Mahyaruddin Salim Jenguk Pekerja Dinas LH Alami Kecelakaan Kerja Tersengat Arus Listrik di RS Siloam Medan.
Sumut 5 jam lalu
Debut Manis, González Puji Messi Usai Inter Miami Juara Campeones Cup 2026.
Sport 5 jam lalu
Komandan Kodim 0207/Simalungun Hadiri Prosesi Penyambutan Kapolres Kota Pematangsiantar.
Sumut 6 jam lalu
Wali Kota Wesly dan Ketua DPRD Timbul Lingga Tandatangani Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pemerintah dengan KPK.
Sumut 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Langkat Sejumlah masyarakat penerima Program Keluarga Harapan (PKH) di Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumate
Sumut 9 jam lalu
Razia Gabungan Operasi Sadar Pajak Digelar di Berastagi, 4 Kendaraan Bayar Pajak di Tempat
Sumut 15 jam lalu